9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

By | June 6, 2018

Lapakfjbku.com – Siapa sih yang tidak mengeluh dengan transportasi umum di Indonesia, Khususnya di Jakarta? Setiap hari kemacetan selalu terjadi di ruas-ruas jalan Jakarta terlebih lagi disaat Jam pulang kantor. Siapa yang enggak stress ketika terjebak macet ketika capek melanda setelah seharian bekerja?

Namun ternyata buruknya pelayanan transportasi umum di Indonesia juga dipicu dari kebiasaan buruk orang-orang indonesia, sehingga bukan hanya menambah lancar namun malah menambah buruk layanan transportasi di indonesia. Karena itu teman – teman, 9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum ya!

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

Nah Pastikan 9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum :

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

1. Kebiasaan Tidak Mau Antri 

Kebiasaan buruk ini sering terjadi di tempat-tempat umum terutama di tempat-tempat transportasi publik yang memerlukan antrian. Semua berebut, mementingkan diri sendiri, tidak memperhatikan perasaan orang yang diselaknya. Padahal kalo kita tertib itu pasti lebih nyaman dan tentram hidup ini. Apalagi Indonesia terkenal dengan manusia-manusia yang taat beragama, tapi tetep saja percuma apabila tidak diimbangi dengan hubungan dengan sesama manusia.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

2. Toleransi Terhadap Orang Yang Masuk Kategori Prioritas 

Orang-orang yang masuk kategori prioritas di transportasi publik seperti ibu-ibu hamil, orang cacat, manula, dan perempuan seperti tidak mendapat tempat tersendiri di hati para warga Indonesia kebanyakan. Semua merasa ingin diprioritaskan kepentingannya.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

3. Tidak Patuh Terhadap Rambu 

Rambu-rambu di pasang untuk memperingatkan kita untuk tidak berada di titik-titik rawan, tapi memang dasar orang Indonesia yang seakan penasaran untuk mencoba, sehingga beberapa rambu sering tidak diindahkan, muncullah kecelakaan, muncullah korban, kalau sudah begini siapa yang bertanggung jawab? Masing-masing punya tanggung jawabnya.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

4. Kebiasaan Naik Sembarang Tempat 

Halte-halte dan Terminal sudah di buat sedemikian rupa untuk tempat tunggu para pengguna transportasi publik. Padahal pembuatan halte-halte adalah untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

5. Buang Sampah Sembarangan

Hal ini masih sering saya lihat di seputar Indonesia, terutama Jakarta. Saya sampai bingung apakah dengan membuang sampah sembarangan anda terlihat lebih keren? Sekali lagi Indonesia yang dikenal dengan umat manusia yang taat beragama, namun acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar? Kembalikan ke diri anda masing-masing.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

6. Menantang Maut 

Hal ini sering terjadi pada transportasi masal Kereta Listrik, banyak orang-orang duduk-duduk di atas atap kereta, dan kebanyakan dari mereka adalah yang tidak membayar tiket.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

7. Tidak Membayar 

Kebiasaan ini sangat sering terjadi pada transportasi jenis kereta. Maunya gratis, tidak mau rugi. Tidak ada rasa malu sedikitpun, malah terkadang terlihat bangga.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

8. Merusak Fasilitas yang ada 

Orang Indonesia terkenal dengan orang yang kreatif, namun kebanyakan hal itu disalurkan ke jalan yang salah, dengan merusak fasilitas umum yang ada.

9 Kebiasaan Ini Jangan Ditiru Ketika Naik Transportasi Umum

9. Toleransi Terhadap Sesama Pengguna Transportasi Publik

Hal ini masih sangat-sangat terlihat mencolok. Memberikan kesempatan orang keluar terlebih dahulu, jarang sekali saya melihatnya, seakan takut ditinggal, mereka tidak mengindahkan kepentingan khalayak umum. Kebiasaan menjamah bagian tubuh wanita terutama, colek sana, colek sini, mepet-mepet, kebiasaan yang sangat-sangat tidak bisa ditolerir, tingkat toleransi terendah. Sepeda motor yang mengambil jalan pejalan kaki, pedagang yang berdagang di sepanjang jembatan penyebrangan, dsb.

Hal di atas dimaksudkan untuk mengingatkan kita sesama WNI yang seharusnya beratitude baik karena kita adalah WN yang beragama semestinya juga hidup berdampingan sesama manusia, maka hidup kita akan tentram dan nyaman. Salam Bhineka Tunggal Ika! Ayo Kampanyekan Penggunaan Transportasi Publik yang tertib, mulai dari diri sendiri!

Comments

comments