Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang

By | June 14, 2019
Rate this post

Lapakfjbku.com – Kematian tidak dapat dihindarkan, dan untuk sebagian besar orang kematian adalah menakutkan  Di Jepang, beberapa orang menghadapi kematian dengan cara yang tidak biasanya, yaitu berbaring di dalam peti mati.

Penasihat Kehidupan Akhir Atsushi Sakabe dan Perusahaan Peti Mati WiLLiFE membuat event “Pengalaman Berada Di Dalam Peti Mati” (入棺体験 or “nyuukan taiken”). Nikkei melaporkan bahwa event ini diumumkan secara online dan langsung dipenuhi oleh para peserta yang sangat antusias.

Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang

Pada event ini para peserta juga menikmati bir, snack dan berbicara tentang kematian. Acara Pemakaman di Jepang selalu dipenuhi oleh minuman dan makanan, jadi event ini seperti acara pemakaman sungguhan, namun dinikmati dengan santai oleh para peserta.

Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang
Di Jepang ada ungkapan bahwa jika berbaring di peti mati maka hidupnya akan lama. Dan juga ada event sejenis untuk rumahan yang memperbolehkan orang yang masih hidup berbaring di peti mati.

Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang
Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang
Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang

“If You Want a Peaceful Death, Don’t Have Anything To Do with Medical Care: Recommendations for Dying of Natural Causes” juga membuat popularitas event ini bertambah. Dr. Jinichi Nakamura dengan foto dirinya berada di dalam peti mati menulis “The thing I recommend most for you to contemplate your own death in concrete terms is the experience of lying in a coffin”.

Di Jepang proses pemakaman menggunakan peti tidak sama dengan pamakaman di Barat, di Jepang jenazah dimasukkan ke dalam peti dan tidak di kubur tapi di kremasi di dalam peti. 

Berdasarkan laporan Nikkei, tidak semua peserta yang mengikuti event ini adalah orang tua (lansia) tapi Nikkei juga melaporkan bahwa peserta yang mengikuti event ini ada juga yang masih muda dan berusia sekitar dua puluh tahun.

“Kedua orang tua saya umurnya sudah mendekati untuk mendapatkan perawatan” kata seorang peserta yang berusia 26 tahun, “dan saya ingin berpartisipasi dalam acara ini untuk mempelajari dan berpikir apa yang akan terjadi di kemudian hari”.

Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang

Di Jepang, karakter Kanji untuk kematian “死” (shi), merupakan sesuatu yang menakutkan, dan bahkan ada takhayul dengan nomor empat dengan karakter Kanji yang berbeda (四) tapi bisa juga dibaca (shi). Oleh karena itu beberapa gedung dan beberapa rumah sakit tidak mempunyai lantai empat. Event ini untuk memberikan pengalaman kepada peserta untuk mendapatkan ketenangan menjadi nyaman dengan kematian yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan ini.

Sensasi Berbaring di Dalam Peti Mati Yang Konyol Di Jepang

Comments

comments