Surat Untuk semua saudara sejawatku, petugas medis di garda terdepan!

Kepada semua saudara sejawatku, petugas medis.

Saya menyalin tulisan ini dari postingan lain.

Ingatlah, sesulit apapun kondisinya, kita harus melindungi diri kita sendiri terlebih dahulu. Ingat prinsip: DRABC. (Danger Rescue Airway, Breathing Circulation) D untuk “danger”. Ingat dan camkan baik – baik.

Saudaraku, tidak ada kondisi darurat dalam pandemi. Saya diminta untuk memposting ulang ini karena berita 13 dokter di Italia yang meninggal akibat COVID-19. Jika Anda tidak memiliki APD yang tepat, jangan coba – coba mendekat dan melakukan pertolongan. APAPUN YANG TERJADI.

Tulisan ini untuk petugas medis, paramedis, dokter, ahli bedah, perawat, dan seluruh staf medis.

Surat Untuk semua saudara sejawatku, petugas medis di garda terdepan!
Surat Untuk semua saudara sejawatku, petugas medis di garda terdepan!

Sekali lagi: TIDAK ADA DARURAT DALAM PANDEMI

Anda sebagai petugas medis adalah faktor yang mampu melipatgandakan kekuatan perlawanan dalam masa – masa ini. Pelatihan dan pengalaman Anda sangat berharga saat memasuki krisis ini. Jadi, Anda akan dihadapkan pada beberapa momen yang sangat sulit, Anda harus mengutamakan keselamatan Anda.

Saya berbicara secara khusus tentang APD dan keselamatan Anda.

Jika Anda adalah seorang perawat ICU, atau seorang dokter ICU, dan Anda terinfeksi, Anda tidak hanya berpotensi keluar dari pertempuran ini selama 2-3 minggu untuk dirawat, tetapi Anda berpotensi meninggal dan pengganti Anda bisa berupa orang-orang yang tidak seahli Anda. Rekan kerja Anda yang tersisa akan kekurangan tenaga ahli, dan lebih mungkin untuk membuat kesalahan yang serupa sehingga menjadi sakit seperti Anda. Anda berhenti menjadi pelipat ganda kekuatan dan menjadi beban bagi sumber daya kesehatan.

Saat anda masuk dengan APD yang tidak memadai, Anda mungkin menyelamatkan pasien, mungkin juga tidak. Tapi ingat, Anda tidak bisa menyelamatkan pasien ketika Anda berbaring di tempat tidur rumah sakit dengan ventilator.

BACA JUGA :  Suara Dentuman Misterius SkyQuake Dan Eerupsi Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa?

Orang-orang akan mati, entah karena pandemi ini atau bukan. Tapi jangan segera menjadi salah satu dari mereka.

Tidak ada darurat dalam pandemi.

Selama wabah Ebola, orang-orang sekarat. Tapi kami tidak terburu-buru masuk dan memberikan pertolongan. Kami memakai waktu 10 menit untuk memakai APD kami yang sesuai dengan baik dan benar. Jika kami tidak memiliki APD yang mumpuni, kami TIDAK masuk.

Tidak ada darurat dalam pandemi.

Anda mungkin bekerja dalam perawatan jangka panjang, dan ingin segera menyelamatkan pasien yang sudah anda rawat selama bertahun-tahun. Tapi saya mohon, saudaraku, pada kondisi ini, JANGAN MASUK tanpa APD Anda

Tidak ada darurat dalam pandemi.

Anda mungkin memiliki pasien yang selamat dan sadar penuh di ruangan itu, berteriak pada Anda untuk masuk karena ibunya, di sebelahnya, sedang sekarat. Tapi, jangan masuk tanpa APD Anda.

Tidak ada darurat dalam pandemi.

Anda mungkin memiliki pasien wanita yang terinfeksi yang sedang melahirkan. Menjerit meminta tolong pada anda. Tapi, jangan masuk tanpa APD Anda.

Tidak ada darurat dalam pandemi.

Anda mungkin memiliki pasien self-quarantine dengan luka tembak yang berdarah – darah. Tapi, jangan masuk ke sana tanpa APD Anda

Tidak ada darurat dalam pandemi

Tidak melakukan apa pun dalam situasi – situasi di atas mungkin merupakan hal tersulit yang pernah Anda lakukan dalam hidup Anda.

Saya yakin, banyak dari Anda berkata, saya tidak akan pernah bisa melakukan itu. Saya tidak akan bisa menahan diri saya untuk masuk dan menyelamatkan pasien saya.

Para perawat dan dokter di Liberia saat itu mengatakan hal yang sama, dan berlari masuk untuk membantu, mengatakan “Persetan dengan APD! Pasien saya membutuhkan saya.”

BACA JUGA :  Perlukah Umat Islam Membatalkan Puasa Gara-Gara Virus Corona?

Kemudian mereka terinfeksi, mereka menginfeksi orang lain. Dan mereka mati. Mereka tidak membantu siapa pun dan apa pun setelah itu.

Jangan sampai kematian ratusan petugas medis pada pandemi ini dilupakan, kawan.

————————————————————————-
(Intinya, jangan mati, Krn kalau mati, makin banyak yang tidak bisa kamu tolong)……

(sumber)

Comments

comments