Apa Itu Virus? Kenalan Dengan Virus, Yuk!

Virus itu bentuknya bulat kayak onde-onde. Kulitnya kenyal, terbuat dari bahan lemak dan protein, tapi dalamnya kopong. Isinya cuman untir-untir asam nukleat.

Virus mudah menyebar dan menular saat kita salaman, pelukan, cipika-cipiki, bersin tidak ditutup, batuk sembarangan, bicara keras-keras, meludah ke mana-mana, memegang kran, gagang pintu, eskalator, memencet tombol, meminjam bolpen, dll.

Sekali masuk ke dalam sel tubuh, virus akan beraksi dengan cepat, menyuntikkan asam nukleat, mengganti kode DNA/RNA sel inang dan mereplikasi dirinya secara cuma-cuma.

Istilahnya: virus menggagahi inang.

Apa Itu Virus? Kenalan Dengan Virus, Yuk!
Apa Itu Virus? Kenalan Dengan Virus, Yuk!

Virus itu benda mati tapi hidup, benda hidup tapi mati. Rentan namun mematikan, kecil (ukurannya), namun besar (dampaknya). Virus tak kasat mata tapi ada di mana-mana. Tanpa sel inang, virus akan rusak dan mati dalam hitungan jam.

Manusia atau hewan menjadi vektor terpenting penularan.

Virus mudah disingkirkan asal kita rajin mencuci tangan pakai sabun karena sabun berisi molekul bipolar yang terdiri dari kepala hydrophilic (suka air) dan ekor hydrophobic (takut air alias suka lemak). Jadi kayak orang dengan dua tangan: tangan kanan bisa narik air, tangan kiri bisa narik lemak. Karena dinding virus terbuat dari lemak, maka bisa ditarik “tangan kiri” sabun yang suka lemak. Dinding jebol -virus mati.

Mekanisme alkohol demikian juga.

Alkohol akan merusak dinding lemak dan protein. Tapi jangan menggunakan alkohol murni yang terlalu cepat menguap, karena dinding virus mengeras seketika dan melindungi asam nukleat di dalamnya. Virus “seakan mati” tapi tidak mati. Jika menggunakan alkohol >60%, cairan alkohol “punya waktu” untuk masuk dan mempenetrasi jeroan virus, merusak asam nukleat di dalamnya.

Virus dood.

Olahraga teratur, istirahat cukup dan banyak minum sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jangan olahraga terlalu berat, karena malah akan menurunkan daya tahan tubuh. Menjaga cairan, tidur minimal 8 jam, serta rutin berjemur antara jam 10 – 14 selama 10 menit di bawah siraman ultraviolet B yang akan mematikan kuman sekaligus membantu sintesa vitamin D3 yang akan meningkatkan daya tahan tubuh.

BACA JUGA :  6 Posisi Tubuh Yang Bisa Berakibat Buruk Pada Kesehatan

Gitu, ya.
Apalagi, ya?

Oh, ya, penyebaran virus epidemik atau pandemik biasanya akan mengikuti model yang disebut dengan Model SIRD, S adalah Suceptible (yang mudah terinfeksi), I adalah Infected (yang sudah terinfeksi), R, Recovered (yang sudah sembuh), D, Deceased (meninggal).

“S” atau calon terinfeksi akan melonjak di awal kemudian menurun drastis, “I”‘ atau yang terinfeksi akan lambat di awal, memuncak di tengah, kemudian menurun drastis, “R” atau yang sembuh akan lambat di awal, kemudian melonjak drastis, terus melandai. Demikian juga “D”, atau yang meninggal akan lambat di awal, kemudian naik (tidak terlalu drastis), kemudian melandai.

Menurut saya, konsep “herd immunity” atau “daya tahan kelompok”, menggunakan dasar teori SIRD ini. Jika jumlah “I” atau yang terinfeksi bisa diperbanyak, dipacu segera mencapai puncak, secara teori, jumlah “I” akan langsung drop, turun drastis.

Apa Itu Virus? Kenalan Dengan Virus, Yuk!

Teorinya.

Negara Inggris dan Belanda berupaya mencoba pendekatan herd immunity, tapi kemudian mundur teratur. Ora sida. Herd immunity sangat beresiko. Boleh dijalankan asal tersedia fasilitas medis yang memadai sehingga bisa menyelamatkan pasien “I” yang terinfeksi. Jika tidak, maka pasien “I” yang membludak tidak akan tertangani dengan baik. Mereka tidak menjadi “R”, sembuh tapi “D”, meninggal.

Terus apa lagi, ya?

Oh, ya, virus dan bakteri itu beda. Bakteri itu sel hidup yang bisa berkembang biak sendiri, meski secara a-seksual (maksudnya tanpa dildo), sedangkan virus itu bukan sel hidup tapi tubuhnya terbuat dari lemak dan protein dan dalamnya berisi kode RNA/DNA. Ukuran virus jauh lebih kecil dibanding bakteri. Ukuran virus sekitar 20 – 400 nanometer (nano itu semeter dibagi sejuta), sedang bakteri sekitar 200 – 2000 nano.

BACA JUGA :  8 Alasan Kenapa Menangis Itu Baik Untuk Hidupmu

Terakhir, saya ulang, rajin cuci tangan pakai sabun, pakai masker jika ke tempat umum, segera mandi dan rendam baju setelah pulang, olahraga teratur, banyak minum, cukup tidur, berjemur rutin jam 10 – 14, serta banyak senyum dan berbagi.

Semoga kita semua dianugerahi berkat kesehatan.

Amin.

(sumber)

Comments

comments