Tips Touring Jarak Jauh Dengan Sepeda Motor

By | November 2, 2019

Lapakfjbku.com – Sepeda motor adalah transportasi paling populer di kalangan masyarakat Indonesia. Beberapa bahkan menggunakannya untuk hobi sepert touring jarak jauh. Entah untuk sekedar bersenang senang, atau untuk berwisata bareng teman – teman. Nah, untuk lebih aman lagi, teman – teman harus tahu bagaimana tips touring jarak jauh dengan sepeda motor.

MENGENDARAI MOTOR JARAK JAUH ? IKUTI TIPS BERIKUT INI

Sepeda motor kini menjadi sebuah pilihan yang paling banyak diminati masyarakat. Diantara mereka mempunyai alasan menarik seperti :

1. Irit Bahan Bakar
Anda pasti tahu, memenuhi tangki bahan bakar mobil lama-lama bikin ”bangkrut”. Beda dengan sepeda motor. Jumlah bahan bakar yang Anda beli selama hidup akan sangat luar biasa. Anda pasti tahu, jika bisa diirit, uang itu bisa untuk membeli apa saja.

2. Jauh Lebih Murah
Beda harga mobil dan sepeda motor sangat jauh. Bahkan uang untuk membeli sepeda motor paling mahal pun kadang hanya bisa dipakai untuk beli mobil standar.

Tips Touring Jarak Jauh Dengan Sepeda Motor

Tips Touring Jarak Jauh Dengan Sepeda Motor

3. Lebih Mudah Diperbaiki
Sudah pasti, harga suku cadang mobil dan sepeda motor jauh berbeda. Contoh simpelnya peranti rem, akan sangat ringan membetulkan rem sepeda motor ketimbang mobil dari sisi biaya. Ongkos bengkel untuk mobil pun berlipat ganda. Dengan sepeda motor, Anda bahkan bisa mencoba memperbaiki sendiri.

4. Meluncur Sepanjang Jalan
Jika Anda tinggal di tempat tertentu, tampak banyak pemotor touring, kelihatannya sangat nikmat. Dan, itu benar karena tidak ada feeling lebih baik ketimbang naik sepeda motor di jalanan dengan menikmati pemandangan sekitar, seperti sebuah terapi yang memberi perasaan rileks.

5. Sampai Lebih Cepat
Banyak orang bepergian dengan mobil hanya untuk berjibaku dengan macet. Jumlah waktu yang terbuang sungguh sayang dan menyedihkan. Naik sepeda motor berarti Anda bermain lebih cerdas dan tepat. Tidak ada lagi waktu tersita untuk menunggu lalu lintas lancar, dan Anda bisa menggunakan waktu itu untuk bekerja efektif, bukan terjebak kemacetan. Sampai ke tempat tujuan pun jauh lebih cepat.

6. Lebih Stylish
Jika Anda memperhatikan penampilan, naik sepeda motor membuat Anda selalu stylish. Faktor ini kadang sangat efektif untuk menarik perhatian lawan jenis.

Tak cuma itu. Bersepeda motor juga bisa menjadi sarana rekreasi. Pasalnya, bagi sebagian orang, menyusuri jalanan dan melakukan berbagai manuver memberi sensasi tersendiri. Namun, bersepeda motor juga akan menimbulkan rasa bosan dan kesal manakala cara berkendara tidak benar.

Bahkan, kegiatan menunggangi sepeda motor akan menimbulkan masalah kesehatan bila persiapan yang dilakukan tidak benar. Terutama persiapan fisik dan psikis, serta cara berkendara yang tepat dan efisien.

Memang, setiap kali berkendara semua orang akan merasa kelelahan. Tetapi, bila persiapan dan cara berkendara tidak benar maka rasa kelelahan semakin menjadi-jadi.

Lantas seperti apa persiapan itu ? Bagaimana cara berkendara yang benar ? Berikut penjelasannya :

Lantas seperti apa persiapan touring motor itu

Lantas seperti apa persiapan touring motor itu

1. Lakukan pemanasan
Sebelum berangkat melakukan perjalanan yang membutuhkan waktu 1 – 2 jam, lakukan pemanasan layaknya sebelum berolah raga selama 3 – 5 menit. Hal ini dimaksudkan agar otot-otot seluruh badan tidak kaku, sehingga seolah tertarik kala duduk di atas sadel sepeda motor. Otot yang tidak kaku dan aliran darah yang lancar akan menjadikan badan lebih lentur. Sehingga, saat melakukan manuver di atas motor, otot-otot pun fleksibel.

Cara pemanasan pun tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Lakukan pemanasan mulai dari kepala atau leher, kemudian pundak, lengan atas, lengan bawah, pinggang, lutut, hingga pergelangan kaki. Setelah itu, lakukan relaksasi dengan menarik dan membuang napas secara perlahan tiga kali.

2. Atur Posisi Duduk Yang Tepat
Cara duduk di atas jok atau sadel sepeda motor juga turut memberikan andil bagi timbulnya kelelahan. Upayakan posisi pinggang tegak namun tetap santai. Begitu pun dengan posisi tangan, pastikan tidak membentuk sudut 30 derajat dari setang. Oleh karena itu, upayakan setang motor tidak terlalu tinggi.

Posisi yang santai dan tidak membungkuk tersebut dimaksudkan agar pengendara bisa nyaman di saat melakukan manuver. Selain itu dengan posisi yang membungkuk dapat menekan otot perut. Bahkan, posisi seperti itu disebut-sebut sangat berpotensi menyebabkan wasir.

3. Gunakan Helm, Jaket, Pelindung Lutut dan Siku Sesuai Standar
Hal lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah menggunakan peranti perlindungan yang sesuai standar. Helm menjadi perlengkapan yang wajib dipakai. Sebab, peranti itu sangat penting untuk melindungi bagian kepala bila terjadi kecelakaan, baik terjatuh maupun tabrakan. Fakta yang ada menunjukkan, 70 persen kematian saat kecelakaan diakibatkan oleh luka di kepala.

Adapun jaket, pelindung lutut dan siku, juga diperlukan agar bagian-bagian tubuh kita yang vital itu terlindungi. Satu hal lagi, saat berkendara itu sebaiknya memakai sepatu.
masa biker naik motor pake sendal jepit

4. Jangan Memakai Celana Ketat
Celana yang terlampau ketat akan menekan otot perut. Walhasil, pengendara tidak akan leluasa saat melakukan berbagai manuver. Terlebih bila perjalanan tersebut menempuh jarak puluhan atau bahkan ratusan kilometer.

Upayakan menggunakan celana yang sedikit longgar atau celana dari bahan kulit. Selain berhawa dingin, celana dari bahan kulit juga memberikan keleluasan saat Anda melakukan manuver.

5. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat
Selama perjalanan, banyak sekali cairan tubuh yang terkuras dalam bentuk keringat. Terkurasnya cairan tubuh tidak hanya berpotensi menyebabkan konsentrasi berkurang, begitu pun dengan tenaga.

Akibatnya, kemampuan refleks Anda akan berkurang. Oleh karena itu bila Anda beristirahat upayakan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya. Selain menjaga kesehatan ginjal, dengan banyak minum air putih akan mengurangi tingkat kelelahan.

6. Segera Mandi Setelah Sampai Tujuan
Selama ini terdapat anggapan, setelah melakukan perjalanan jarak jauh dilarang untuk segera mandi. Padahal, anggapan seperti itu salah. Pasalnya, sepanjang perjalanan tubuh banyak berkeringat. Aliran cairan tubuh tersebut bisa bercampur dengan berbagai kotoran yang melekat di tubuh.

Walhasil, pori-pori yang seharusnya menjadi saluran untuk mengeluarkan cairan dari tubuh tersumbat. Bila hal itu terjadi, maka rasa lelah pun akan semakin menjadi-jadi.

Selain itu, dengan mandi, aliran darah di tubuh juga akan lancar kembali. Bila tempat dan waktu tidak memungkinkan Anda membersihkan diri dengan mandi, upayakan mengelap badan, tangan, serta muka, dengan lap basah.

Semoga bermanfaat.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *