Akibat dari di Hack nya situs Sony Pictures sangat lah besar. Para Hackers mematikan sistem Sony dan mempublikasikan kurang lebih data sebesar 11 Terabytes. Informasi curian ini dikiramkan ke pihak wartawan dan juga bisa diunduh di internet. Para Hackers ini menamakan dirinya Guardians of Peace atau disingkat GOP. Berikut adalah hal menarik setelah tersebarnya informasi di Internet.
Daftar Isi Tulisan
9 Hal Menarik Setelah Diretasnya Website Sony Pictures

Semua komputer yang ada di perusahaan distribusi film, Sony Pictures, dilaporkan telah diretas pada dini hari tadi. Sebuah thread di situs Reddit mengatakan, semua komputer di perusahaan yang memproduksi film Amazing Spiderman itu offline.
Menurut pengakuan salah satu karyawan Sony Pictures di situs Reddit, layar komputer semua karyawan menampilkan foto dengan tulisan “hacked by #GOP”, dan peretas tersebut menuntut agar permintaan mereka dipenuhi, tanpa merinci permintaan yang dimaksud.
Jika Sony Pictures tidak memenuhi permintaan mereka dalam jangka waktu yang ditetapkan, hingga 24 September pukul 11.00 GMT, para peretas tersebut akan menyebarkan dokumen-dokumen penting perusahaan, seperti laporan keuangan dan password server.
Dikutip KompasTekno dari situs The Next Web, Selasa (25/11/2014), seorang sumber dalam dari Sony Pictures yang tidak mau namanya disebut membenarkan informasi mengenai serangan terhadap perusahaannya itu.
Menurut dia, sebuah server telah berhasil dibobol oleh pihak luar, dan serangan tersebut berasal dari server tersebut.
Semua karyawan Sony Pictures dipulangkan, dan mereka bekerja dari rumah karena sambungan internet pun terputus. Mereka juga disarankan untuk tidak mengakses jaringan perusahaan atau membuka e-mail mereka.
Selain itu, karyawan Sony juga diminta untuk menonaktifkan Wi-Fi dalam perangkat mobile mereka saat di kantor.
Pihak Sony mengatakan sudah mengetahui pembobolan servernya, dan mengatakan sedang menginvestigasi masalah IT tersebut.
Korea Utara angkat bicara terkait serangan peretas ke situs Sony Pictures Entertainment.
Korea Utara mengatakan “tunggu dan lihat” pada Senin (1/12), ketika ditanya apakah Korea Utara terlibat dalam serangan itu.
Bulan depan, Sony seharusnya merilis film yang bercerita soal komplotan yang berencana membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.
“Pasukan musuh mengaitkan segalanya dengan DPRK (Korea Utara). Saya menyarankan Anda untuk tunggu dan lihat,” kata juru bicara Korea Utara di misi PBB ketika ditanya tentang serangan yang menumbangkan jaringan komputer studio Sony.
Ketika ditanya apakah Korea Utara tidak terlibat dalam serangan terhadap Sony Pictures, juru bicara untuk misi PBB itu mengatakan dalam sebuah email: “Saya tidak tahu apa-apa tentang hal ini.”
Sistem komputer Sony Pictures tumbang Senin lalu. Sebelum layar menjadi gelap, terdapat tampilan tengkorak merah dan kalimat “Hacked By #GOP” singkatan Guardian of Peace (Penjaga Perdamaian), dikutip dari Los Angeles Times. Para peretas juga memperingatkan mereka akan merilis “rahasia” yang mereka curi dari Sony, Times melaporkan.
Situs berita teknologi Re/code melaporkan bahwa Sony dan konsultan keamanan sedang menyelidiki apakah seseorang yang bertindak atas nama Korea Utara dan kemungkinan (bekerja) dari Tiongkok bertanggung jawab.
Sebuah sumber yang akrab dengan masalah semacam ini mengatakan kepada Reuters pada Sabtu bahwa Sony Pictures sedang menyelidiki segala kemungkinan, dan menambahkan bahwa belum ada petunjuk yang mengarah ke Korea Utara.
Korea Utara mengeluh kepada PBB pada Juni lalu terkait film yang dibintangi Seth Rogen dan James Franco, menuduh Amerika Serikat mensponsori terorisme dan melakukan tindakan perang karena mengizinkan produksi film.
“Saya pribadi tidak peduli apakah (film) tidak menghormati Kim karena dia jahat. Tapi itu bukan maksud (dari film). Korea Utara telah menghasilkan ton film propaganda yang menggambarkan kehancuran Amerika,” Rogen mem-posting di akun Twitter-nya pada Minggu (30/11).
Pelakunya Korea Utara?

Serangan Besar

Old’s School Styles

Gajinya terekspose

Mereka yang Dipecat

Hal Pribadi

Banyak Informasi Bocor

Romance Antar Karyawan Sony

Para Hackers mengatakan bahwa mereka belum mempublikasikan semua dokumen yang mereka curi, jadi kemungkinan masih ada ronde kedua kedepannya.
Tapi yah, sebaiknya ronde kedua tersebut ditiadakan, kasian karyawannya. Kalau perusahaan merugi bagaimana dengan nasib mereka kedepannya.