Penghisap asap dapur atau cooker hood adalah salah satu peralatan dapur yang semakin banyak digunakan di rumah modern. Fungsinya bukan sekadar membuat dapur terlihat lebih rapi dan mewah, tetapi juga membantu mengurangi asap, uap, bau masakan, panas, dan partikel minyak yang muncul saat memasak.
Kalau kamu sering memasak tumisan, gorengan, bakaran, atau makanan berbumbu kuat, keberadaan penghisap asap dapur bisa sangat membantu. Dapur jadi tidak cepat pengap, aroma masakan tidak menyebar terlalu jauh ke ruang keluarga, dan permukaan kitchen set tidak mudah tertutup lapisan minyak.
Namun, membeli penghisap asap dapur tidak bisa asal pilih. Ada ukuran, jenis filter, daya hisap, metode pemasangan, sistem pembuangan udara, konsumsi listrik, hingga desain yang perlu diperhatikan. Salah pilih, alat ini bisa terlihat keren tetapi kurang efektif saat dipakai.
Kalau kamu sedang menata dapur dari awal, ada baiknya membaca juga inspirasi kitchen set minimalis dapur kecil. Dengan begitu, posisi kompor, kabinet, ventilasi, dan penghisap asap bisa direncanakan lebih rapi sejak awal.
Daftar Isi Tulisan
Apa Itu Penghisap Asap Dapur?

Penghisap asap dapur adalah alat ventilasi yang dipasang di atas kompor untuk menyedot asap, uap, bau, panas, minyak, dan partikel hasil memasak. Alat ini juga sering disebut kitchen hood, cooker hood, range hood, atau sungkup udara dapur.
Pada dapur rumah, alat ini biasanya dipasang di bawah kabinet atas, menempel di dinding, atau menggantung di atas kompor island. Saat dinyalakan, kipas di dalamnya akan menarik udara dari area memasak. Udara tersebut kemudian disaring dan dikembalikan ke ruangan, atau dibuang ke luar rumah melalui saluran ducting.
Kenapa Dapur Butuh Penghisap Asap?
Aktivitas memasak bisa menghasilkan asap, uap air, partikel halus, minyak, dan bau. Jika dapur tidak punya ventilasi yang baik, udara di dalam rumah bisa terasa pengap, lengket, dan kurang nyaman. Terutama pada rumah minimalis, apartemen, atau dapur yang menyatu dengan ruang makan dan ruang keluarga.
Contoh Masakan yang Membutuhkan Ventilasi Lebih Baik
- Gorengan dengan minyak banyak.
- Tumisan berbumbu kuat.
- Masakan bersantan.
- Makanan yang dibakar atau dipanggang.
- Masakan pedas yang mengeluarkan uap menyengat.
- Masakan berbahan ikan, seafood, atau daging.
Jika dapur rumahmu masih mengandalkan bukaan alami, kamu juga bisa membaca artikel desain ventilasi udara rumah untuk memahami pentingnya aliran udara di dalam hunian.
Manfaat Penghisap Asap Dapur

Penghisap asap dapur punya banyak manfaat, terutama untuk rumah yang dapurnya sering dipakai memasak. Berikut beberapa manfaat utama yang bisa kamu rasakan.
1. Mengurangi Asap dan Bau Masakan
Manfaat paling jelas dari cooker hood adalah membantu mengurangi asap dan bau masakan. Saat kamu menumis bawang, menggoreng ikan, memasak sambal, atau memanggang daging, aroma masakan bisa menyebar ke seluruh rumah. Dengan penghisap asap yang tepat, bau tersebut bisa lebih cepat dikendalikan.
Hasilnya Dapur Lebih Nyaman
Dapur yang tidak terlalu berasap akan terasa lebih nyaman digunakan. Kamu juga tidak perlu terlalu sering membuka semua pintu dan jendela hanya untuk menghilangkan bau masakan.
2. Membantu Mengurangi Panas di Area Dapur
Saat memasak, kompor menghasilkan panas yang bisa membuat area dapur terasa gerah. Apalagi jika dapur kecil, minim jendela, atau berada di bagian belakang rumah yang sirkulasinya kurang baik.
Penghisap asap dapur dapat membantu menarik udara panas dari area kompor. Efeknya, suhu di sekitar dapur bisa terasa lebih nyaman, terutama saat memasak dalam waktu lama.
Cocok untuk Dapur Kecil
Untuk rumah minimalis, dapur kecil, atau apartemen, penghisap asap bisa menjadi solusi tambahan agar dapur tidak mudah pengap. Namun, tetap perlu dikombinasikan dengan ventilasi ruangan yang baik.
3. Menjaga Permukaan Kitchen Set agar Tidak Cepat Berminyak
Minyak dari proses memasak bisa menempel di dinding, kabinet, plafon, lampu, hingga perabot dapur. Jika dibiarkan terlalu lama, permukaan dapur akan terasa lengket dan lebih sulit dibersihkan.
Cooker hood dengan filter minyak dapat membantu menangkap sebagian partikel minyak sebelum menyebar ke sekitar dapur. Ini membuat kitchen set, backsplash, dan kabinet lebih mudah dirawat.
Tetap Perlu Dibersihkan Rutin
Meski memakai cooker hood, dapur tetap perlu dibersihkan secara berkala. Filter penghisap asap juga harus dicuci atau diganti sesuai petunjuk produk agar daya hisapnya tetap maksimal.
4. Membantu Menjaga Kualitas Udara Dalam Rumah
Memasak dapat menghasilkan partikel halus dan polutan udara, terutama saat menggoreng, memanggang, atau memasak dengan suhu tinggi. Karena itu, ventilasi dapur penting untuk membantu mengeluarkan udara kotor dari area memasak.
Penghisap asap dengan sistem pembuangan ke luar rumah biasanya lebih efektif untuk mengeluarkan polutan dibanding model resirkulasi. Namun, jika tidak memungkinkan memasang ducting, model resirkulasi dengan filter yang baik tetap bisa membantu mengurangi bau dan minyak.
Gunakan Setiap Kali Memasak
Penghisap asap sebaiknya dinyalakan sejak awal memasak, bukan setelah dapur penuh asap. Dengan begitu, asap, uap, dan bau bisa ditangkap lebih cepat.
5. Memberikan Pencahayaan Tambahan di Area Kompor
Banyak cooker hood dilengkapi lampu. Fitur ini sederhana, tetapi sangat berguna. Area kompor jadi lebih terang, sehingga kamu bisa melihat warna masakan, tingkat kematangan, dan kondisi wajan dengan lebih jelas.
Berguna untuk Dapur yang Kurang Cahaya
Jika dapurmu tidak terlalu terang, lampu pada cooker hood bisa membantu aktivitas memasak. Untuk inspirasi visual ruangan, kamu bisa membaca artikel warna broken white untuk interior rumah, termasuk ide penerapannya di dapur agar ruangan terlihat lebih bersih dan terang.
6. Menambah Estetika Dapur
Selain fungsional, penghisap asap dapur juga bisa mempercantik tampilan ruangan. Model slim hood cocok untuk dapur kecil, model chimney hood memberi kesan modern, sedangkan island hood cocok untuk dapur mewah dengan kompor di tengah ruangan.
Jika dipilih dengan tepat, cooker hood bisa menjadi elemen desain yang membuat dapur terlihat lebih premium.
Sesuaikan dengan Gaya Interior
Untuk dapur minimalis, pilih model yang ramping dan tidak terlalu ramai. Untuk dapur industrial atau modern, warna hitam, stainless steel, atau glass hood bisa menjadi pilihan menarik.
Jenis Penghisap Asap Dapur yang Perlu Diketahui

Sebelum membeli, kamu perlu tahu dulu jenis-jenis penghisap asap dapur. Setiap jenis punya kelebihan, kekurangan, dan kebutuhan pemasangan yang berbeda.
1. Slim Hood
Slim hood adalah jenis cooker hood yang paling umum untuk dapur rumah. Bentuknya ramping, biasanya dipasang di bawah kabinet atas atau menempel di dinding. Ukurannya tidak terlalu besar, sehingga cocok untuk dapur minimalis.
Kelebihan Slim Hood
- Harga relatif lebih terjangkau.
- Cocok untuk dapur kecil.
- Mudah dipasang di bawah kabinet.
- Banyak pilihan merek dan ukuran.
2. Chimney Hood
Chimney hood memiliki bentuk seperti cerobong dan biasanya dipasang menempel pada dinding. Model ini terlihat lebih modern dan cocok untuk dapur yang ingin tampil lebih mewah.
Kelebihan Chimney Hood
- Tampilan lebih elegan.
- Daya hisap biasanya lebih besar.
- Cocok untuk dapur yang sering dipakai memasak.
- Bisa menjadi elemen dekoratif di dapur.
3. Island Hood
Island hood digunakan untuk dapur dengan kompor yang berada di tengah ruangan atau kitchen island. Model ini menggantung dari plafon dan biasanya memiliki desain yang cukup mencolok.
Kelebihan Island Hood
- Cocok untuk dapur besar dan mewah.
- Menjadi pusat perhatian di area dapur.
- Efektif untuk kompor yang tidak menempel ke dinding.
Jika kamu sedang merencanakan konsep rumah dan dapur secara keseluruhan, artikel model rumah minimalis modern bisa menjadi referensi tambahan agar desain dapur selaras dengan gaya hunian.
4. Built-in Hood
Built-in hood biasanya disembunyikan di dalam kabinet dapur sehingga tampilannya lebih rapi. Jenis ini cocok untuk kamu yang menginginkan dapur bersih secara visual tanpa banyak peralatan terlihat.
Kelebihan Built-in Hood
- Tampilan sangat rapi.
- Cocok untuk dapur modern minimalis.
- Penghisap asap tidak terlalu terlihat dari luar.
Perbedaan Ducted Hood dan Recirculating Hood
Salah satu hal terpenting sebelum membeli penghisap asap dapur adalah memahami sistem pembuangan udaranya. Secara umum, ada dua sistem utama: ducted hood dan recirculating hood.
Ducted Hood
Ducted hood adalah penghisap asap yang membuang udara kotor ke luar rumah melalui saluran pipa atau ducting. Sistem ini biasanya lebih efektif karena asap, uap, bau, dan panas benar-benar dikeluarkan dari dapur.
Kelebihan Ducted Hood
- Lebih efektif membuang asap dan bau.
- Cocok untuk dapur yang sering dipakai memasak berat.
- Membantu mengeluarkan panas dan uap ke luar rumah.
- Lebih baik untuk kualitas udara dalam ruangan.
Kekurangan Ducted Hood
- Membutuhkan jalur pipa keluar rumah.
- Pemasangan lebih rumit.
- Biaya instalasi bisa lebih tinggi.
- Tidak selalu cocok untuk apartemen atau rumah sewa.
Recirculating Hood
Recirculating hood atau ductless hood menyedot udara dari area kompor, menyaringnya melalui filter minyak dan filter karbon, lalu mengembalikannya ke dalam ruangan.
Kelebihan Recirculating Hood
- Pemasangan lebih mudah.
- Tidak membutuhkan saluran pembuangan ke luar rumah.
- Cocok untuk apartemen atau dapur yang sulit dipasang ducting.
- Banyak tersedia dalam model slim hood.
Kekurangan Recirculating Hood
- Kurang efektif dibanding ducted hood untuk membuang polutan.
- Filter karbon perlu diganti berkala.
- Panas dan kelembapan tidak benar-benar keluar dari rumah.
Jika dapurmu tidak memungkinkan memakai ducting, pastikan ventilasi alami tetap diperhatikan. Kombinasikan dengan jendela, exhaust fan, atau desain sirkulasi udara yang baik.
Tips Membeli Penghisap Asap Dapur
Agar tidak salah beli, perhatikan beberapa hal berikut sebelum memilih penghisap asap dapur.
1. Sesuaikan Ukuran Hood dengan Kompor
Ukuran penghisap asap sebaiknya sama atau lebih lebar dari kompor. Jika kompor berukuran 60 cm, pilih hood 60 cm atau sedikit lebih besar. Jika kompor 90 cm, gunakan hood 90 cm agar area tangkapan asap lebih maksimal.
Tips Praktis
Untuk dapur rumah, ukuran 60 cm biasanya cocok untuk kompor dua tungku. Ukuran 70 cm hingga 90 cm lebih cocok untuk kompor yang lebih lebar atau dapur yang sering digunakan memasak intens.
2. Perhatikan Daya Hisap atau Airflow
Daya hisap biasanya ditulis dalam satuan m³/jam atau CFM. Semakin besar angkanya, semakin banyak udara yang bisa disedot dalam satu waktu. Namun, bukan berarti selalu harus memilih angka paling besar.
Untuk dapur kecil dan pemakaian ringan, airflow 250-350 m³/jam biasanya sudah cukup. Untuk dapur lebih besar atau sering memasak berat, kamu bisa mempertimbangkan airflow yang lebih tinggi.
Jangan Lupa Faktor Kebisingan
Semakin besar daya hisap, suara mesin bisa semakin terdengar. Pilih produk yang punya beberapa tingkat kecepatan agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan memasak.
3. Pilih Sistem Pembuangan Udara yang Cocok
Jika rumahmu memungkinkan pemasangan ducting ke luar, pilih model ducted atau convertible yang bisa membuang udara keluar. Jika tidak memungkinkan, pilih model recirculating dengan filter karbon.
Untuk Apartemen
Banyak apartemen tidak mengizinkan pemasangan pipa buang sembarangan. Jadi, recirculating hood bisa menjadi pilihan lebih realistis. Namun, pastikan filter karbon mudah dicari dan diganti.
4. Cek Jenis Filter
Filter adalah komponen penting pada cooker hood. Umumnya ada filter aluminium, filter grease, filter karbon, atau kombinasi beberapa jenis filter.
Jenis Filter yang Umum Digunakan
- Filter aluminium: menangkap minyak dan partikel lemak.
- Filter karbon: membantu mengurangi bau pada sistem resirkulasi.
- Filter multilapis: biasanya lebih baik dalam menangkap minyak.
Filter aluminium umumnya bisa dicuci, sedangkan filter karbon perlu diganti secara berkala sesuai petunjuk produsen.
5. Perhatikan Jarak Pemasangan dari Kompor
Jarak antara cooker hood dan permukaan kompor sangat penting. Jika terlalu tinggi, daya tangkap asap berkurang. Jika terlalu rendah, alat bisa mengganggu aktivitas memasak dan berisiko terkena panas berlebih.
Sebagai acuan umum, banyak produsen menyarankan jarak sekitar 65-75 cm dari permukaan kompor. Namun, ikuti panduan masing-masing produk karena rekomendasi bisa berbeda tergantung jenis kompor dan model hood.
Gunakan Teknisi Berpengalaman
Pemasangan cooker hood sebaiknya dilakukan oleh teknisi atau tukang yang paham instalasi dapur. Apalagi jika membutuhkan ducting, lubang dinding, atau sambungan listrik khusus.
6. Hitung Konsumsi Daya Listrik
Cooker hood membutuhkan listrik untuk motor dan lampu. Konsumsi dayanya bervariasi, biasanya sekitar 80-160 watt untuk model rumah tangga. Meski tidak sebesar AC atau water heater, tetap penting memastikan instalasi listrik dapur aman.
Sebelum menambahkan peralatan listrik baru di dapur, baca juga panduan instalasi listrik rumah yang benar dan aman serta jenis kabel listrik beserta kegunaannya.
Jangan Gunakan Stopkontak Asal-Asalan
Pastikan sumber listrik dekat cooker hood aman, tidak longgar, tidak terkena uap air, dan tidak berbagi beban berlebihan dengan perangkat dapur lain.
7. Pilih Desain yang Sesuai dengan Kitchen Set
Cooker hood adalah alat yang terlihat jelas di dapur. Jadi, desainnya perlu disesuaikan dengan kitchen set, warna kabinet, backsplash, dan konsep interior rumah.
Rekomendasi Desain
- Dapur minimalis: pilih slim hood stainless steel atau hitam polos.
- Dapur modern: pilih chimney hood atau glass hood.
- Dapur kecil: pilih model under-cabinet yang ringkas.
- Dapur island: pilih island hood yang menggantung dari plafon.
Jika ingin tampilan dapur lebih rapi, kamu bisa memadukan cooker hood dengan model plafon gypsum yang sesuai dan pencahayaan dapur yang cukup.
8. Cek Kemudahan Perawatan
Penghisap asap dapur akan sering terkena minyak, uap, dan debu. Jadi, pilih produk yang filternya mudah dilepas, dibersihkan, dan diganti.
Pertanyaan Sebelum Membeli
- Apakah filter aluminium bisa dicuci?
- Apakah filter karbon mudah dibeli?
- Apakah sparepart tersedia?
- Apakah layanan servis resmi mudah dijangkau?
- Apakah permukaan bodi mudah dibersihkan?
9. Cek Garansi dan Layanan Purna Jual
Karena cooker hood termasuk peralatan elektronik rumah tangga, garansi penting untuk dipertimbangkan. Pilih merek yang punya layanan purna jual jelas, terutama jika kamu membeli produk secara online.
Jika membeli lewat marketplace, pastikan toko terpercaya, deskripsi produk lengkap, garansi jelas, dan ulasan pembeli masuk akal. Baca juga tips cerdas sebelum belanja online agar tidak salah pilih.
Rekomendasi Penghisap Asap Dapur
Berikut beberapa rekomendasi penghisap asap dapur yang bisa kamu pertimbangkan. Harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung toko, promo, lokasi, dan ketersediaan barang. Jadi, selalu cek ulang sebelum membeli.
1. MODENA FRESCO SX 7511 L

MODENA FRESCO SX 7511 L cocok untuk kamu yang mencari cooker hood slim dengan desain modern berwarna hitam. Produk ini memiliki bodi metal, sistem tombol tekan, tiga tingkat kecepatan, filter aluminium cassette, filter karbon, serta fitur Germinator Technology dan Vitamin C Filter.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slim hood |
Ukuran |
Sekitar 70 cm |
Airflow |
Sekitar 350 m³/jam |
Daya motor |
Sekitar 125 watt |
Filter |
Aluminium cassette, carbon filter, Vitamin C filter |
Cocok untuk |
Dapur rumah minimalis dengan tampilan modern |
Produk ini cocok untuk dapur yang ingin terlihat lebih elegan tanpa memakai hood berukuran terlalu besar. Warna hitamnya juga mudah dipadukan dengan dapur bernuansa modern atau industrial.
2. Electrolux Cooker Hood Slimline 60cm EFT6033SP

Electrolux EFT6033SP adalah pilihan menarik untuk dapur kecil sampai menengah. Model slimline 60 cm membuatnya cocok dipasang di bawah kabinet dapur. Produk ini juga dilengkapi kontrol depan yang mudah dijangkau.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slimline hood |
Ukuran |
60 cm |
Material |
Stainless steel atau tampilan silver |
Kecepatan |
Beberapa tingkat kecepatan kipas |
Cocok untuk |
Dapur kecil, apartemen, dan kitchen set minimalis |
Jika kamu ingin merek yang sudah dikenal luas untuk peralatan rumah tangga, Electrolux bisa menjadi pilihan aman. Pastikan tipe yang dibeli sesuai kebutuhan ventilasi dapurmu.
3. Rinnai RH-229SS

Rinnai RH-229SS adalah cooker hood slim berukuran 90 cm dengan tampilan stainless steel. Model ini cocok untuk dapur yang menggunakan kompor lebar atau membutuhkan area hisap lebih luas.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slim cooker hood |
Ukuran |
Sekitar 90 cm |
Daya listrik |
Sekitar 110 watt |
Fitur |
Low noise level, recycle/ventilation system, charcoal filter |
Cocok untuk |
Dapur keluarga dengan kompor lebar |
Produk ini bisa dipertimbangkan jika kamu menginginkan cooker hood ramping dengan ukuran lebih besar dari 60 cm. Cocok untuk dapur yang sering dipakai memasak harian.
4. Delizia Slim Hood 60 cm DST6A7IX

Delizia DST6A7IX hadir dengan ukuran 60 cm dan desain stainless steel. Produk ini cocok untuk dapur rumah yang membutuhkan cooker hood slim dengan kemampuan resirkulasi maupun pembuangan udara keluar, tergantung instalasi yang digunakan.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slim hood |
Ukuran |
60 cm |
Daya hisap maksimum |
Sekitar 280 m³/jam |
Daya listrik |
Sekitar 130 watt |
Filter |
Filter karbon dan aluminium 3 lapis |
Cocok untuk |
Dapur kecil sampai menengah |
Delizia DST6A7IX bisa menjadi pilihan jika kamu mencari cooker hood berukuran ringkas dengan tampilan stainless steel yang mudah dipadukan dengan kitchen set modern.
5. Winn Gas Slim Hood W2168E

Winn Gas W2168E adalah salah satu pilihan penghisap asap dapur yang harganya relatif terjangkau. Meski ekonomis, spesifikasinya cukup menarik untuk dapur rumah sederhana.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slim hood |
Ukuran |
Sekitar 60 cm |
Motor |
Single motor 80 watt |
Daya |
Sekitar 120 watt |
Airflow |
Sekitar 300 m³/jam |
Filter |
Filter karbon dan filter aluminium |
Cocok untuk |
Pembeli dengan bujet terbatas |
Produk ini cocok untuk kamu yang ingin mencoba memakai cooker hood tanpa mengeluarkan bujet terlalu besar. Namun, tetap cek ulasan pengguna, garansi, dan ketersediaan sparepart sebelum membeli.
6. TEKA Slim Hood HGI 902 Black

TEKA HGI 902 Black cocok untuk dapur yang lebih luas karena memiliki ukuran 90 cm. Dengan warna hitam, desainnya terlihat modern dan kuat. Produk ini juga memiliki dua motor dan airflow yang lebih besar dibanding banyak slim hood entry-level.
Spesifikasi Singkat
Jenis |
Slim hood |
Ukuran |
90 cm |
Motor |
2 motor |
Airflow |
Sekitar 440 m³/jam |
Daya |
Sekitar 160 watt |
Filter |
Filter aluminium 3 lapis dan filter charcoal |
Cocok untuk |
Dapur luas atau kompor berukuran besar |
Jika kamu sering memasak makanan yang banyak menghasilkan asap, TEKA HGI 902 Black bisa menjadi pilihan yang lebih kuat dibanding hood kecil standar.
7. LINEA Slim Line Hood LSH601BLACK

LINEA LSH601BLACK bisa dipertimbangkan untuk dapur kecil yang membutuhkan cooker hood dengan desain slim dan warna hitam. Produk seperti ini biasanya cocok untuk kitchen set minimalis karena tampilannya sederhana dan tidak terlalu mencolok.
Spesifikasi Umum yang Perlu Dicek
Jenis |
Slim hood |
Ukuran |
Umumnya sekitar 60 cm |
Filter |
Aluminium dan karbon, tergantung paket produk |
Cocok untuk |
Dapur kecil, apartemen, dan rumah minimalis |
Sebelum membeli, cek spesifikasi resmi dari penjual, terutama airflow, daya listrik, jenis filter, garansi, dan apakah produk mendukung ducting atau hanya resirkulasi.
Tabel Perbandingan Rekomendasi Penghisap Asap Dapur
Produk |
Ukuran |
Airflow |
Daya |
Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
MODENA FRESCO SX 7511 L |
70 cm |
Sekitar 350 m³/jam |
Sekitar 125 watt |
Dapur modern minimalis |
Electrolux EFT6033SP |
60 cm |
Cek spesifikasi toko resmi |
Cek spesifikasi toko resmi |
Dapur kecil dan apartemen |
Rinnai RH-229SS |
90 cm |
Cek spesifikasi toko resmi |
Sekitar 110 watt |
Dapur keluarga |
Delizia DST6A7IX |
60 cm |
Sekitar 280 m³/jam |
Sekitar 130 watt |
Dapur kecil-menengah |
Winn Gas W2168E |
60 cm |
Sekitar 300 m³/jam |
Sekitar 120 watt |
Bujet ekonomis |
TEKA HGI 902 Black |
90 cm |
Sekitar 440 m³/jam |
Sekitar 160 watt |
Dapur luas |
LINEA LSH601BLACK |
60 cm |
Cek spesifikasi toko resmi |
Cek spesifikasi toko resmi |
Dapur minimalis |
Tips Pemasangan Penghisap Asap Dapur
Pemasangan cooker hood sangat menentukan efektivitasnya. Produk mahal sekalipun bisa kurang maksimal jika dipasang terlalu tinggi, terlalu jauh dari kompor, atau ducting-nya berbelok terlalu banyak.
1. Pastikan Posisi Tepat di Atas Kompor
Cooker hood harus berada tepat di atas area kompor. Jika posisinya meleset, asap dan uap bisa lolos ke samping sebelum sempat tersedot.
2. Jaga Jarak Ideal dari Kompor
Gunakan acuan dari buku panduan produk. Umumnya, jarak sekitar 65-75 cm dari permukaan kompor sering digunakan untuk hasil optimal. Untuk kompor gas, pastikan jaraknya aman dari panas dan nyala api.
3. Buat Jalur Ducting Seefisien Mungkin
Jika menggunakan ducted hood, jalur pipa sebaiknya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak belokan. Semakin banyak hambatan, semakin berkurang performa hisapnya.
4. Jangan Buang Udara ke Plafon Tertutup
Jika memakai sistem pembuangan ke luar, udara sebaiknya benar-benar keluar dari rumah. Jangan diarahkan ke plafon tertutup, loteng, atau ruang sempit yang tidak memiliki ventilasi memadai.
Koordinasikan dengan Desain Dapur
Jika kamu sedang renovasi dapur, rencanakan posisi cooker hood bersamaan dengan kabinet, kompor, stopkontak, pipa gas, kran air, dan jalur pembuangan udara. Untuk perlengkapan air dapur, kamu bisa membaca artikel jenis kran air beserta model dan harganya.
Cara Merawat Penghisap Asap Dapur agar Awet
Penghisap asap dapur bekerja di area yang penuh uap panas, minyak, dan bau masakan. Karena itu, perawatan rutin sangat penting agar alat tetap awet dan tidak kehilangan daya hisap.
1. Bersihkan Filter Minyak Secara Rutin
Filter aluminium atau filter minyak perlu dibersihkan secara berkala. Jika terlalu banyak minyak menumpuk, aliran udara akan terhambat dan mesin bekerja lebih berat.
Cara Membersihkan Filter Aluminium
- Matikan cooker hood dan cabut sumber listrik jika perlu.
- Lepas filter sesuai petunjuk produk.
- Rendam filter dalam air hangat dan sabun pencuci piring.
- Gunakan sikat lembut untuk mengangkat minyak.
- Bilas sampai bersih.
- Keringkan sepenuhnya sebelum dipasang kembali.
2. Ganti Filter Karbon Secara Berkala
Filter karbon pada sistem resirkulasi tidak bisa dipakai selamanya. Jika bau masakan mulai sulit hilang meski cooker hood menyala, bisa jadi filter karbon sudah jenuh dan perlu diganti.
3. Lap Permukaan Hood Setelah Memasak
Minyak dan uap bisa menempel di bodi cooker hood. Lap bagian luar menggunakan kain lembut agar tampilannya tetap bersih dan tidak kusam.
4. Jangan Menyalakan Hood Saat Filter Tidak Terpasang
Filter berfungsi melindungi bagian dalam alat dari minyak dan kotoran. Jika alat dinyalakan tanpa filter, kotoran bisa lebih mudah masuk ke motor dan mengganggu performanya.
Perawatan Rutin Membuat Dapur Lebih Hemat
Alat yang bersih biasanya bekerja lebih ringan. Ini juga membantu menjaga konsumsi listrik tetap wajar. Untuk kebiasaan hemat lainnya, baca cara hemat energi listrik dan biaya di rumah.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membeli Cooker Hood
Banyak orang membeli cooker hood hanya karena desain atau harga promo. Padahal, ada beberapa kesalahan yang bisa membuat produk kurang efektif saat dipakai.
1. Memilih Hood Terlalu Kecil
Hood yang terlalu kecil tidak mampu menangkap asap dengan baik. Jika kompor lebih lebar dari hood, asap akan mudah menyebar ke samping.
2. Tidak Memperhatikan Sistem Pembuangan
Beberapa pembeli baru menyadari setelah barang datang bahwa dapurnya tidak punya jalur ducting. Akibatnya, produk tidak bisa digunakan sesuai rencana.
3. Mengabaikan Daya Listrik
Meski daya cooker hood tidak terlalu besar, tetap penting memastikan instalasi listrik aman. Apalagi jika dapur juga memakai kulkas, microwave, rice cooker, oven, atau alat listrik lain.
Kalau ingin menata kebutuhan listrik rumah dengan lebih aman, baca juga cara mengisi token listrik PLN dan panduan instalasi listrik yang sudah disebutkan sebelumnya.
4. Tidak Mengecek Filter Pengganti
Untuk model resirkulasi, filter karbon harus diganti. Kalau filter penggantinya sulit dicari, perawatan jangka panjang akan merepotkan.
5. Terlalu Fokus pada Harga Murah
Harga murah memang menarik, tetapi jangan lupa cek garansi, kualitas motor, tingkat kebisingan, material bodi, dan ulasan pengguna.
Tips Lapakfjbku.com
Sebelum membeli, sebaiknya lihat produk secara langsung jika memungkinkan. Periksa ukuran, material, suara mesin, tombol, filter, dan kelengkapan aksesori. Jika beli online, pilih toko yang jelas, punya ulasan bagus, dan menyediakan informasi garansi.
Apakah Penghisap Asap Dapur Wajib Ada di Rumah?
Tidak semua rumah wajib memakai penghisap asap dapur. Jika dapur sangat terbuka, punya jendela besar, dan jarang memasak makanan berasap, mungkin ventilasi alami sudah cukup.
Namun, cooker hood sangat direkomendasikan jika dapur berada di dalam rumah, minim jendela, menyatu dengan ruang keluarga, sering dipakai memasak, atau berada di apartemen.
Penghisap Asap Dapur Cocok untuk Rumah Seperti Ini
- Dapur kecil tanpa banyak jendela.
- Dapur menyatu dengan ruang makan atau ruang keluarga.
- Rumah minimalis dengan sirkulasi terbatas.
- Apartemen atau studio.
- Dapur yang sering dipakai menggoreng dan menumis.
- Dapur dengan kitchen set tertutup.
Alternatif Jika Belum Bisa Membeli Cooker Hood
Jika belum memungkinkan membeli cooker hood, kamu bisa memperbaiki ventilasi, memasang exhaust fan, membuka jendela saat memasak, memakai penutup panci, memasak di tungku belakang, dan membersihkan dapur segera setelah memasak.
Untuk kebutuhan kenyamanan rumah lainnya, kamu juga bisa membaca artikel langkah sebelum memasang AC. Sama seperti cooker hood, pemasangan AC juga perlu memperhatikan listrik, posisi, dan sirkulasi udara.
FAQ Penghisap Asap Dapur
Apakah Penghisap Asap Dapur Bisa Menghilangkan Semua Bau Masakan?
Tidak selalu 100 persen. Cooker hood membantu mengurangi bau, tetapi efektivitasnya tergantung daya hisap, jenis filter, sistem pembuangan, kebersihan filter, dan jenis masakan.
Lebih Baik Ducted Hood atau Recirculating Hood?
Ducted hood biasanya lebih efektif karena membuang udara ke luar rumah. Namun, recirculating hood lebih mudah dipasang dan cocok untuk apartemen atau dapur yang tidak memungkinkan ducting.
Apakah Filter Karbon Bisa Dicuci?
Umumnya filter karbon tidak dicuci, tetapi diganti secara berkala. Ikuti panduan produsen karena setiap produk bisa berbeda.
Berapa Ukuran Cooker Hood yang Ideal?
Ukuran ideal sebaiknya sama atau lebih lebar dari kompor. Untuk kompor dua tungku, ukuran 60 cm biasanya cukup. Untuk kompor lebih besar, pilih 70 cm atau 90 cm.
Apakah Cooker Hood Boros Listrik?
Umumnya tidak terlalu boros jika dibandingkan peralatan besar seperti AC atau pemanas air. Namun, tetap cek daya motor dan lampunya sebelum membeli.
Apakah Cooker Hood Perlu Teknisi Khusus?
Untuk model sederhana, pemasangan bisa lebih mudah. Namun, untuk ducted hood, pemasangan di kitchen set, atau instalasi listrik baru, sebaiknya gunakan teknisi berpengalaman.
Apakah Cooker Hood Bisa Dipasang Setelah Kitchen Set Jadi?
Bisa, tetapi lebih mudah jika direncanakan sejak awal. Jika kitchen set sudah jadi, kamu perlu memastikan ruang, stopkontak, jalur ducting, dan struktur kabinet masih memungkinkan.
Kesimpulan
Penghisap asap dapur adalah perangkat penting untuk membuat dapur lebih nyaman, bersih, dan sehat. Alat ini membantu mengurangi asap, uap, bau masakan, minyak, dan panas yang muncul saat memasak.
Sebelum membeli, pastikan kamu memperhatikan ukuran hood, daya hisap, jenis filter, sistem pembuangan udara, jarak pemasangan, konsumsi listrik, desain, garansi, dan kemudahan perawatan. Jangan hanya memilih karena harga murah atau tampilan menarik.
Untuk dapur kecil, slim hood 60 cm bisa menjadi pilihan praktis. Untuk dapur lebih luas, model 70 cm atau 90 cm dengan airflow lebih besar akan lebih nyaman. Jika memungkinkan, pilih sistem ducted yang membuang udara ke luar rumah. Namun, jika tinggal di apartemen atau rumah yang sulit dipasangi saluran, recirculating hood dengan filter karbon tetap bisa menjadi solusi.
Dengan memilih penghisap asap dapur yang tepat, aktivitas memasak akan terasa lebih nyaman. Dapur tidak cepat pengap, bau masakan lebih terkendali, kitchen set lebih mudah dirawat, dan tampilan interior rumah pun terlihat lebih rapi.
Untuk melengkapi inspirasi rumah dan dapur, kamu juga bisa membaca artikel kitchen set minimalis dapur kecil, desain ventilasi udara rumah, model rumah minimalis modern, dan layanan jasa pindahan rumah jika kamu sedang menata hunian baru.
Referensi Eksternal
- Washington State Department of Health – Ventilation While Cooking
- American Lung Association – Is Cooking Making Your Indoor Air Unsafe?
- Electrolux Indonesia – Dukungan Cooker Hood
- Electrolux Indonesia – Cooker Hood Slimline 60cm EFT6033SP
- MODENA Trade Center – MODENA Slim Hood SX 7511 L
- Rinnai Indonesia – Cooker Hood Slim Series
- Sinar Maju – Teka Slim Hood HGI-902 Black
- Blibli – Delizia Slim Hood 60 cm DST6A7IX
- Login Mega Store – Winn Gas Slim Hood W2168E