Situ Patenggang, Destinasi Wisata dengan Mitos Cinta

Pesona alam Bandung tak terhitung jumlahnya dan sungguh menakjubkan, seperti yang ditunjukkan oleh Situ Patenggang. Destinasi wisata alam yang satu ini sudah cukup populer di mata masyarakat sehingga sering menjadi tujuan utama untuk menghabiskan waktu liburan.

Situ Patengang atau disebut juga dengan Situ Patengan adalah sebuah danau yang termasuk kawasan Natural Landmarks di Bandung Selatan. Danau ini cukup luas, yakni sekitar 45 hektare. Jika ditambah dengan keseluruhan cagar alam yang membentang di sekeliling danau, maka total luasnya mencapai sektiar 123 hektare.

Menariknya, danau ini terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut dengan panorama alamnya yang sangat mengesankan. Hempasan hawa yang sejuk tentunya siap menemani Anda selama berada di sini.

Lokasi Situ Patenggang

Lokasi Situ Patenggang

Berada di kawasan Natural Landmarks, Danau Patenggang menjadi destinasi wisata favorit keluarga dan pasangan muda.

Keindahan alam merupakan daya tarik utama yang dimiliki situ yang satu ini. Di kawasan ini, Anda seperti menemukan tempat yang tepat untuk bersantai sambil menikmati indah dan segarnya alam. Lokasinya yang cukup jauh dari perkotaan sehingga cocok untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota.

Lokasinya terletak di Jalan Raya Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Destinasi wisata yang satu ini tidak terlalu jauh dari Kawah Putih yang juga sudah sangat dikenal khalayak, yakni sekitar 6 km.

Dari pusat Kota Bandung, situ ini berjarak sekitar 48 km dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam. Sementara kalau datang dari Jakarta, jarak yang ditempuh sekitar 190 km dan bisa memakan waktu antara 4-5 jam berkendara, tergantung kondisi perjalanan.

BACA JUGA :  13 Tempat Wisata Yang Konon Membuat Hubungan Tak Langgeng

Mitos Situ Patenggang

Mitos Situ Patenggang

Batu Cinta, salah satu mitos di Danau Patenggang yang konon bisa membuat cinta dua sejoli langgeng selamanya.

Ada mitos di Situ Patenggang yang berkembang di tengah masyarakat Bandung. Ya, Situ Patenggang sering dikaitkan dengan kisah cinta dua sejoli dari lingkungan kerajaan. Mereka adalah keponakan Raja Pajajaran bernama Raden Indra Jaya yang dikenal dengan nama Ki Santang dan kekasihnya Dewi Rengganis yang merupakan putri Kerajaan Majapahit.

Sayangnya, kisah cinta dua sejoli ini kandas. Mereka berdua terpaksa harus berpisah karena terjadi dua kerajaan, Pajajaran dan Majapahit. Namun, Ki Santang dan Dewi Rengganis justru membuktikan kekuatan cinta bisa mengalahkan segalanya.

Keduanya kemudian saling mencari dan akhirnya bisa bertemu kembali di kawasan yang sekarang di kenal dengan Danau Patenggang. Titik tempat mereka bertemu mendapat sebutan Batu Cinta.

Menurut cerita, Dewi Rengganis kemudian minta dibuatkan sebuah danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Danau tersebut kemudian dikenal dengan Situ Patenggang. Sementara perahu yang telah dibuat berubah menjadi sebuah pulau berbentuk hati atau yang dikenal dengan nama Pulau Asmara.

Berdasarkan cerita di atas berkembanglah sebuah mitos. Bagi mereka yang tengah memadu kasih dan ingin kisah cintanya langgeng sampai mati, datanglah ke sini, lalu singgah di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara.

Cara Menuju Situ Patenggang

Cara Menuju Situ Patenggang

Tidak sulit menuju Danau Patenggang. Selain akses jalan yang bagus, Anda pun akan dihibur dengan panorama yang keren di sepanjang perjalanan.

Untuk sampai ke Situ Patenggang, terdapat sejumlah rute yang perlu Anda lalui. Jangan khawatir, akses jalan menuju ke sana sudah sangat bagus. Selain jalanannya yang mulus, pemandangan di kiri kanan jalan sangat memanjakan mata.

Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum untuk sampai di Situ Patenggang. Berikut ini rute dan akses perjalanan yang bisa Anda lalui:

Menggunakan kendaraan pribadi

Jika Anda mengakses jalan Tol Padaleunyi (Padalarang-Cileunyi), Anda bisa keluar di Pintu Tol Kopo. Selepas keluar dari pintu tol ini, Anda bisa mengambil jalur yang menuju ke Ciwidey. Terdapat cukup banyak petunjuk jalan yang akan mengarahkan Anda hingga tiba di Situ Patenggang.

BACA JUGA :  Ini Dia Wisata Bandung Terbaik Wajib Kunjung!

Sementara kalau Anda berangkat dari Kota Bandung, Anda bisa mengakses jalan melalui Tol Soreang-Pasir Koja. Tol ini jauh lebih mudah dijangkau dibanding Anda harus melalui Pintu Tol Kopo. Begitu keluar Tol Soreang, arahkan kendaraan menuju Jalan Cipatik lalu ke jalan Soreang-Ciwidey.

Ketika Anda sudah berada di Jalan Raya Ciwidey, Anda akan berjumpa dengan kebun stroberi dan Wisata Air Curug Tilu. Nah, dari sini, kawasan Situ Patenggang sudah cukup dekat.

Menumpang transportasi umum

Buat Anda yang ingin ke Situ Patenggang dengan menumpang transportasi umum, maka Anda bisa naik dari Terminal Leuwipanjang, Bandung. Di Terminal Leuwipanjang, Anda bisa memilih untuk naik angkutan umum jenis kendaraan L300 jurusan Bandung-Ciwidey atau bus ukuran 3/4 Putra Setia jurusan Bandung-Ciwidey.

Sesampainya di Terminal Ciwidey, Anda menyambung dengan angkutan umum lain. Tersedia angkutan umum warna kuning dengan jurusan Ciwidey-Rancabali. Nah, Anda bisa langsung turun di Situ Patenggang, deh.

Harga Tiket Masuk Situ Patenggang Di 2024

Situ Patenggang menjadi destinasi wisata favorit masyarakat. Setiap akhir pekan, banyak wisatawan memadati kawasan ini, baik bersama keluarga maupun dengan pasangannya.

Jam operasional:

Setiap hari, pukul 09.00-17.00 WIB

Jenis Tiket
Harga
Fasilitas
Tiket Masuk Reguler
Rp25.000
Situ Patenggang
Tiket Masuk Terusan A
Rp50.000
Situ Patenggang dan Glamping. Menikmati semua fasilitas kecuali naik perahu keliling danau.
Tiket Masuk Terusan B
Rp100.000
Situ Patenggang, Glamping, dan Rengganis Suspension Bridge. Menikmati semua fasilitas kecuali naik perahu keliling danau.

Fasilitas Situ Patenggang

Fasilitas Situ Patenggang

Berkeliling Pulau Asmara di Danau Patenggang bersama pasangan, konon bisa menjaga kelanggengan cinta.

Tak dipungkiri, Situ Patenggang bukan sekadar danau biasa. Mulai dari perkebunan teh, barisan pinus, kawasan glamping, hingga kesejukan hawanya dijamin membuat Anda jatuh cinta dengan kawasan ini.

BACA JUGA :  9 Villa di Bali Murah, Mewah, Semua Paling Rekomendasi!

Selama berada di sini, fasilitas apa saja yang bisa Anda nikmati? Ini daftarnya:

Glamping Lakeside

Di sini terdapat glamping (glamour camping) yang cukup terkenal, yaitu Glamping Lakeside. Layanan dan fasilitasnya sekelas hotel berbintang. Dengan lokasi tenda-tendanya yang bertebaran di tepi danau, bisa menjadi alternatif tempat menginap. Anda bisa memilih jenis tenda dan layanan sesuai harga yang Anda inginkan.

Pinisi Resto

Daya tarik utama restoran ini adalah bangunannya yang berbentuk kapal pinisi. Kapal pinisi yang megah tersebut seolah tengah berlayar di kawasan danau dan perkebunan teh, menghasilkan pemandangan yang sangat menawan. Sajian menunya cukup beragam, mulai dari menu khas lokal hingga internasional.

Gazebo

Manfaatkan fasilitas gazebo yang tersedia untuk beristirahat setelah berkeliling kawasan danau Patenggang. Anda bisa melepas lelah sambil tetap menikmati pemandangan sekitar.

Spot Foto

Tentu saja setiap titik di kawasan Situ Patenggang merupakan spot foto yang keren banget. Habis berpose, jangan lupa langsung share di akun media sosial Anda!

Rengganis Suspension Bridges

Dengan membeli tiket terusan atau membayar tiket tambahan, Anda bisa menyeberang di suspension bridge terpanjang di Asia Tenggara ini (panjang 370 meter) dengan ketinggian sekitar 75 meter.

Toko Souvenir

Tempat yang menjual aneka kerajinan yang bisa dijadikan cendera mata bagi para wisatawan.

Toilet

Fasilitas dasar yang satu ini tentu tidak ketinggalan. Dibuat dalam jumlah yang memadai dan kondisi yang membuat nyaman para pengunjung.

Musala

Bagi Anda yang ingin melaksanakan salat selama berwisata di Situ Patenggang, jangan khawatir karena di sini tersedia musala yang cukup nyaman.

Tempat Parkir

Situ Patenggang memiliki area parkir yang cukup luas untuk menampung berbagai kendaraan yang digunakan para pengunjung.

Nah, bagaimana daya tarik Situ Patenggang menurut Anda? Rasanya sangat pantas masuk daftar destinasi wisata Anda selanjutnya, bukan?

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com