14 Alat Listrik Wajib Ada di Rumah Baru Anda

Selamat untuk pembangunan rumah baru Anda! Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan dalam persiapan menempati rumah adalah pemasangan alat listrik. Banyak hal ternyata yang harus Anda siapkan, agar aliran listrik di rumah Anda tidak terganggu.

Untuk itu, berikut adalah daftar belanja alat-alat listrik yang harus disiapkan untuk rumah baru Anda. Anda juga perlu mempertimbangkan penggunaan alat penambah daya dan penghemat listrik yang nantinya mungkin akan berguna.

Ada deretan alat listrik rumah tangga yang wajib ada dan beberapa alat listrik kondisional, dengan uraian sebagai berikut:

14 Alat Listrik Wajib Ada di Rumah

Ada banyak jenis alat-alat listrik yang harus disiapkan. Tak perlu bingung, gunakan panduan dari Lapakfjbku.com berikut untuk 14 alat-alat listrik yang wajib ada di rumah baru.

Selanjutnya, yuk simak paparan alat-alat listrik wajib dan kondisional yang akan Anda perlukan di bawah ini

1. Stop Kontak

Pilih alat listrik stop kontak berkualitas baik demi menghindari terjadinya korsleting listrik. (Foto: Pixabay)

Stop kontak yang baik memiliki daya cengkram yang tidak berkurang meski digunakan sesering mungkin.

Ujilah dengan memasukkan dan mencabut steker berulang kali.

Lihat bagian dalam stop kontak untuk mengecek penjepit arde yang bila ditekan berkali-kali akan selalu kembali ke bentuk semula.

Pilih terminal penjepit berbahan kuningan atau tembaga yang mudah menghantarkan panas.

Terminal berbahan besi atau seng biasanya kurang menghantarkan listrik dengan baik sehingga stop kontak lebih mudah panas dan berkarat.

Tips Lapakfjbku.com

Jangan lupa untuk menyediakan pengaman stop kontak, terutama bila ada balita di rumah.

2. Saklar

Saklar yang berkualitas baik terdengar lembut saat Anda menekan tombol alat listriknya. (Foto: Pexels)

Saklar berfungsi untuk menyambung dan memutus daya listrik.

Saklar berkualitas baik terdengar lembut saat Anda menekan tombolnya.

Hal ini berarti saklar tersebut memiliki sistem pegas yang baik.

Demi keamanan Anda, pilihlah saklar berlogo SNI yang terjamin kualitasnya.

Di samping itu, bahan casing saklar atau frame modul saklar yang terbuat dari polycarbonate akan lebih aman karena memiliki daya tahan panasnya yang tinggi sehingga mengurangi risiko terbakar.

Yang menyenangkan, kini banyak tersedia saklar yang berkualitas baik sekaligus memiliki desain yang menarik.

Hal ini memungkinkan Anda menyesuaikan warna dan bentuk saklar yang selaras dengan konsep rumah.

3. Steker

Steker adalah salah satu alat listrik yang paling dibutuhkan di rumah. (Foto: Pixabay)

Steker atau colokan listrik adalah alat listrik yang dipasang pada ujung kabel. Steker biasanya memiliki 2 dan 3 buah elektroda bulat berbahan logam.

BACA JUGA :  Cek 10 Rumah Subsidi Semarang Sebelum Kehabisan

Steker dengan 3 buah elektroda atau biasa disebut kaki 3 ini berfungsi untuk mencegah kebocoran listrik dan umumnya dipakai untuk peralatan elektronik dengan watt besar.

Jangan lupa untuk selalu menyediakan steker adaptor di rumah untuk menyambungkan peralatan yang memiliki kaki 3 ke stop kontak dengan 2 lubang.

4. Fitting lampu

Ada alat listrik berupa fitting lampu yang bisa disesuaikan dengan jenis lampu di rumah. (Foto: Pixabay)

Fitting adalah tempat menaruh lampu bohlam.

Dilihat dari penempatannya, ada fitting plafon yang terpasang menempel pada plafon, fitting gantung, dan fitting colok untuk lampu yang dipasang langsung pada stop kontak.

Fitting lampu juga memiliki berbagai ukuran dan bahan, seperti keramik atau plastik.

5. Pengaman listrik

Pengaman listrik digunakan untuk untuk mencegah terjadinya arus pendek pada alat listrik. (Foto: Freepik)

Saat listrik padam, Anda mungkin sering mendengar istilah sekring putus.

Nah, MCB (Miniature Circuit Breaker) dan sekring adalah komponen untuk mengamankan rangkaian elektronik dan perangkat listrik.

Alat ini terdiri dari sebuah kawat halus yang akan meleleh atau terputus ketika aliran arus listrik mengalir secara berlebihan atau terjadi arus pendek/korsleting listrik.

Hal ini terjadi untuk melindungi perangkat eletronik dari kerusakan dan mencegah bahaya kebakaran.

6. Ballast lampu

Alat listrik ballast lampu berguna untuk menyeimbangkan arus listrik dalam lampu TL. (Foto: Pexels)

Jika Anda berencana menggunakan lampu TL (Tubular Lamp), sertakan ballast lampu yang berguna sebagai penyeimbang arus listrik yang masuk ke dalam lampu sehingga lampu bekerja lebih stabil dan tidak mudah rusak.

Ada 2 jenis ballast, yaitu elektronik dan trafo/transformer. Ballast eletronik lebih sering digunakan karena efisiensi daya yang baik.

Kedipan lampu pun terjadi dalam frekuensi tinggi sehingga tidak mengganggu mata dan memiliki berat yang lebih ringan.

7. Televisi dan Telepon Socket

Agar kabel alat listrik tersusun rapi dan aman, gunakan socket. (Foto: Pixabay)

Jenis socket ini berbentuk seperti stop kontak yang dipasang pada dinding.

Socket untuk televisi memiliki lubang bulat, sedangkan socket untuk telepon memiliki 1 lubang berbentuk seperti rumah untuk menyambungkan ujung kabel telepon ke saluran listrik pada dinding Anda.

8. Kabel listrik

Salah satu alat listrik yang juga penting dan pasti terpakai adalah kabel. (Foto: Pixabay)

Ada banyak jenis kabel yang sering digunakan dalam instalasi listrik bangunan rumah. Simak penjelasan, kelebihan, serta kekurangannya di tabel berikut.

Paling banyak digunakan dalam instalasi listrik di rumah. Diameternya 1,5- 2,5 mm. Memiliki inti tunggal dan kode warna merah, biru, hitam, dan kuning.

Memiliki 2-4 inti yang dilapisi isolator dan bahan terluarnya dilapisi lagi dengan isolasi PVC berwarna putih dan abu-abu.

Mudah rusak karena gigitan tikus, cuaca dan goresan. Kabel sebaiknya dipasang dalam pipa atau saluran tertutup.

Bukan jenis kabel tanam. Harganya lebih mahal dari model kabel NYA.

Dapat ditempatkan pada lingkungan basah dan kering. Memiliki keamanan yang lebih baik dibanding kabel NYA.

Paling banyak digunakan dalam instalasi listrik di rumah. Diameternya 1,5- 2,5 mm. Memiliki inti tunggal dan kode warna merah, biru, hitam, dan kuning.

BACA JUGA :  Ide Kombinasi Warna Emas agar Rumah Terasa Mewah

Memiliki 2-4 inti, dengan isolasi PVC berwarna hitam.

Mudah rusak karena gigitan tikus, cuaca dan goresan. Kabel sebaiknya dipasang dalam pipa atau saluran tertutup.

Harganya lebih mahal dari kabel NYM dan tetap harus diberi pelindung tambahan seperti duct dan pipa PVC.

Dapat digunakan di dalam tanah, di tempat kering atau lembap. Bahan isolatornya lebih kuat dan kaku dibanding kabel NYM serta dilengkapi anti gigitan tikus.

9. Meteran Listrik

Alat listrik ini berfungsi untuk mengukur besarnya daya yang digunakan. (Foto: Pixabay)

Anda harus memiliki meteran listrik atau kWh (kilo watt hour) meter untuk mengukur besarnya daya yang digunakan dalam sebuah hunian.

Deretan angka pada meteran listrik ini akan bergerak sesuai pemakaian listrik konsumen.

10. Multiplug

Alat listrik yang wajib Anda punya adalah multiplug. Foto: backpackerguide.nz

Multiplug adalah jenis alat listrik yang memiliki lebih dari satu stop kontak sehingga Anda yang memiliki kebutuhan akan banyak tenaga listrik bisa menjadikan multiplug sebagai alternatif.

Sebenarnya alat listrik ini sudah umum digunakan di banyak rumah tangga yang berlangganan listrik, mengingat penggunaannya pun cukup mudah.

Jenis multiplug pun kini sudah semakin beragam mulai dari single multiplug ataupun yang dilengkapi dengan kabel panjang dengan stop kontak atau kabel usb.

11. Arde atau grounding

Alat listrik yang biasa ada di dekat meteran listrik. Foto: wikipedia

Arde adalah nama lain dari grounding yang umumnya selalu ada dalam setiap rumah tangga yang mempunyai instalasi listrik.

Umumnya, alat listrik ini diletakkan di dekat meteran listrik sehingga semua orang dapat melihatnya dengan mudah.

Arde adalah alat pelindung listrik utama yang akan aktif ketika tegangan listrik terlalu tinggi dan terjadinya kebocoran sehingga langsung dialirkan ke tanah.

Hal inilah yang menyebabkan mengapa arde menjadi sangat penting.

12. Pengaman Lebur

Ada dua tipe pengaman lebur. Foto: epicvila.com

Pengaman lebur atau fuse memiliki dua jenis tipe yakni tipe kawat lebur dan tombol yang memiliki tugas yang berbeda.

Tipe kawat lebur akan memutuskan rangkaian listrik dengan cara meleburkan kawat yang ditempatkan dalam tabung dengan ukuran tertentu sedangkan tipe tombol bekerja jika terjadi masalah hubung singkat dan menormalkan kembali dengan menekan tombol.

13. Pengaman Thermal

Ini adalah foto pengaman thermal. Foto: grainger.com

Dikenal dengan nama Miniatur Circuit Breaker, alat ini berfungsi sebagai alat pengaman saat terjadi hubung singkat dan beban lebih.

Alat ini sangat menguntungkan dan lebih efisien dibandingkan pengaman lebur yang merupakan alat pengaman beban lebih saja.

Alat ini biasanya digunakan PLN sebagai pembatas daya dalam rumah sekaligus pengaman dan sakelar utama yang terletak di bawah KWH meter.

14. Pelindung Instalasi Listrik

Alat ini penting untuk melindungi dari instalasi listrik di rumah. Foto: sebringdesignbuild.com

Untuk melindungi penghantar atau kabel dibutuhkan pelindung instalasi listrik berupa pipa yang terdiri dari tiga macam yakni pipa union, pipa pvc, dan pipa fleksibel.

BACA JUGA :  Contoh Surat Jual Beli Tanah Bermaterai Terlengkap!

Selain sebagai pelindung instalasi, ketiganya juga akan membuat suatu instalasi akan terlihat lebih rapi dan hantaran yang lebih aman.

Pipa union terbuat dari logam yang kemungkinan akan berbahaya jika terjadi kesalahan saat pemasangan listrik, sementara pipa pvc lebih aman karena terbuat dari bahan paralon meski tidak tahan dengan temperatur kerja diatas 60 derajat Celsius.

Di sisi lain, pipa fleksibel terbuat dari potongan logam dan pvc yang lebih lentur sehingga dapat dipasangi di lokasi yang sulit.

Alat Listrik Kondisional

Alat listrik berikut sedang banyak dibicarakan karena fungsinya yang disebut mampu menekan biaya listrik, meski alat elektronik yang digunakan cukup banyak di waktu bersamaan.

Perlu diketahui, kedua jenis alat ini tidak direkomendasikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Simak penjelasannya untuk menentukan apakah Anda perlu memiliki alat listrik berikut di rumah.

1. Alat Penghemat Listrik

Alat listik ini bisa membuat Anda untung atau buntung. (Foto: bahtsold.com)

Alat listrik ini terdiri dari kapasitor yang dilengkapi steker, lampu indikasi, dan pengukur tegangan.

Penggunaannya cukup dipasang pada salah satu saklar di rumah. Cara kerja alat penghemat listrik ini adalah dengan menahan beban yang dihasilkan peralatan elektronik.

Meski lebih hemat, penggunaan alat listrik ini bukannya bebas risiko.

Dengan alat ini, alat elektonik Anda dipaksa bekerja di bawah kondisi normal karena daya listrik yang dimanipulasi.

Hal ini bisa mengakibatkan alat-alat elektronik cepat rusak.

2. Alat Penambah Daya Listrik

Cermati kelebihan dan kekurangan alat listrik penambah daya sebelum memutuskan untuk menggunakannya. (Foto: Pexels)

Serupa dengan alat penghemat listrik, alat penambah daya listrik juga menjanjikan konsumsi pemakaian daya listrik tanpa menaikkan biaya pemakaian listrik.

Alat ini memiliki bentuk seperti beberapa rangkaian tabung berisi kapasitor yang dilengkapi kabel, steker dan stop kontak.

Kelebihan dan kekurangan alat penambah daya listrik

Sebagai bahan pertimbangan Anda, berikut plus minus penggunaan alat penambah daya listrik di rumah.

Kelebihan
Kekurangan
Dalam satu waktu bisa menggunakan elektronik lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Tegangan listrik menjadi tidak stabil
Harga membeli alat lebih murah dibanding harga tambah daya PLN.
Daya kontak pada meteran sering bermasalah, yaitu cepat rusak dan mudah terbakar
Penggunaan daya lebih besar.
Memerlukan energi listrik besar saat dinyalakan. Hal ini menambah pemakaian daya listrik sehari-hari.

Cara membuat alat penambah daya listrik

Jika ingin mencobanya, Anda bisa membuatnya dengan menggunakan kumparan baru atau bekas pakai.

Sebenarnya, prinsip alat ini adalah untuk menguatkan daya listrik dan bukan menambah daya secara ilegal.

Siapkan dua buah kumparan untuk masing-masing kabel.

Sambungkan ujung kumparan pertama ke steker menggunakan kabel dan ujung lainnya ke colokan listrik.

Lakukan untuk kumparan satunya lagi.

Dengan kumparan kabel yang lebih panjang, lintasan listrik juga lebih panjang, sehingga alat ini kuat menghidupkan alat elektronik dengan daya besar.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com