15 Bank dengan Suku Bunga KPR Rendah Di April 2024

Di bulan April 2024, ada beberapa bank yang menawarkan pinjaman dengan suku bunga KPR rendah. Bagi Anda yang berencana membeli rumah dengan KPR, kesempatan bagus ini tentu sayang jika dilewatkan begitu saja.

Apalagi di lokasi-lokasi favorit kenaikan harga rumah biasa terjadi per kuartal atau tiga bulan sekali.

Jadi sebelum harga naik, segera kunci harga rumahnya dari sekarang.

Akan tetapi, sebelum berencana mengajukan KPR, penting untuk Anda mengetahui lebih detail seputar seluk beluk KPR. Diantaranya:

Apa Itu Pengertian KPR?

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, yaitu produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 85% – 90% dari harga rumah.

Hingga saat ini KPR disediakan oleh perbankan, walaupun sudah ada perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing).

Pengembang biasanya sudah bekerja sama dengan bank untuk mempermudah proses pengajuan KPR.

Oleh sebab itu, salah satu pertimbangan saat membeli rumah adalah bank yang menyalurkan KPR.

Permohonan KPR diajukan dengan mengisi formulir pemesanan unit dari pengembang serta melunasi biaya pemesanan dan uang muka.

Lengkapi formulir pengajuan kredit dan siapkan dokumen-dokumen penting seperti yang tertera dalam daftar syarat KPR berikut ini.

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan memahami hukum.
  • Bagi karyawan, usia minimal adalah 21 tahun dan maksimal 55 tahun.
  • Bagi wiraswasta dan profesional, usia minimal adalah 21 tahun dan maksimal 65 tahun.
  • Memiliki penghasilan rutin setiap bulan.
  • Sudah bekerja minimal dua tahun untuk karyawan.
  • Sudah menjalankan usaha minimal tiga tahun untuk wiraswasta dan profesional .

Tips Lapakfjbku.com

Luangkan waktu untuk membandingkan tawaran KPR dari beberapa bank.

Jenis-Jenis Bunga KPR Di Indonesia

Suku bunga KPR tetap (fixed) dan fluktuatif (floating) merupakan dua jenis sistem penentuan suku bunga pinjaman yang dikenal dalam dunia perbankan.

Biasanya, orang awam akan sulit menentukan pilihan diantara keduanya, apalagi bila tidak mengetahui dengan pasti cara perhitungan bunga tersebut.

Secara singkat, berikut pengertian dari keduanya.

1. Bunga Tetap (Fixed Rate)

Bunga dikenakan ke debitur dengan patokan angka tertentu selama tenor tertentu.

Misalnya, suku bunga tetap 7% selama setahun. Artinya, di tahun pertama suku bunga tetap 7% kendati suku bunga pasar fluktuatif.

2. Bunga Mengambang (Floating Rate)

Bunga yang diterapkan kepada debitur mengikuti fluktuasi suku bunga acuan (BI rate).

Bank biasanya menerapkan kombinasi bunga dalam sebuah produk KPR.

Misalnya, Anda membayar cicilan dengan bunga tetap selama beberapa tahun pertama, kemudian melunasi sisanya dengan bunga mengambang.

Atau, bisa juga sejumlah pokok dikenai bunga tetap, dan sisanya dikenai bunga mengambang.

BACA JUGA :  5 Desain Ventilasi Udara yang Menarik untuk Rumah Anda

Suku bunga KPR tetap (fixed) dan fluktuatif (floating) merupakan dua jenis sistem penentuan suku bunga pinjaman yang dikenal dalam dunia perbankan.

3. Bunga Capped

Selain kedua jenis bunga tersebut, ada beberapa bank yang menawarkan bunga capped atau dibatasi. Bunga capped bersifat seperti bunga mengambang, namun dibatasi.

Contohnya, jika Anda mendapatkan bunga capped sebesar 10%, maka bunga yang dikenakan kepada Anda akan fluktuatif sesuai pasar namun maksimal 10%.

Jika bunga di pasaran mencapai 11%, maka Anda hanya akan dikenakan bunga sebesar 10%. Namun jika bunga turun hingga 9%, bunga yang dikenakan kepada Anda juga turun hingga 9%.

Cara Menghitung Bunga Sebelum Mengajukan Ke Bank Dengan Suku Bunga KPR Rendah

Terdapat tiga metode dalam perhitungan Bunga KPR.

Metode atau cara untuk menghitung Bunga KPR antara lain metode efektif, flat, dan anuitas

1. Menghitung Bunga KPR dengan Metode Efektif

Jumlah bunga ditentukan berdasarkan perkalian tingkat suku bunga dengan sisa pokok pinjaman.

Setiap bulannya, saldo pokok pinjaman akan berkurang seiring dengan pelunasan cicilan Anda.

Maka, dalam metode ini, debitur akan membayar jumlah bunga KPR yang menurun setiap bulannya.

2. Menghitung Bunga KPR dengan Metode Flat

Dengan metode flat, bank pemberi pinjaman akan menghitung bunga berdasarkan pokok pinjaman di tahap awal.

Berbeda dari metode efektif yang berdasarkan sisa pinjaman.

Maka, debitur harus membayar jumlah bunga yang sama setiap bulan, lantaran pokok pinjaman karena faktor pengali dari bunga tidak berubah. Dengan demikian, porsi pokok dan porsi bunga kpr pun dalam jumlah cicilan yang tidak berubah.

3. Menghitung Bunga KPR dengan Metode Anuitas

Metode anuitas bisa dikatakan sebagai modifikasi dari metode efektif. Metode ini mengatur jumlah angsuran pokok dan bunga yang dibayar senantiasa sama setiap bulannya.

Besaran bunga anuitas akan disesuaikan berdasarkan jumlah angsuran pokok yang berubah setiap bulannya, agar total angsuran tetap sama setiap bulannya.

Apa Itu Take Over KPR?

Take over KPR bisa jadi opsi tepat apabila Anda ingin membeli rumah di lokasi tertentu dengan harga relatif miring.

Sebab membeli rumah yang sedang dicicil atau take over kredit, acapkali disebabkan si pemilik rumah atau penjual sedang butuh uang dalam waktu cepat.

Pihak perbankan pun melihat ini sebagai pangsa pasar yang prospektif, sehingga biasanya memberi banyak kemudahan terutama bagi nasabah yang dinilai bankable.

Jika Anda tertarik untuk memilih opsi take over KPR, maka penjelasan dan caranya yang lebih detail bisa Anda simak dalam ulasan Take Over KPR, Bagaimana Caranya?

Tips Lapakfjbku.com

Sebelum mengajukan KPR, pastikan Anda sudah mengetahui cara mengajukan kredit rumah secara lengkap.

6 Pilihan Bank KPR dengan Suku Bunga Rendah

6 Pilihan Bank KPR dengan Suku Bunga Rendah

Setelah merasa sudah siap untuk mengajukan KPR, hal lain yang tak kalah penting adalah melakukan perbandingan nilai suku bunga antar bank.

Sebab, bank acapkali menawarkan promo suku bunga KPR rendah dalam rentang waktu terbatas.

BACA JUGA :  Mengenal Jenis-jenis Triplek, Ukuran, dan Harga Terbaru!

Momen inilah yang harus segera dimanfaatkan oleh debitur agar jumlah angsurannya menjadi lebih ringan.

Agar memudahkan Anda dalam memilih bank mana yang tepat, Lapakfjbku.com telah merangkum lima bank dengan penawaran suku bunga KPR rendah per April 2024.

1. Bank BTN

Suku bunga KPR Bank BTN per April 2024 masih menawarkan bunga KPR yang rendah.

BTN menawarkan KPR subsidi dengan suku bunga tetap sebesar 5%. KPR subsidi ini memiliki bunga fixed selama 20 tahun.

Bunga tetap sampai 20 tahun diberikan sebagai pilihan bagi nasabah yang menginginkan kepastian.

Ada juga program KPR BTN Gaess dengan suku bunga mulai dari 1,99% untuk developer tertentu (fixed rate 1 tahun) dan 3,99% untuk non-developer tertentu (fixed rate 1 tahun)

Sementara itu, KPR non subsidi dengan suku bunga floating saat ini masih di atas suku bunga dasar kredit (SBDK).

Berdasarkan situs resmi Bank BTN, SBDK KPR BTN saat ini sebesar 7,30%.

2. Bank BNI

Bank BNI memberikan penawaran untuk produk KPR. Di mana produk BNI Griya memiliki jenjang dengan kepastian suku bunga 20 tahun. Selain bisa melakukan pengajuan secara online, program KPR BNI ini juga memiliki tenor panjang hingga 30 tahun dan kepastian bunga sampai 20 tahun.

Berikut ini ada beberapa kepastian besaran angsuran berjenjang hingga 20 tahun dengan suku bunga sebagai berikut:

  1. 3,76% per tahun efektif fixed tahun ke 1-2
  2. 7,76% per tahun efektif fixed tahun ke 3-4
  3. 8,76% per tahun efektif fixed tahun ke 5-7
  4. 9,76% per tahun efektif fixed tahun ke 8 hingga maksimum 20 tahun

Sementara itu untuk tenor yang berlaku untuk minimal tenor 10 Tahun, di antaranya:

  1. 3,76% per tahun efektif fixed tahun ke 1-2
  2. 8,76% per tahun efektif fixed tahun ke 3-4
  3. 9,76% per tahun efektif fixed tahun ke 5-7
  4. 10,76% per tahun efektif fixed tahun ke 8 hingga maksimum 20 tahun

3. Bank Mandiri

Sama seperti BNI, SBDK bunga KPR Mandiri sebesar 7,25%. Mandiri memiliki beberapa promo bunga KPR, seperti bunga 4,18% fixed selama tiga tahun, bunga 3,88% untuk fixed tiga tahun, 4,88% fixed lima tahun, 8,5% fixed 10 tahun, dan yang tertinggi 9,55% fixed 10 tahun.

Bank Mandiri juga memberikan penawaran suku bunga berjenjenjang fixed 10 tahun, mulai dari 3,98% fixed tahun pertama hingga tahun ketiga. Kemudian, 7,68% fix tahun keempat hingga tahun keenam, lalu 9,68% fixed tahun ketujuh hingga tahun kesepuluh.

Promo suku bunga di atas berlaku untuk pengajuan KPR:

  • Pembelian properti baru dari pengembang unggulan pilihan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang diberlakukan
  • Untuk pengajuan KPR nasabah pilihan Bank Mandiri
  • Untuk pembelian properti bekas dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku

4. Bank BCA

KPR BCA senantiasa menawarkan suku bunga fix berjenjang yang memberikan suku bunga ringan. BCA menawarkan kesempatan terakhir untuk mendapatkan bunga cantik sebesar 3,85% fixed 3 tahun dengan minimal tenor 10 tahun. Selain itu BCA juga menawarkan berbagai pilihan suku bunga spesial KPR BCA lainnya yang bisa Anda nikmati.

BACA JUGA :  9 Pagar Tanaman untuk Rumah Minimalis

5. Bank BRI

BRI juga menawarkan bunga KPR yang cukup rendah. Bunga terendah di BRI yakni 1,27% selama setahun pertama kredit.

Bahkan hingga akhir tahun, BRI tengah menyediakan promo bunga KPR mulai dari 1,27% fixed 1 tahun, 2,77% fixed 2 tahun, 3,1% fixed 3 tahun, dan 4,57% fixed 5 tahun.

6. Bank CIMB Niaga

Suku bunga KPR untuk nasabah baru: fix 3 tahun pertama dengan bunga atau margin 4,67%, kemudian fix tahun ke-4 sampai tahun ke-6 sebesar 6,67%, dan selanjutnya floating dengan sekian persen dari tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Informasi 10 Suku Bunga KPR Bank Lain

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

6,88%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

7,24%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

7,50%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

7,50%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

8,25%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

8,25%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

9,25%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

8,94%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

9,25%

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)

10,84%

*Berdasarkan suku bunga dasar kredit (SBDK) efektif% per tahun

Contoh Simulasi Perhitungan KPR Rumah

Indra akan membeli rumah dengan anggaran Rp1 M. Berapa cicilan yang harus dibayarkan Indra dengan suku bunga fix 5,8% selama 5 tahun?

Harga Rumah yang Dibeli
Rp1.000.000.000
Pembayaran DP 30%
Rp300.000.000
Sisa Pembayaran
Rp700.000.000
Periode KPR
Fixed 15 tahun
Suku Bunga
5,8% p.a.
Tenor
15 tahun

Lalu, berapa jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya?

Cicilan per bulan selama 5 tahun
Rp5.831.629
Cicilan setelah 5 tahun
Berlaku floating (sesuai ketentuan bank)

Jadi, proses pembelian KPR rumah Indra, yaitu membayar DP KPR 30% dengan cicilan perbulan Ali selama 5 tahun fixed rate sebesar Rp5.831.629. Setelah masa fixed berakhir, barulah berlaku suku bunga floating.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Debitur tentang Bunga KPR

Setelah memilih bunga KPR yang cocok untuk Anda, tetap saja masih ada perlu yang Anda ketahui, agar tidak salah langkah. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan tentang Bunga KPR:

  1. Down Payment atau DP harus diperhatikan saat memilih bunga KPR terkait
  2. Pastikan Anda telah membandingkan tingkat dan jenis bunga KPR
  3. Tentukan masa pinjaman KPR Anda
  4. Pastikan Anda telah membaca seluruh kebijakan Bank yang Anda pilih
  5. Anda perlu melunasi kredit sebelum masa cicilan habis
  6. Ketahui penurunan sisa nilai KPR

Dengan data di atas, Anda yang sudah dapat membuat keputusan untuk memulai KPR.

Apabila Anda sudah menentukan bank mana yang akan Anda pilih, segera lakukan transaksi yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com