Kalau bicara soal mall legendaris di Jakarta, nama Sarinah tentu tidak bisa dilewatkan. Gedung yang berada di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat ini bukan sekadar pusat belanja biasa. Sarinah adalah department store modern pertama di Indonesia, ikon ritel nasional, sekaligus saksi sejarah perkembangan gaya hidup masyarakat urban Jakarta.
Setelah direvitalisasi, Sarinah kembali tampil segar dengan wajah baru yang lebih modern, terbuka, dan ramah untuk semua generasi. Menariknya, perubahan besar ini tidak membuat Sarinah kehilangan identitas lamanya. Justru, unsur heritage, sejarah, seni, budaya, dan produk lokal Indonesia dibuat semakin menonjol.
Inilah yang membuat Sarinah berbeda dari banyak mall modern lain di Jakarta. Kalau mall lain sering identik dengan brand internasional, Sarinah hadir sebagai “Panggung Karya Indonesia” yang menampilkan produk lokal, kuliner Nusantara, seni rupa, ruang komunitas, sampai spot foto kota yang keren.
Untuk Anda yang suka mengeksplor tempat ikonik di ibu kota, Sarinah bisa dimasukkan dalam daftar kunjungan bersama destinasi lain seperti JPO Pinisi Sudirman, Wisata Kota Tua Jakarta, atau beberapa tempat piknik di Jakarta yang cocok untuk akhir pekan.
Daftar Isi Tulisan
Wajah Baru Sarinah yang Makin Modern, Tapi Tetap Bersejarah

Sarinah mulai dikenal sebagai pusat belanja modern pertama di Indonesia sejak beroperasi pada Agustus 1966. Setelah lebih dari lima dekade, gedung ini direvitalisasi besar-besaran dan kembali dibuka untuk publik pada Maret 2022.
Hasil revitalisasi tersebut membuat Sarinah terasa jauh lebih hidup. Area dalamnya lebih terang, sirkulasi pengunjung lebih nyaman, tenant lokal lebih tertata, dan ruang publiknya lebih terbuka. Namun, beberapa elemen penting tetap dipertahankan sebagai bagian dari sejarah, termasuk relief peninggalan era Presiden Soekarno dan eskalator pertama di Indonesia.
Nuansa lamanya tidak hilang. Justru, Sarinah sekarang terasa seperti perpaduan antara museum hidup, pusat belanja, ruang seni, tempat nongkrong, dan etalase besar produk kreatif Indonesia.
Apa yang Membuat Sarinah Sekarang Berbeda?
- Mengusung konsep pusat belanja yang menonjolkan produk lokal.
- Memiliki ruang publik terbuka untuk komunitas.
- Menyimpan elemen heritage seperti relief bersejarah dan eskalator lama.
- Menyediakan area kuliner Nusantara.
- Memiliki skydeck dan amphitheater untuk menikmati suasana Jakarta.
- Menjadi ruang pertemuan antara ritel, budaya, seni, dan gaya hidup modern.
Sarinah Bukan Sekadar Mall
Sarinah kini lebih tepat disebut sebagai pusat pengalaman budaya Indonesia. Pengunjung tidak hanya datang untuk belanja, tetapi juga bisa melihat karya seni, menikmati kuliner lokal, berburu produk UMKM, berfoto, atau sekadar duduk santai menikmati hiruk pikuk Jalan M.H. Thamrin.
Sejarah Singkat Mall Sarinah

Sarinah punya sejarah yang panjang dan menarik. Gedung ini lahir dari gagasan Presiden Soekarno yang ingin Indonesia memiliki pusat perbelanjaan modern sekaligus wadah untuk memajukan produk dalam negeri.
PT Department Store Indonesia didirikan pada 17 Agustus 1962. Nama Sarinah kemudian digunakan sebagai bentuk penghormatan Presiden Soekarno kepada sosok pengasuh masa kecilnya yang bernama Sarinah. Sosok tersebut dianggap memberi pengaruh besar pada pemikiran Soekarno tentang rakyat kecil.
Pembangunan gedung Sarinah dimulai pada 1963 dan menggunakan dana pampasan perang Jepang. Gedung ini akhirnya beroperasi pada 15 Agustus 1966 dan menjadi department store modern pertama di Indonesia.

Sarinah sebagai Proyek Modernisasi Ritel Indonesia
Pada masa awal berdirinya, Sarinah menjadi simbol modernisasi perdagangan Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi yang belum semaju sekarang, keberadaan pusat belanja modern seperti Sarinah menjadi sesuatu yang sangat baru.
Sarinah bukan hanya tempat belanja, tetapi juga tempat belajar tentang bagaimana ritel modern dikelola. Dari sini, masyarakat mulai mengenal konsep department store yang tertata, produk yang dikurasi, dan pengalaman belanja yang lebih nyaman.
Fakta Menarik Seputar Sejarah Sarinah
- Sarinah berdiri sejak 1960-an dan beroperasi pada 1966.
- Nama Sarinah berasal dari nama pengasuh Presiden Soekarno.
- Sarinah menjadi department store modern pertama di Indonesia.
- Gedung ini dikenal sebagai salah satu ikon modernitas Jakarta pada masanya.
- Sarinah pernah menjadi tempat masyarakat Indonesia mengenal pengalaman belanja modern.
Kalau Anda tertarik dengan tempat-tempat bersejarah di Jakarta, kunjungan ke Sarinah bisa dilanjutkan ke area lain yang juga kaya cerita, seperti Kota Tua Jakarta atau kawasan sekitar Monas yang juga masuk dalam daftar tempat piknik di Jakarta.
Lokasi Mall Sarinah Jakarta

Mall Sarinah berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu di Jalan M.H. Thamrin No. 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Kawasan ini merupakan salah satu koridor utama ibu kota yang dikelilingi gedung perkantoran, hotel, pusat bisnis, halte Transjakarta, dan akses MRT.
Karena lokasinya berada di jantung Jakarta, Sarinah sangat mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Inilah salah satu alasan kenapa Sarinah selalu ramai, terutama pada akhir pekan, jam pulang kantor, dan saat ada event komunitas.
Alamat Sarinah
Sarinah
Jl. M.H. Thamrin No. 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
Area Sekitar Sarinah
Dari Sarinah, Anda bisa dengan mudah menuju Bundaran HI, Monas, Jalan Sabang, kawasan Menteng, hingga Sudirman. Kalau ingin sekalian berburu spot foto kota, lanjutkan perjalanan ke JPO Pinisi Sudirman yang juga menawarkan pemandangan gedung-gedung tinggi Jakarta.
Cara Menuju Mall Sarinah
Salah satu kelebihan Sarinah adalah aksesnya yang sangat mudah. Anda bisa datang dengan MRT, Transjakarta, KRL, ojek online, taksi online, atau kendaraan pribadi.
Naik MRT ke Sarinah
Jika menggunakan MRT Jakarta, Anda bisa turun di Stasiun Bundaran HI. Dari sana, perjalanan ke Sarinah bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh, sehingga cocok untuk Anda yang ingin menikmati suasana Jalan M.H. Thamrin.
Stasiun Bundaran HI juga terhubung dengan banyak titik penting di koridor Sudirman-Thamrin. Jadi, kalau Anda datang dari arah Lebak Bulus, Blok M, Senayan, atau Dukuh Atas, MRT menjadi salah satu pilihan paling praktis.
Naik Transjakarta ke Sarinah
Jika menggunakan Transjakarta, Anda bisa turun di Halte M.H. Thamrin yang berada di sekitar area Sarinah. Koridor utama yang melewati kawasan ini adalah koridor Blok M-Kota.
Karena berada di jalur utama, Transjakarta menjadi pilihan yang cukup nyaman untuk pengunjung yang ingin menghindari macet atau sulit parkir. Terlebih kawasan M.H. Thamrin sering ramai pada jam sibuk.
Naik KRL ke Sarinah
Untuk pengguna KRL, Anda bisa turun di Stasiun Sudirman, lalu melanjutkan perjalanan dengan MRT, Transjakarta, atau transportasi online. Jika ingin tahu lebih banyak tentang stasiun ini, baca juga artikel sejarah Stasiun Sudirman Jakarta.
Naik Kendaraan Pribadi
Jika naik kendaraan pribadi, arahkan kendaraan ke Jalan M.H. Thamrin. Dari arah Sudirman, Sarinah berada di jalur utama menuju Monas. Dari arah Monas, Anda tinggal mengikuti Jalan M.H. Thamrin ke arah Bundaran HI.
Tips Datang ke Sarinah
- Gunakan transportasi umum jika datang saat akhir pekan atau jam pulang kantor.
- Datang sore hari jika ingin menikmati suasana skydeck dan lampu kota.
- Siapkan waktu lebih lama jika ingin menjelajahi tenant lokal dan area kuliner.
- Cek informasi event terbaru melalui kanal resmi Sarinah sebelum datang.
Bagi Anda yang suka wisata perkotaan, rute Sarinah bisa digabung dengan beberapa destinasi lain di Jakarta. Misalnya, pagi ke Kota Tua Jakarta, sore ke Sarinah, lalu malam menikmati lampu kota dari JPO Pinisi Sudirman.
Daya Tarik Wajah Baru Mall Sarinah

Setelah revitalisasi, Sarinah memiliki banyak daya tarik baru yang membuatnya kembali ramai dikunjungi. Tidak hanya oleh generasi yang punya kenangan lama dengan Sarinah, tetapi juga anak muda yang tertarik dengan suasana, desain, tenant lokal, dan spot fotonya.
1. Etalase Produk Lokal Indonesia
Sarinah kini tampil sebagai rumah bagi produk lokal. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai produk buatan Indonesia, mulai dari fashion, batik, kain, tas, sepatu, aksesori, perhiasan, kerajinan tangan, produk kecantikan, sampai dekorasi rumah.
Konsep ini sejalan dengan identitas Sarinah sebagai tempat yang menampilkan karya anak bangsa. Jadi, kalau Anda ingin mencari produk lokal yang lebih terkurasi, Sarinah bisa menjadi salah satu tempat belanja yang menarik.
Produk yang Bisa Ditemukan di Sarinah
- Batik dan kain Nusantara.
- Busana lokal modern.
- Sepatu dan tas buatan brand Indonesia.
- Perhiasan dan aksesori.
- Produk perawatan tubuh.
- Dekorasi rumah dan kerajinan tangan.
- Produk kreatif dari UMKM.
Bagi pecinta pusat belanja, Sarinah bisa menjadi pembanding menarik dengan berbagai mall modern lain. Untuk melihat skala pusat belanja besar di tanah air, baca juga daftar mall terbesar di Indonesia.
2. Pasar Nusantara untuk Pecinta Kuliner Indonesia
Salah satu area yang paling menarik di Sarinah adalah Pasar Nusantara. Sesuai namanya, area ini menghadirkan ragam kuliner khas Indonesia dalam satu tempat. Jadi, kalau datang ke Sarinah bukan untuk belanja, Anda tetap bisa menikmati wisata kuliner yang seru.
Di sini, pengunjung bisa menemukan berbagai makanan tradisional, jajanan lokal, minuman khas, hingga menu legendaris dari berbagai daerah. Suasananya cocok untuk makan santai setelah berkeliling mall atau menunggu teman.
Kenapa Pasar Nusantara Menarik?
- Menawarkan banyak pilihan kuliner Indonesia.
- Cocok untuk makan bersama keluarga atau teman.
- Menjadi alternatif nongkrong selain cafe biasa.
- Mengangkat kuliner lokal dalam konsep yang lebih modern.
Jika Anda suka menjelajahi kuliner dan tempat nongkrong, Sarinah bisa menjadi pilihan saat berada di pusat kota. Namun, kalau ingin suasana kota tua yang lebih klasik, Anda juga bisa mampir ke Wisata Kota Tua Jakarta.
3. Relief Bersejarah Peninggalan Era Soekarno
Salah satu bagian paling penting dari wajah baru Sarinah adalah relief bersejarah yang kini ditampilkan di area yang mudah dilihat pengunjung. Relief ini sebelumnya tidak banyak diketahui publik karena berada di area yang kurang terekspos.
Relief tersebut menggambarkan kehidupan rakyat, kegiatan ekonomi, serta semangat keberpihakan terhadap produk dan tenaga lokal. Kehadirannya membuat Sarinah terasa bukan hanya sebagai tempat belanja, tetapi juga ruang untuk mengingat sejarah gagasan ekonomi kerakyatan.
Kenapa Relief Ini Penting?
Relief ini menjadi pengingat bahwa sejak awal Sarinah memang dirancang bukan sekadar sebagai mall, tetapi sebagai simbol dukungan terhadap produk dalam negeri dan pelaku ekonomi lokal. Nilai tersebut masih terasa hingga sekarang melalui konsep Sarinah yang menonjolkan brand lokal dan UMKM.
4. Eskalator Pertama di Indonesia
Salah satu ikon yang tetap dipertahankan adalah eskalator lama yang dikenal sebagai eskalator pertama di Indonesia. Bagi generasi terdahulu, eskalator Sarinah adalah sesuatu yang sangat modern pada masanya.
Saat ini, eskalator tersebut menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat Jakarta. Banyak orang datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk melihat kembali bagian kecil dari sejarah modernisasi ibu kota.
Spot Nostalgia yang Unik
Di tengah wajah baru Sarinah yang modern, keberadaan eskalator lama memberikan nuansa nostalgia. Perpaduan ini membuat Sarinah terasa berbeda: modern, tetapi tidak memutus hubungan dengan masa lalunya.

5. Distrik Seni untuk Penikmat Karya Kreatif
Wajah baru Sarinah juga memberi tempat bagi seni rupa dan ekosistem kreatif. Salah satunya lewat Distrik Seni yang menjadi ruang presentasi karya, kolaborasi seniman, pameran, dan aktivitas kreatif lain.
Area ini membuat Sarinah punya daya tarik lebih luas. Pengunjung tidak hanya bisa belanja atau makan, tetapi juga menikmati karya seni dan melihat perkembangan kreativitas lokal.
Cocok untuk Siapa?
- Pencinta seni rupa.
- Mahasiswa seni dan desain.
- Pengunjung yang suka pameran.
- Wisatawan yang ingin melihat sisi kreatif Jakarta.
- Komunitas yang mencari ruang inspiratif.
Kalau Anda suka tempat yang punya nilai visual dan artistik, Sarinah bisa masuk daftar kunjungan bersama destinasi seperti tempat foto pre-wedding keren di Jakarta yang juga menawarkan latar kota menarik.
6. Skydeck dan Amphitheater untuk Menikmati Jakarta
Inilah salah satu area favorit pengunjung Sarinah setelah revitalisasi: skydeck dan amphitheater. Area terbuka ini menawarkan suasana santai dengan pemandangan gedung-gedung Jakarta, terutama saat sore menjelang malam.
Banyak pengunjung datang untuk duduk santai, foto-foto, menikmati senja, atau sekadar melihat lalu lintas Jalan M.H. Thamrin dari ketinggian. Nuansanya berbeda dari mall tertutup pada umumnya.
Waktu Terbaik ke Skydeck Sarinah
- Sore hari menjelang sunset.
- Malam hari saat lampu gedung mulai menyala.
- Akhir pekan saat ingin bersantai di tengah kota.
- Saat ada event komunitas atau pertunjukan kecil.
Untuk spot foto kota lain yang tidak kalah menarik, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke JPO Pinisi Sudirman. Keduanya sama-sama cocok untuk menikmati wajah modern Jakarta.
7. Ruang Komunitas yang Lebih Terbuka
Sarinah kini juga dirancang sebagai tempat berkumpul komunitas. Area terbuka dan amphitheater bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan musik, acara seni, aktivasi brand lokal, sampai kegiatan publik.
Konsep ini membuat Sarinah terasa lebih hidup. Pengunjung tidak hanya datang untuk transaksi, tetapi juga untuk mengalami suasana, bertemu orang, dan menikmati aktivitas kota.
Sarinah sebagai Community Mall
Konsep community mall membuat Sarinah lebih dekat dengan masyarakat. Tempat ini tidak terasa eksklusif, melainkan terbuka untuk banyak kalangan: pekerja kantoran, keluarga, wisatawan, pelajar, komunitas kreatif, hingga pengunjung yang hanya ingin bersantai.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Mall Sarinah?

Sarinah cocok dikunjungi untuk berbagai tujuan. Anda bisa datang untuk belanja, makan, foto-foto, melihat pameran, atau sekadar menikmati suasana pusat kota Jakarta.
Belanja Produk Lokal
Jika ingin membeli produk lokal berkualitas, Sarinah adalah tempat yang tepat. Produk yang ditawarkan cukup beragam, dari fashion harian sampai kerajinan khas Indonesia yang cocok dijadikan oleh-oleh.
Kulineran di Pasar Nusantara
Datang saat lapar juga tidak masalah. Pasar Nusantara punya pilihan kuliner yang cocok untuk makan siang, makan malam, atau sekadar ngemil.
Berburu Foto
Area dalam Sarinah, relief bersejarah, amphitheater, dan skydeck bisa menjadi spot foto yang menarik. Nuansanya modern tetapi tetap punya karakter Indonesia.
Menikmati Pameran Seni
Jika sedang ada pameran atau aktivasi seni, pengunjung bisa menikmati karya kreatif di area Distrik Seni atau ruang acara lainnya.
Nongkrong Sore di Tengah Kota
Sarinah cocok untuk tempat bertemu teman setelah jam kerja. Lokasinya strategis, dekat transportasi umum, dan punya banyak pilihan tempat makan.
Ide Itinerary Singkat di Sekitar Sarinah
- Pagi: jalan-jalan ke Monas atau Kota Tua.
- Siang: makan di Pasar Nusantara Sarinah.
- Sore: menikmati skydeck Sarinah.
- Malam: lanjut foto kota di JPO Pinisi Sudirman.
Jika ingin mencari tempat santai lain di Jakarta, Anda juga bisa membaca rekomendasi tempat piknik di Jakarta yang cocok untuk keluarga atau teman.
Sarinah dan Peran Pentingnya untuk Produk Lokal
Salah satu hal yang membuat Sarinah relevan kembali adalah keberpihakannya pada produk lokal. Di tengah gempuran brand global, Sarinah mengambil posisi sebagai ruang kurasi untuk karya Indonesia.
Hal ini penting karena produk lokal membutuhkan panggung yang layak. Dengan berada di lokasi strategis seperti M.H. Thamrin, produk-produk Indonesia punya kesempatan lebih besar untuk dilihat masyarakat luas, wisatawan, bahkan calon mitra bisnis.
Bukan Sekadar Tempat Jualan
Bagi pelaku kreatif, Sarinah bisa menjadi tempat untuk membangun citra brand. Produk yang ditampilkan di Sarinah tidak hanya dipajang, tetapi juga ditempatkan dalam narasi besar tentang identitas Indonesia.
Kenapa Ini Penting?
- Membantu brand lokal naik kelas.
- Memberi ruang promosi untuk UMKM dan produk kreatif.
- Menghubungkan pelaku usaha dengan konsumen urban.
- Memperkuat citra produk Indonesia di ruang ritel modern.
- Menjadikan belanja sebagai bagian dari pengalaman budaya.
Jika ingin membandingkan karakter pusat belanja di berbagai kota, Anda bisa membaca artikel mall di Bandung yang nyaman dan kekinian, mall di Tangerang, atau mall di Depok.
Jam Operasional Sarinah
Jam operasional Sarinah dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola, event, hari libur, atau aturan tertentu. Namun, berdasarkan informasi kanal resmi Sarinah, area mall dan tenant F&B umumnya beroperasi dari pagi hingga malam, sedangkan department store biasanya mulai beroperasi sekitar pukul 10.00.
Karena jam buka tenant bisa berbeda, sebaiknya cek kanal resmi Sarinah sebelum datang, terutama jika Anda ingin mengunjungi tenant tertentu, acara seni, atau event komunitas.
Tips Mengecek Jam Buka
- Cek website resmi Sarinah.
- Cek akun media sosial resmi Sarinah.
- Cek Google Maps untuk update jam operasional umum.
- Hubungi tenant jika ingin datang ke toko tertentu.
Waktu Kunjungan yang Direkomendasikan
Jika ingin suasana lebih tenang, datanglah pada hari kerja sebelum jam pulang kantor. Jika ingin suasana lebih ramai dan hidup, datanglah sore atau malam hari, terutama saat akhir pekan.
Tips Berkunjung ke Mall Sarinah
Datang dengan Transportasi Umum
Karena lokasinya berada di pusat kota, transportasi umum adalah pilihan paling praktis. MRT dan Transjakarta bisa menghemat waktu, terutama jika lalu lintas M.H. Thamrin sedang padat.
Siapkan Waktu untuk Eksplor
Jangan datang terlalu terburu-buru. Sarinah punya banyak sudut menarik, mulai dari area belanja, Pasar Nusantara, relief, skydeck, sampai area seni.
Datang Sore Jika Ingin Foto
Sore hari adalah waktu yang pas untuk menikmati skydeck. Cahaya senja dan gedung-gedung tinggi Jakarta bisa menjadi latar foto yang menarik.
Cek Event Terbaru
Sarinah sering menjadi tempat event seni, musik, komunitas, dan aktivasi produk lokal. Cek jadwal acara agar kunjungan Anda lebih seru.
Bawa Uang Non-Tunai
Sebagian besar tenant sudah menerima pembayaran non-tunai. Namun, tetap siapkan metode pembayaran cadangan agar lebih aman.
Jangan Hanya Datang untuk Foto
Foto-foto memang menyenangkan, tetapi Sarinah punya nilai lebih dari sekadar spot Instagramable. Luangkan waktu untuk melihat produk lokal, membaca cerita sejarahnya, dan menikmati detail desainnya.
Destinasi Lain yang Bisa Dikunjungi Setelah Sarinah
Lokasi Sarinah yang strategis membuatnya mudah digabung dengan destinasi lain di Jakarta. Jadi, kalau datang dari luar kota atau sedang membuat itinerary satu hari di Jakarta Pusat, Anda bisa mengunjungi beberapa tempat sekaligus.
Bundaran HI dan Sudirman
Dari Sarinah, Anda bisa berjalan atau naik transportasi singkat ke arah Bundaran HI dan Sudirman. Area ini cocok untuk menikmati suasana modern Jakarta.
JPO Pinisi Sudirman
JPO Pinisi adalah spot foto kota yang menarik, terutama saat malam hari. Artikel lengkapnya bisa Anda baca di JPO Pinisi Sudirman.
Kota Tua Jakarta
Jika ingin merasakan nuansa heritage yang berbeda, lanjutkan perjalanan ke Wisata Kota Tua Jakarta. Area ini cocok untuk pecinta sejarah, fotografi, dan suasana klasik Jakarta.
Masjid Agung Sunda Kelapa
Untuk wisata religi di sekitar Jakarta Pusat, Anda bisa mempertimbangkan Masjid Agung Sunda Kelapa yang juga memiliki nilai arsitektur dan sejarah menarik.
Stasiun Sudirman dan Kawasan Dukuh Atas
Jika menggunakan transportasi publik, kawasan Dukuh Atas dan Sudirman menjadi area transit penting. Untuk mengenal lebih jauh salah satu titik transportasinya, baca sejarah Stasiun Sudirman Jakarta.
Ide Rute Satu Hari
- Kota Tua Jakarta – Sarinah – Bundaran HI – JPO Pinisi Sudirman.
- Monas – Sarinah – Jalan Sabang – Masjid Agung Sunda Kelapa.
- Sarinah – Sudirman – JPO Pinisi – kuliner malam di sekitar pusat kota.
Perbandingan Sarinah dengan Mall Modern Lain
Jika dibandingkan dengan mall besar lain di Jakarta, Sarinah mungkin bukan yang paling luas. Namun, daya tariknya bukan semata ukuran. Sarinah unggul karena punya identitas kuat, sejarah panjang, dan konsep yang berbeda.
Mall modern biasanya mengandalkan tenant global, bioskop, food court besar, dan fasilitas hiburan. Sarinah justru menawarkan pengalaman yang lebih Indonesia: produk lokal, kuliner Nusantara, seni, ruang publik, dan sejarah ritel nasional.
Kenapa Sarinah Tetap Menarik?
- Punya nilai sejarah yang kuat.
- Menonjolkan produk lokal Indonesia.
- Lokasinya sangat strategis di pusat Jakarta.
- Memiliki spot foto dan ruang publik terbuka.
- Cocok untuk belanja, kuliner, seni, dan wisata kota.
Sarinah Cocok untuk Siapa?
- Wisatawan yang ingin melihat sisi modern dan historis Jakarta.
- Pecinta produk lokal Indonesia.
- Pengunjung yang mencari tempat nongkrong di pusat kota.
- Pencinta seni dan budaya.
- Warga Jakarta yang ingin nostalgia dengan wajah baru Sarinah.
Kalau Anda suka membandingkan pusat belanja di berbagai kota, baca juga artikel mall di Bogor, mall di Surabaya, dan mall di Malang.
Pertanyaan Umum tentang Mall Sarinah Jakarta
Apakah Sarinah Benar-Benar Mall Pertama di Indonesia?
Ya, Sarinah dikenal sebagai department store modern pertama di Indonesia. Gedung ini mulai beroperasi pada Agustus 1966 dan menjadi salah satu ikon ritel nasional.
Di Mana Lokasi Sarinah?
Sarinah berada di Jalan M.H. Thamrin No. 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Apakah Sarinah Dekat MRT?
Ya. Sarinah bisa dijangkau dari Stasiun MRT Bundaran HI dengan berjalan kaki atau melanjutkan perjalanan singkat menggunakan transportasi umum.
Apakah Sarinah Bisa Dikunjungi Gratis?
Masuk ke area mall Sarinah tidak dikenakan tiket. Namun, pengunjung tentu perlu membayar jika berbelanja, makan, atau mengikuti event tertentu yang bersifat berbayar.
Apa yang Menarik di Sarinah Setelah Renovasi?
Beberapa daya tariknya antara lain produk lokal, Pasar Nusantara, relief bersejarah, eskalator lama, Distrik Seni, skydeck, amphitheater, serta konsep community mall yang lebih terbuka.
Apakah Sarinah Cocok untuk Wisatawan?
Ya. Sarinah cocok untuk wisatawan yang ingin melihat perpaduan sejarah, ritel lokal, kuliner Indonesia, dan suasana pusat kota Jakarta dalam satu tempat.
Kesimpulan
Sarinah bukan sekadar mall tua yang direnovasi. Ia adalah ikon sejarah ritel Indonesia yang berhasil tampil kembali dengan wajah lebih segar, modern, dan relevan untuk generasi sekarang.
Di satu sisi, Sarinah tetap menjaga elemen historis seperti relief era Soekarno dan eskalator lama. Di sisi lain, tempat ini juga menghadirkan konsep baru lewat produk lokal, Pasar Nusantara, Distrik Seni, skydeck, amphitheater, dan ruang komunitas.
Lokasinya yang sangat strategis di Jalan M.H. Thamrin membuat Sarinah mudah diakses dengan MRT, Transjakarta, KRL, maupun kendaraan pribadi. Jadi, kalau Anda sedang mencari tempat belanja, kuliner, nongkrong, sekaligus wisata sejarah ringan di pusat Jakarta, Sarinah adalah pilihan yang sangat layak dikunjungi.
Untuk melengkapi perjalanan di Jakarta, Anda juga bisa membaca rekomendasi tempat piknik di Jakarta, spot foto pre-wedding di Jakarta, dan mall terbesar di Indonesia.
Referensi Eksternal
- Sarinah – Panggung Karya Indonesia
- Sarinah – Sejarah
- Sarinah – Company Overview
- Jakarta Smart City – Menyambangi Wajah Baru Sarinah
- DetikFinance – Ada Relief Sukarno hingga Eskalator Pertama RI di Sarinah
- CXO Media – Bergaul Bersama di Wajah Baru Sarinah
- DetikHot – Distrik Seni x Sarinah Resmi Dibuka
- Transjakarta – Layanan BRT
- MRT Jakarta – Tarif MRT Jakarta