Pengertian Definisi, Sistem, Pelaku, Jenis dan Bukti Transaksi Adalah?

Pengertian, manfaat definisi, sistem, pelaku, jenis dan bukti transaksi Adalah?

Di sini lapakfjbku.com akan membahas bersama tentang pengertian transaksi yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti saat pergi ke warung untuk membeli beberapa keperluan atau dalam membayar online untuk beberapa jenis aplikasi.

Jadi, pada dasarnya pengertian transaksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang melahirkan perubahan atas harta atau finansialnya, baik itu berkurang ataupun bertambah.

Transaksi harus bisa diukur secara wajar agar bisa terjadi. Berbagai bisnis apapun yang tidak bisa diukur tidak akan dianggap sebagai suatu #transaksi karena di dalamnya tidak mampu merekam peristiwa berdasarkan perkiraan murninya.

Untuk itu, dibutuhkan beberapa jenis pengukuran yang substansial untuk bisa dianggap sebagai #transaksi.

Contohnya adalah suatu bencana alam yang memporak-porandakan berbagai peralatan dalam nilai yang besar dan penyesuaian nilai wajar dalam beberapa aset akan tercatat sebagai #transaksi.

Hal tersebut bisa dihitung secara wajar dan akan mempengaruhi persamaan akuntansi kedepannya.

Dalam hal lain, suatu penandatangan kontrak bisnis tidak akan mengubah persamaan akuntansi, sehingga pada umumnya tidak akan tercatat sebagai suatu #transaksi.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap tentang #transaksi dan beberapa hal lain yang berkaitan dengan #transaksi.

Pengertian Transaksi Adalah

Pengertian transaksi secara umum adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh pihak organisasi maupun individu yang mampu melahirkan perubahan atas harta atau finansial yang dimilikinya.

Beberapa ahli berpendapat bahwa pengertian transaksi adalah suatu kegiatan perusahaan yang mampu menimbulkan perubahan pada kondisi harta atau finansial perusahaan.

Beberapa contoh kegiatan transaksi tersebut adalah menjual, membeli, membayar gaji, serta membayar beberapa jenis hal lainnya.

Dalam suatu perusahaan atau bisnis, setiap bentuk kegiatan transaksi akan selalu dikerjakan dalam administrasi #transaksi.

Administrasi transaksi adalah kegiatan mencatat perubahan finansial yang dilakukan secara teliti dengan memanfaat berbagai cara tertentu.

Pengertian, manfaat definisi, sistem, pelaku, jenis dan bukti transaksi Adalah?

Setiap aktivitas transaksi selalu dilakukan administrasi transaksi.

Dalam hal ini, administrasi transaksi adalah aktivitas mencatat perubahan keuangan yang dilakukan secara teliti dengan menggunakan metode tertentu.

#Transaksi ekonomi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keseharian manusia. Pasalnya, manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.

Pada saat tertentu ia harus mengorbankan sebagian harta demi memenuhi kebutuhan hidup dalam bentuk #transaksi ekonomi.

Lantas, apa yang dimaksud transaksi menurut KBBI juga menurut para ahli?

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan transaksi adalah sebagai persetujuan jual beli antara dua pihak atau pelunasan pembayaran.

Lalu menurut para hali pengertian dari transaksi adalah sebagai berikut ini:

Indra Bastian

Indra Bastian menjelaskan bahwa pengertian transaksi adalah suatu bentuk pertemuan yang terjadi antara pihak penjual dan pembeli yang saling menguntungkan dan disertai dengan adanya bukti, data, atau dokumen pendukung untuk diinput dalam jurnal melalui adanya pencatatan.

Mursyidi

Mursyidi mengatakan bahwa pengertian transaksi adalah suatu bentuk kejadian dalam dunia bisnis dan tidak hanya mencakup proses jual-beli atau penerimaan dan pembayaran saja, tapi juga akan berimbas pada kehilangan, arus, kebakaran dan kejadian lainnya yang bisa diukur dengan uang.

BACA JUGA :  Samsung Akhirnya Mau Buat Pabrik Ponsel di Indonesia

Sunarto Zulkifli

Sunarto Zulkifli berpendapat bahwa pengertian transaksi adalah suatu kegiatan finansial atau ekonomi yang melibatkan minimal 2 pihak yang akan melakukan pertukaran, pinjam-meminjam atas dasar kesengajaan, melibatkan diri dalam suatu perserikatan usaha, dll.

Slamet Wiyono

Berdasarkan Slamet Wiyono , pengertian transaksi adalah suatu kejadian finansial atau ekonomi yang melibatkan minimal dua pihak yang mana keduanya akan saling melakukan kegiatan pertukaran, pinjam-meminjam, melibatkan diri dalam suatu perserikatan usaha, dan kegiatan lain dengan dasar keinginan masing-masing atau peraturan yang berlaku.

Skousen

Skousen (2013: 71) dalam buku Pengantar Akuntansi Keuangan menuliskan bahwa transaksi adalah pertukaran barang dan jasa (baik individu, perusahaan-perusahaan, maupun organisasi lain) dan kejadian lain yang memiliki pengaruh ekonomi atas bisnis.

Azhar Susanto

Dalam buku Sistem Informasi Akuntansi, Azhar Susanto (2013: 8) berpendapat bahwa transaksi adalah peristiwa terjadinya aktivitas bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dilansir dari laman resmi KBBI, transaksi adalah bentuk persetujuan jual-beli dalam kegiatan perdagangan antar pihak pembeli dan juga pihak penjual.

Baca Juga : Pengertian Fungsi, Peran SDM, MSDM, Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Dari Sistem Transaksi Adalah?

Pengertian Dari Sistem Transaksi Adalah?

Pengertian sistem transaksi adalah sistem pencatatan #transaksi yang dilakukan secara rutin yang dimanfaatkan untuk berbagai proses bisnis.

Terdapat dua sistem transaksi yang berkembang di masyarakat, yaitu tunai dan nontunai.

Akhir-akhir ini, sistem transaksi non-tunai semakin banyak bermunculan karena adanya digitalisasi dalam sektor keuangan internasional.

Sementara itu, sistem transaksi dengan menggunakan uang fiat kertas telah membentuk dna baru selama beberapa dekade terakhir.

Adanya perubahan dalam dunia non-tunai lambat laun mampu meningkatkan daya tarik sendiri karena semakin populernya dunia internet dan perangkat smartphone.

Pemerintah juga turut berperan penting dalam mendorong sistem pembayaran non-tunai ini yang diklaim mampu memerangi kegiatan ilegal dalam pasar gelap.

Kelemahan terbesar dari mata uang tunai adalah adanya ketersedian cara yang tidak mampu dilacak guna memicu serta memberikan sarana dalam kegiatan ilegal.

Melakukan pendeteksian #transaksi gelap akan lebih mudah dengan tanpa uang kertas, mengingat jejak kertas yang ditinggalkan dalam pembayaran uang elektronik.

Saat ini bahkan semakin banyak orang yang beralih ke uang elektronik untuk menyelesaikan #transaksi, sehingga uang kertas tunai menjadi semakin berkurang.

Tingkat popularitas kartu kredit dan kartu debit pun terus berkembang karena kemampuan keduanya dalam membebaskan setiap orang dari beban mengantongi uang tunai.

Tapi, saat ini kartu bukan lagi masa depan yang baik untuk para pengguna uang non tunai.

Adanya proliferasi perangkat seluler yang bisa terkoneksi ke internet mampu melahirkan bentuk pembayaran yang baru lainnya.

Sebut saja pembayaran elektronik seperti PayPal, GoPay, GrabPay, OVO hingga Dana yang perlahan-lahan mampu mengalihkan alat pembayaran yang andal.

Selain itu, hadirnya Apple Pay dan Google Pay juga semakin meningkatkan daya tarik masyarakat karena memudahkan mereka untuk melakukan pembayaran langsung dari smartphonenya.

Baca Juga : Bentuk Juga Contoh Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Adalah?

Yang Termasuk Pelaku Transaksi Adalah?

Siapa saja pelaku transaksi tersebut?

1. Pemberi Dana

Pemberi dana adalah mereka yang memberikan sejumlah uang atas kegiatan pembelian terhadap suatu produk barang atau jasa.

Para pemberi dana akan memberikan uangnya berdasarkan kesepakatan #transaksi.

2. Penerima Dana

Penerima dana adalah mereka yang menerima uang dari kegiatan transaksi jual beli yang dijalankan atas suatu produk barang atau jasa.

Para penerima dana akan menerima uang berdasarkan metode, jumlah, dan waktu pembayaran yang sebelumnya telah disetujui.

Penerima dana adalah orang yang menerima dana atas #transaksi jual beli yang dilakukan terhadap suatu produk baik berupa barang atau jasa.

Baca Juga : Jenis, Arti Pengertian Kas Dan Setara Kas Adalah?

Jenis-Jenis Transaksi Ekonomi Adalah?

Jenis-Jenis Transaksi Ekonomi Adalah?

Pada umumnya, kegiatan #transaksi yang terjadi terbagi menjadi empat, yaitu:

1. Transaksi Internal

Transaksi internal adalah jenis transaksi ekonomi yang melibatkan divisi-divisi yang berada dalam suatu perusahaan yang akan melahirkan perubahan kondisi ekonomi perusahaan tersebut.

BACA JUGA :  Format Contoh Slip Gaji Karyawan Swasta Excel, Doc, Docx

Beberapa contohnya adalah memo dari atasan pada mereka yang diberi perintah, perubahan nilai finansial karena penyusutan, dan pemanfaatan perlengkapan kantor oleh berbagai divisi.

2. Transaksi Eksternal

Transaksi eksternal adalah suatu jenis transaksi yang melibatkan pihak luar perusahaan dan akan melahirkan perubahan kondisi finansial perusahaan.

Contohnya adalah kegiatan transaksi penjualan dengan pihak lain, #transaksi pembelian dengan pihak lain, dan proses pembayaran utang piutang.

Pengertian Juga Jenis Alat Bukti Transaksi Adalah?

Pengertian Juga Jenis Alat Bukti Transaksi Adalah?

 

Kegiatan transaksi harus selalu dilengkapi dengan alat bukti untuk bisa dipertanggungjawabkan di kemudian hari.

Alat bukti transaksi tersebut juga diperlukan jika sewaktu-waktu terjadi sengketa yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah bukti transaksi yang harus digunakan oleh perusahaan.

1. Bukti Transaksi Internal

Alat bukti transaksi internal ini berbentuk memo internal yang diberikan oleh atasan pada kolega atau bawahannya.

Artinya, alat bukti internal ini merupakan bukti transaksi yang terjadi di lingkungan perusahaan.

2. Bukti Transaksi Eksternal

Alat bukti transaksi eksternal adalah alat bukti pencatatan atas setiap #transaksi yang dilakukan dengan pihak luar.

Beberapa alat bukti transaksi eksternal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Faktur, adalah suatu penilaian penjualan dengan penilaian pembayaran yang dilakukan secara kredit.
  • Bukti setoran bank, adalah slip setoran yang yang sudah disediakan oleh pihak bank dan memiliki fungsi untuk alat bukti nasabah bahwa mereka sudah menyetorkan uangnya dalam rekening tujuan.
  • Bukti kas masuk dan keluar, bukti kas masuk adalah suatu bukti penerimaan uang yang sudah disertai dengan dokumen tertentu, sedangkan bukti kas keluar adalah bukti transaksi keluar kas dengan disertai dokumen tertentu.
  • Rekening koran bank, adalah suatu rangkuman #transaksi finansial yang telah dilakukan pada beberapa waktu tertentu pada rekening bank yang dimiliki oleh perusahaan atau seseorang.
  • Bukti memorandum, adalah bukti transaksi yang diterbitkan oleh pimpinan perusahaan untuk berbagai kejadian yang terjadi di dalam internal perusahaan dan biasanya berlangsung pada akhir periode, seperti memo untuk menulis gaji karyawan yang masih harus dibayar.
  • Kuitansi, adalah bukti penerimaan uang yang sudah ditandatangani oleh pihak penerima untuk diberikan kepada yang membayar dan bisa dimanfaatkan sebagai bukti transaksi yang sah.
  • Nota debit, adalah bukti transaksi pengembalian suatu barang yang sudah dibeli dan dibuat oleh pihak pembeli.
  • Nota Kredit. Nota kredit adalah bukti transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual (pengembalian). Barang yang telah dibeli biasanya dikembalikan karena rusak atau tidak sesuai dengan pesanan. Penjual yang setuju akan menerima barang kembali dan mengurangi harga pembelian barang.
  • Bilyet giro, adalah suatu perintah pada pihak bank penyimpan dana untuk memindahkan dana dalam jumlah tertentu pada rekening lain yang sudah tertulis.
  • Nota Kontan. Nota kontan adalah bukti atas pembelian yang dilakukan secara tunai. Nota kontan dibuat oleh penjual dan diberikakn kepada pembeli.
  • Cek, adalah suatu surat atau dokumen yang berisi perintah tanpa syarat dari nasabah bank agar pihak bank melakukan pembayaran sejumlah uang yang tertulis dalam surat tersebut kepada pembawa surat cek.
  • Faktur Pembelian. Ini adalah tanda bukti telah terjadinya pembelian secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual untuk diberikan kepada pembeli. Biasanya faktur dibuat rangkap, dengan lembaran pertama untuk pembeli, lembar kedua untuk penjual, dan lembaran ketiga untuk arsip.
  • Faktur Penjualan. Faktur Penjualan adalah tanda bukti telah terjadinya penjualan secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual untuk pihak pembeli.

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Accounting Software Akuntansi Terbaik

Manfaat Transaksi Online bagi Pemilik Usaha dan Pelanggan Adalah?

Era digital saat ini memungkinkan segala sesuatu dilakukan secara praktis, termasuk dalam hal #transaksi jual beli.

Jika sebelumnya penjual dan pembeli harus melakukan transaksi langsung dengan tatap muka, maka sekarang penjual dan pembeli bisa melakukan #transaksi online, baik melalui websitemarketplace, aplikasi e-commerce, maupun media sosial.

BACA JUGA :  Jenis, Arti Pengertian Kas Dan Setara Kas Adalah?

Rata-rata masyarakat sudah mengenal pengertian transaksi online, yaitu kegiatan jual beli yang dilakukan dengan memanfaatkan internet sebagai sarana bertransaksi.

Oleh karena itu, tidak heran jika kini #transaksi tersebut sudah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Di Indonesia, #transaksi ini sudah diatur secara resmi melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Internet dan #Transaksi Elektronik (UU ITE).

Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari #transaksi online?

5 Manfaat Transaksi Online bagi Pelanggan Adalah?

Sebagai Berikut

1. Belanja lebih praktis

Kini, pelanggan tidak perlu meluangkan waktu dan tenaganya untuk mendatangi toko fisik penjual.

Pelanggan hanya tinggal membuka websitemarketplace, aplikasi e-commerce, atau media sosial untuk menemukan dan membeli produk yang dibutuhkan.

2. Bisa melakukan perbandingan harga dan kualitas produk

Jika sebelumnya pelanggan harus mendatangi toko fisik satu per satu agar dapat membandingkan harga dan kualitas produk dari setiap toko, kini pelanggan bisa melakukannya secara mudah dan cepat karena ada banyak pilihan toko online yang bisa diakses melalui internet.

3. Kesempatan belanja hemat lebih banyak

Saat ini, banyak toko online maupun e-commerce yang menawarkan diskon, cashback, atau promo lain kepada pelanggan.

Dengan memanfaatkan promo online tersebut, pelanggan biasanya akan mendapatkan produk dengan harga yang lebih murah daripada di toko fisik.

4. Pilihan metode pembayaran lebih banyak

#Transaksi secara daring memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran melalui banyak cara.

Dengan begitu, pelanggan dapat memilih metode pembayaran apa yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

5. Keamanan bertransaksi lebih terjamin

Melalui transaksi online, pelanggan dapat terhindar dari tindakan pencurian saat berada di ATM ataupun tempat umum lainnya.

Selain itu, pelanggan juga dapat menentukan toko terpercaya saat berbelanja online, salah satunya dengan memilih toko yang sudah menerapkan sistem pembayaran online melalui pihak ketiga atau payment gateway sehingga uang yang dibayarkan pelanggan baru akan diteruskan kepada penjual setelah #transaksi benar-benar selesai.

5 Manfaat Transaksi Online bagi Pemilik Usaha Adalah?

Sebagai berikut:

1. Modal relatif rendah

Untuk memulai bisnis konvensional, Anda tentu memerlukan modal yang cukup besar agar #transaksi dapat berjalan dengan lebih maksimal.

Mulai dari membuka toko fisik, menyiapkan budget promosi, sampai meluangkan waktu untuk bertatap muka secara langsung dengan pelanggan.

Sementara itu, modal yang diperlukan untuk memulai bisnis dan transaksi online pada dasarnya hanya sebatas komputer atau laptop, beberapa perangkat lunak pendukung #transaksi, dan koneksi internet.

2. Jangkauan bisnis lebih luas dan tak terbatas

Dalam bisnis konvensional, kegiatan jual beli dibatasi oleh ruang dan waktu (jam buka-tutup toko).

Dalam bisnis online, #transaksi bisa berjalan kapan saja, di mana saja, dan menyasar siapa pun yang ada di seluruh penjuru dunia selama ada akses internet.

Dengan begitu, #transaksi online mampu menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa ada batasan, kecuali jaringan internet itu sendiri.

3. Update informasi ke pelanggan lebih mudah dan cepat

Sebelumnya, para pelaku usaha membutuhkan banyak waktu untuk membagikan informasi terkait produk dan jasa ke pelanggan.

Kini, Anda bisa langsung membagikan dan memperbarui informasi yang dibutuhkan pelanggan dalam hitungan jam melalui website, aplikasi e-commercemarketplace, atau media sosial. Mudah, bukan?

4. Membangun citra perusahaan agar lebih baik

Selain dapat mengakomodasi kebutuhan para pelanggan, #transaksi secara daring juga bermanfaat untuk membangun kredibilitas dan profesionalitas bisnis Anda.

Dengan begitu, kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan yang Anda berikan semakin meningkat.

5. Sistem pembayaran lebih praktis

Dengan melakukan transaksi online, Anda tidak perlu lagi menyediakan meja kasir, nota atau invoice fisik, dan melakukan pembukuan secara manual karena setiap #transaksi sudah tercatat langsung di rekening Anda, terutama jika Anda menggunakan sistem pembayaran online terintegrasi.

Pengertian, manfaat definisi, sistem, pelaku, jenis dan bukti transaksi adalah seperti yang telah dijelaskan diatas. Semoga bermanfaat ya.

Comments

comments