20 Fakta Unik Tentang Hibernasi Mamalia

By | September 12, 2017

Lapakfjbku.com – Hibernasi adalah proses ketidakaktifan pada makhluk hidup (true hibernator) ataupun suatu proses penurunan kecepatan metabolisme menjadi pelan, penurunan suhu tubuh menjadi lebih rendah, frekuensi pernafasan yang menjadi lebih perlahan, detak jantung yang lambat dan aliran darah yang menjadi lebih lemah, yaitu penurunan sekitar setengah *(1/2) atau lebih dari keadaan normal tubuh (semi hibernator).

Perbedaannya, true hibernator seakan-akan seperti makhluk yang mati suri lalu bangun kembali ketika sudah sampai waktunya, sementara semi hibernator, melakukan salah satu syarat hibernasi dan mampu bangun dikarena suatu sebab mada masa hibernasi. Proses hibernasi bertujuan untuk menghemat energi, terutama selama musim dingin sewaktu terjadi kelangkaan makanan, dengan membakar cadangan energi dari lemak tubuh secara perlahan-lahan. Hibernasi dapat terjadi selama beberapa hari atau minggu, tergantung dari spesies, suhu sekitar dan waktu. Hibernasi umumnya ditemukan pada hewan berdarah panas. Hewan berdarah dingin mungkin akan tidur ketika cuaca sangat panas dan kering dan disebut sebagai Estivasi.


Kalau berbicara yang paling tangguh melakukan hibernasi (bahkan estivasi), maka jawabannya jatuh kepada filum Tardigrade (domain Eukaryote), yang serba paling mampu bertahan pada kondisi ekstrim 151°C (304 °F) atau −272°C (−458 °F) beberapa menit, bahkan beberapa spesies mampu bertahan pada tekanan (pressure) rendah (vakum) + radiasi matahari selama 10 hari (luar angkasa) atau tekanan (pressure) tinggi mencapai 1.200 x atmosfer , bahkan mencapai beberapa spesies hingga 6.000 x atmosfer. Sementara itu, selama lebih dari filum ini juga mampu 10 tahun hidup tanpa air (dehidrasi), bahkan bertahan dalam radiasi 5.000 Gy (gamma rays) dan 6,200 Gy (heavy ions) dimana (5-10 Gy sudah mampu membahayakan manusia) [link].

Beberapa contoh spesies dari filum ini adalah Paramacrobiotus areolatusRamazzottius oberhaeuseriMilnesium tardigradum, dll. Berikut klasifikasi dari filum Tardigrade [link]. Meskipun begitu, pahamilah ini sebagai tanda-tanda kebesaran pencipta, Allah ta’ala, karena ternyata ada sekat-sekat yang menentukan apakah hibernasi bisa terjadi atau tidak, yang penuh dengan kompleksitasnya, antara hidup dan mati. Berikut fakta2 unik yang kurangkum selama hampir 6 jam, pekerjaan yang menguras tenaga juga, semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

1. Sedangkan, untuk Mamalia, maka juaranya hibernasi yaitu dalam suhu rendah adalah “Urocitellus parryii” (read: Arctic Ground Squirrel) dimana mampu menurunkan temperatur tubuhnya dari 37°C (99°F) hingga mencapai −3°C (27°F) dengan detak jantung lebih kurang dari 5 bpm (beat per minute) bahkan −6°C tanpa tubuhnya membeku dari September – April. Mereka mampu bertahan dalam kondisi ini selama 6-8 bulan lamanya di wilayah Alaska, Siberia, Yukon, dan sekitar wilayah Canada yang pada saat itu temperatur sekitar −51.1°C (−60°F ) [link].

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
http://www.inaturalist.org/taxa/180001-Urocitellus-parryii
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4023073/

2. Sementara itu, rekor sebelumnya dipegang oleh “Marmota monax” (read: Groundhog) dan Marmota marmota (read: Alpine Marmot), hanya selisih 0.1°C antara keduanya [link]. Saat memasuki masa Hypothermia (fase tidur), maka detak jantung akan turun menjadi 5 bpm dari keadaan normal 180-200 bpm, bernafas 1-3 x/menit, suhu tubuh yang hampir mendekati titik beku, yaitu 0.1°C, dan pada masa Euthermia (fase pemulihan), mamalia ini akan mengeluarkan 85-95% energi dalam rentang waktu 24-50 jam, berdasarkan statistik, sekitar 6 dari 15 (40 %) dari mamalia ini akan mati saat proses pemulihan.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://thealpinemarmotproject.org/learn-more-about-marmots/hibernation/
http://eol.org/pages/312651/details

3. Hanya ada 4 spesies dari famili Ursidae (read: Bear) yang melakukan hibernasi yaitu “Ursus americanus” (read: American Black Bear), “Ursus thibetanus” (read: Asiatic Black Bear), “Ursus arctos” (read: Brown Bear) dan “Ursus maritimus” (read: Polar Bear). Mamalia yang penuh kontroversi dalam masalah hibernasi, kenapa? karena banyak yang mendebatkan apakah mereka benar melakukan hibernasi atau tidak? ada yang mengatakanTorpor (tidur panjang sementara), dimana proses Dormansi (keadaan berhentinya perkembangan tubuh) yang terjadi. Kalau hanya menjadikan syarat hibernasi berhubungan dengan penurunan suhu tubuh, maka penurunan tersebut tidak terlalu signifikan; hanya berkisar 5,5°C menjadi 31°C, namun dalam proses metabolisme, dikabarkan Ursus (beruang) tidak buang air selama lebih dari 5-7,5 bulan, serta penurunan 75% konsumsi oksigen dan penurunan detak jantung dari normal rata-rata 55 bpm sebelum hibernasi menjadi 14 bpm, bahkan detak jantungnya mampu berhenti selama 20 detik. Selain itu, Beruang melakukan hibernasi bukan karena dingin tapi karena kekurangan makanan sebab ketebalan kulitnya ±10 cm melindunginya dari hawa dingin. Kesimpulannya hibernasi beruang tidak secara komplit (semi-hibernator). Mamalia terbesar yang hibernasi adalah Ursus arctos dengan berat 680 kg, tinggi 2.1 m, kuku kaki depan 12 cm dan mampu berlari dengan kecepatan 56 kph (35 mph).

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.bear.org/website/bear-pages/black-bear/hibernation/190-do-black-bears-hibernate.html
http://news.sciencemag.org/2011/02/secrets-bear-hibernation

4. Selain beruang, maka cerpelai termasuk mamalia yang juga kontroversial dalam hal hibernasi, berlainan dengan sangkaan banyak pihak, bahwa sebenarnya tiga spesies dari famili Mustelidae yaitu Meles meles (read: European Badger), Meles anakuma (read: Japanese Badger) dan Meles leucurus (read: Asian Badger) sama sekalitidak melakukan hibernasi. Seperti juga dalam kasus beruang, mamalia ini dapat aktif (terbangun) sewaktu-waktu diperlukan karena suatu sebab dan kondisi tertentu sehingga bisa melindungi dirinya sendiri (tidak rentan) dari pemangsa ataupun hal lainnya [link]. Belum ada bukti otentik bahwa telah terjadi penurunan suhu tubuh, proses metabolisme, detak jantung ataupun konsumsi oksigen (frekuensi bernafas), melainkan yang dilakukannya tidak lain adalah Hibernaculum yaitu strategi melindungi diri dari suhu dingin dengan bersembunyi di tempat yang mampu menutupi atau menghangatkan tubuh mereka.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.theanimalspot.com/americanbadger.htm
http://www.ontariobadgers.org/biology.html

5. Bukan cuma itu, “Mephitis mephitis” (read: Striped Skunk) yang juga dari famili Mustelidae (read: Weasel) juga bukan termasuk mamalia yang melakukan hibernasi melainkan bersarang di dalam tanah (meskipun ada indikasi hibernasinya menyerupai beruang, mamalia ini torpor ±5 bulan dan bisa terbangun di tengahnya), diketahui hampir mencapai sekitar 80% mati pada saat musim dingin selesai. Begitu juga dengan genus yang lain Conepatus (read: Hog-nosed Skunks), Spilogale (read: Spotted Skunk) dan Mydaus (read: Stink Badger). Meskipun begitu, sigung memiliki keunikan tersendiri, yaitu mampu mempertahankan dirinya dari predator dengan menyemprotkan cairan yang mengandung (E)-2-butene-1-thiol, 3-methyl-1-butanethiol dan 2-quinolinemethanethiol, mamalia ini juga termasuk carrier nomor satu pembawa virus rabies. Hal sama juga menjadi miskonsepsi di tengah masyarakat, bahwa “Procyon lotor” (read: Racoon) hibernasi, melainkan yang mereka lakukan adalah torpor, dan mamalia ini termasuk berbahaya karena membawa parasit Baylisascaris(read: Raccoon roundworm) yang dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan otak dan Nausea, sementara itu rentang hidupnya lama mencapai 21 tahun.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Code:
http://www.njaudubon.org/SectionNatureNotes/SuburbanSurvivalGuides/SkunksandOtherPestiferousAnimals.aspx
http://www.mnr.gov.on.ca/en/Business/Rabies/2ColumnSubPage/STEL02_166324.html


6. Ada yang unik dari sub famili Erinaceinae (read: Hedgehog), yaitu kemampuan mereka melakukan Hibernasi dan Estivasi; Genus Erinaceus yang memiliki habitat di Eropa cenderung melakukan hibernasi saat musim dingin, sementara Genus Atelerix cenderung melakukan estivasi di Afrika saat musim panas, namun perubahan musim yang kompleks tidak menghalangi mereka melakukan sebaliknya (walaupun ada limitasinya) seperti padaAtelerix albiventris (read: Four-toed Hedgehog). Hewan yang biasanya ditemukan di wilayah selatan Gurun Sahara ini, pada musim dingin terjadi penurunan detak jantung dari 190 bpm hingga 20 bpm serta suhu tubuh 35°C menjadi 10°C, sementara pada musim panas dia akan mencari perlindungan di tengah tumpukan dedaunan, lubang, dll, dan melakukan hal serupa. Mereka juga memiliki keunikan Self-anointing, yaitu memproduksi jenis saliva yang berbusa ketika mendapatkan rasa atau bau yang unik. Selain itu, Erinaceus europaeus (read: European Hedgehog), setelah hibernasi akan pindah ke tempat lain saat hibernasi berikutnya, bisa membuat yang baru atau menggunakan sarang yang ditinggalkan, dilaporkan perubahan sarang ini, terjadi lebih dari 30 x. Mereka adalah Hibernator sejati dan memiliki rentang umurnya berkisar 4-7 tahun.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://wiki.hedgehogcentral.com/tiki-index.php?page=White-Bellied&highlight=Four-toed
http://www.wildlifetrust.org.uk/facts/hedge.htm

7. Para ahli memperkirakan bahwa tidak ada Ordo Primates yang melakukan hibernasi, namun penelitian terhadap salah satu Primates yang terkecil oleh Krystal (2013) yang dipublish PLOS ONE terhadap “Cheirogaleus medius” (read: Fat-tailed Dwarf Lemur) membuktikan sebaliknya, dengan indikasi REM (Rapid eye movement) sleep pada temperatur lingkungan sekitar 27°C, dimana suhu tubuhnya mengalami penurunan dari 37°C (98°F) menjadi 15°C (59°F) [link]. Sehingga membuktikan bahwa telah terjadi proses hibernasi pada spesies mamalia ini.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.livescience.com/39425-lemurs-sleep-hibernation.html
http://lemur.duke.edu/discover/meet-the-lemurs/fat-tailed-dwarf-lemur/

8. Tidak semua spesies memang, namun beberapa spesies dari Ordo Chiroptera (read: Bat) melakukan hibernasi (torpor) juga, yang tidak semestinya menjadi aktivitas musiman bagi mereka, salah satunya adalah kelelawar yang terbesar yang melakukan hibernasi, “Nyctalus lasiopterus” (read: Giant Noctule), memiliki panjang tubuh 10,4 cm, dengan kepakan sayap mencapai 46 cm, panjang ekor hingga 6.6 cm, jangkauan tangan sampai 6.8 cm dan mampu terbang dengan kecepatan hingga 50 km/jam. Mereka menggunakan 2 jenis ekolokasi yaitu pada frekuensi 26–47 kHz (11.5 ms) dan 22–33 kHz (13.8 ms) dan melakukan hibernasi dengan suhu tubuh sekitar 10°C dan secara berkelompok mencapai jumlah 1000 ekor pada “Nyctalus noctula” (read: Common Noctule).

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.arkive.org/giant-noctule/nyctalus-lasiopterus/
http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/1476214.stm

9. Sementara itu, “Myotis lucifugus” (read: Little Brown Bat) bisa dikatakan bahwa mamalia ini merupakan salah satu mamalia terkecil yang melakukan hibernasi dengan ukuran tubuh 6–10 cm, rentang sayap 22–27 cm dan berat 5–14 g. Kelelawar ini mampu menurunkan detak jantung dari 300-400 bpm hingga hanya 10-25 bpm dan bahkan bisa berhenti bernapas selama 48 menit saat hibernasi, mengambil nafas setiap 2 jam sekali, dengan rentang masa hibernasi mencapai 64-68 hari bahkan ada yang mencapai 344 hari lamanya.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.batconservation.org/about-bats/natural-history/how-bats-hibernate
http://www.biokids.umich.edu/critters/Myotis_lucifugus/

10. Inilah salah satu mamalia terkecil juga yang melakukan hibernasi, memiliki ukuran yang tak jauh berbeda dengan Myotis lucifugus, yaitu “Muscardinus avellanarius” (read: Hazell Dormouse) dengan ukuran tubuh 6-9 cm, panjang ekor 5-8 cm, berat 15-30 g. Saat hibernasi, suhu tubuhnya turun menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya mencapai 1-4°C, sementara detak jantung dan nafasnya turun mencapai 90% dimulai saat terjadinya badai salju pada Oktober/November sampai April/Mei (6-8 bulan) [link]. Hewan ini termasuk hewan yang langka dan terancam punah, namun sudah ada usaha pembiakan yang dilakukan, bahkan sekarang menjadi salah satu hewan yang paling disayangi di Inggris [link].

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.the-piedpiper.co.uk/th1k.htm
http://www.ypte.org.uk/animal/dormouse/73

11. Akan tetapi, mamalia terkecil yang melakukan hibernasi; juga dari ordo Rodentia, sama seperti Muscardinus avellanarius dari famili Gliridae (read: Dormice) namun mamalia ini berasal dari super famili-nya Dipodidae, adalah “Cardiocranius paradoxus” (read: Five-toed Pygmy Jerboa), memiliki panjang tubuh 50-75 mm (max 5 cm) dan panjang ekor 70-78 mm. Habitat mamalia ini yaitu Kazakhstan, Gurun Gobi, dan sekitarnya. Mamalia ini melakukan hibernasi selama 7 bulan dengan menurunkan suhu tubuh menjadi 1-2°C, akan tetapi mamalia ini termasuk sangat terancam punah karena jumlahnya yang sangat sedikit.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Cardiocranius_paradoxus/
http://www.iucnredlist.org/details/3858/0

12. Sementara itu, karena kelangkaan dari Cardiocranius paradoxus, maka “Perognathus flavescens” (read: Plain Pocket Mouse) adalah kandidat untuk mamalia terkecil yang melakukan hibernasi dimana ukuran tubuhnya 113-128 mm (max: 12-14 cm); ukuran ekor 47-65 mm; kaki belakang 15-17 mm; telinga 6-7 mm; berat 7-13 g [link]. Mamalia ini melakukan hibernasi pada musim gugur, dingin dan semi dimana suhu tubuh mencapai 8°C [link].

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Perognathus_inornatus/
http://www.iucnredlist.org/details/3858/0

13. Bisa jadi inilah mamalia yang paling pendek umurnya, rata-rata 1-2 tahun disebabkan ulah manusia atau predator (lynx, elang, ular, serigala, kucing, racoon, dll), sehingga hanya memiliki 2 masa perkembangbiakan (Februari & Juni) dengan rata-rata kelahiran sekitar 4-9 anak. Selama setahun "Tamias striatus" (read: Eastern Chipmunks) bernafas lebih dari 60 x/menit, ketika hibernasi menjadi lebih kurang dari 20 x/menit. Sementara itu suhu tubuhnya turun dari 35,5-41°C (96-106 F) menjadi 5,5-7°C (42-45°F), mamalia ini menyimpan makanannya bukan dalam bentuk cadangan lemak, namun di liang tempat mereka tinggal.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.arkive.org/eastern-chipmunk/tamias-striatus/
http://www.georgiawildlife.com/node/2861
14. Mamalia yang unik, karena satu-satunya yang bertelur, dari sub class Prototheria yaitu famili Tachyglossidae(read: Echidna) yang hibernasi dan Ornithorhynchidae (read: Platypus) tidak hibernasi. Mamalia ini mempunyai sepasang ovari, tetapi yg berfungsi hanya sebelah kiri. Setelah terjadi pembuahan, sel telur akan berkembang di dalam rahim induk selama 28 hari, dan kemudian bertelur dan membutuhkan waktu 10 hari untuk menetas. Setelah menetas, anak-anaknya akan membutuhkan susu ibunya sebagai satu-satunya sumber makanan selama 3 - 4 minggu. 

Pada minggu kelima, mereka dilepas untuk mencari makan sendiri, olehnya Oleh W. H. Caldwell (tahun 1887), platypus bersama echidna disebut Monotremes oviparous, ovum meroblastic, yaitu mamalia yg bertelur (monotreme) [link]. "Tachyglossus aculeatus" (read: Short-beaked Echidna) menurunkan suhu tubuhnya hingga 4°C pada musim dinging, dan juga frekuensi bernafas menjadi 1x/ 3 menit. Setiap minggu, mereka akan menghangatkan badannya kembali ke temperatur normal tubuh, lalu setelah itu menyesuaikan dengan suhu sekitarnya, seperti yang juga dilakukan oleh Placentalia.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.abc.net.au/science/articles/2000/06/01/2688596.htm
http://www.arkive.org/short-beaked-echidna/tachyglossus-aculeatus/
15. Berikutnya adalah mamalia yang hanya melakukan hibernasi kalau kondisi sudah sangat ekstrim (meskipun tidak bisa dipastikan alasan sebenarnya), yaitu "Cynomys leucurus" (read: White-Tailed Prairie Dog), yang pertama kali mereka lakukan adalah hibernaculum, dengan menggali tanah membuat terowongan dan liang tempat bersembunyi mereka dari predator dan cuaca dingin. Mereka mula hibernasi pada bulan Agustus-September hingga Februari-Maret dengan memasuki fase 20 hari torpor, yang kemudian dilanjutkan dengan proses perkawinan/gairah (1 hari arousal), begitu seterusnya [link].
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Cynomys_leucurus/
http://www.desertusa.com/animals/prairie-dogs.html
16. Peneliti penasaran dengan proses kimia pada darah dengan proses komunikasi sinyal dalam otak dan jaringan tubuh lainnya yang menyebabkan terjadinya hibernasi. Serum yang berasal dari Marmota monax, saat disuntikkan ke hewan aktif berhasil menyebabkan Torpor. Sebagian ekstrak serum yang dimurnikan juga mampu menyebabkan perubahan perilaku hibernasi seperti dalam berbagai spesies mamalia. Analisis kimia dari ekstrak serum mengungkapkan dua komponen, salah satu massa molekul tinggi (M r = 88 000 ) yang memiliki struktur yang sangat mirip dengan protease inhibitor alami (zat yang mencegah pertumbuhan), dan yang lainnya dari massa molekul rendah (M r < 5000 ) yang merupakan anggota dari keluarga morfin seperti 'opioid'. 

Sampel murni dari opioid Enkephalin disebut juga menyebabkan hibernasi dalam "Spermophilus columbianus" (read: Colombian Ground Squirrel). Sementara itu, Dinorfin A juga opioid yang ada dalam otak mamalia ini berfungsi sebagai reseptor delta dengan kenaikan hibernasi 15 x lebih tinggi berbanding sebelum euthermia. Asal usul komponen pemicu hibernasi belom diketahui secara pasti, tetapi pengamatan ini menunjukkan kemungkinan bahwa sirkulasi darah berkontribusi langsung pada transmisi sinyal untuk masuk ke mode hibernasi dari satu jaringan ke yang lain. 

Sedangkan, Opioid juga memiliki sifat yang luar biasa dalam mendorong kelangsungan hidup sel-sel di otak dan organ lain dalam kondisi anoxic (tidak adanya oksigen) . Penemuan dalam Hibernation-induction Trigger (HIT) ke depannya diharapkan dapat memperpanjang kelangsungan hidup jaringan setelah trauma atau selama dan setelah transplantasi [link]. Info lebih lanjut mengenai HIT [link]
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.medicaldiscoverynews.com/shows/263-bear.html
http://archives.drugabuse.gov/NIDA_Notes/NNVol11N1/Hibernation.html
17. Mamalia ini begitu membutuhkan Agrotis infusa (read: Bogong Moth) agar memudahkannya untuk menggemukkan badan sebelum memasuki masa hibernasi. Sehingga, mau gak mau, "Burramys parvus" (read: Mountain Pygmy Possums), yang dari infra class Marsupialia, dan satu-satunya mamalia kecil di Australia yang hibernasi; mereka akan berpindah sarang di daerah dengan kepadatan tinggi dari jenis kupu-kupu tersebut yang sering melakukan migrasi. Mamalia ini mampu menurunkan suhu tubuhnya hingga 2°C dan melakukan hibernasi mencapai 7 bulan (untuk dewasa) dan 5 bulan (untuk anak), dan termasuk ke dalam daftar yang terancam punah.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.environment.gov.au/cgi-bin/sprat/public/publicspecies.pl?taxon_id=267
http://www.edgeofexistence.org/mammals/species_info.php?id=28
18. Dalam penelitian terhadap "Mesocricetus auratus" (read: Syrian Hamster) ditemukan bahwa Melatonin (N-acetyl-5-methoxytryptamine) atau yang lebih dikenal dengan 'hormone of darkness'. Hormon ini berfungsi sebagai 'jam' dan 'kalender' bagi hewan yang melakukan hibernasi, juga untuk mencegah aktivitas seksual dan produksi hormon 'gonadal steroid'. Melatonin muncul dalam keadaan gelap pada mamalia diurnal (aktif pada siang hari) juga nocturnal (aktif pada malam hari). Untuk info lebih lengkap dapat merujuk [link].
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://vm-jorum.ds.man.ac.uk/xmlui/bitstream/handle/10949/948/Items/S324_2_section27.html?sequence=28
http://dspace.jorum.ac.uk/xmlui/bitstream/handle/10949/948/Items/S324_2_section6.html
19. Sementara itu, beberapa hormon dan kalenjar lainnya juga diperlukan pada proses hibernasi antara lain:

a. Hormon Insulin yang mengatur kadar gula yaitu penyerapan glukosa dalam darah yang diperlukan tubuh.
b. Kalenjar Thyroid yang mengatur proses metabolisme dan level aktivitas tubuh, berkaitan dengan seberapa cepatnya tubuh menggunakan energi, membentuk protein, mengontrol sensitifitas tubuh terhadap hormon lainnya.
c. Kalenjar Pituitari yang mengatur proses penggemukan badan, detak jantung, detak nafas, suhu tubuh, tekanan darah, osmolaritas, keseimbangan air, konversi energi, rasa sakit, dlsbnya atau menjaga tetap dalam keadaan Homeostasis (kondisi internal yang stabil).
d. Hormon Beta Endophin yang berfungsi membius tubuh; mati rasa, hilang rasa nyeri dan sakit.
e. Hormon Adrenocorticotropic yang berfungsi pada proses fisiologis, seperti respons terhadap stress, regulasi marah, kekebalan tubuh, metabolisme karbondioksida, katabolisme protein, level electrolyte darah dan perilaku.

Agar hibernasi berjalan lancar maka, maka bagian dari otak yaitu Hypothalamus akan berfungsi untuk mengontrol sistem otomatis saraf seperti lapar, reproduksi, siklus tidur, dll serta fungsi metabolisme. Penelitian terhadap 2 ekor "Zapus hudsonius" (read: Meadow Jumping Mice) dan 8 ekor "Napaeozapus insignis" (read: Woodland Jumping Mince) dalam penelitian terhadap Circadian rhythms (ritme 24 jam), sekaligus untuk menyelidiki Circannual rhythms (ritme 1 tahun) dengan suhu sekitar 20-25°C, menunjukkan pengaruh Photoperiodic (timing antara periode gelap dan malam) terhadap proses hibernasi [link].
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.upright-health.com/pituitary-gland.html
http://animals.howstuffworks.com/animal-facts/hibernation.htm
20. Sekarang timbul pertanyaan klasik, mamalia apa yang memiliki rekor hibernasi paling lama, maka jawabannya adalah "Cercartetus nanus" (read: Eastern Pygmy-possum) salah satu mamalia yang terancam punah ini mampu bertahan dalam ketidakaktifan (hibernasi) selama 310 hari, bahkan rekor individual mencapai lebih dari setahun penuh (367 hari) [link]. Mamalia ini memiliki ukuran 7-9 cm dengan 8-11 cm dan berat 15-43 g.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest
Code:
http://www.iucnredlist.org/details/40578/0
http://www.abc.net.au/local/stories/2008/07/27/2311752.htm

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *