Properti: Jenis, Bukti Kepemilikan, Keuntungan, Tips Investasi 2024

Properti adalah harta berupa tanah dan bangunan serta sarana dan prasarana yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanah dan/atau bangunan yang dimaksudkan yakni tanah milik dan bangunan, sebagaimana menurut definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Hingga kini, properti masih menjadi salah satu favorit untuk dijadikan instrumen investasi. Beberapa kelebihan dari instrumen ini untuk investasi dikarenakan nilainya yang akan selalu meningkat minimal di atas inflasi. Selain itu, properti banyak dipilih lantaran pemiliknya bisa mendapatkan keuntungan investasi dari dua cara yaitu peningkatan nilai (capital gain) dan sewa (capital yield).

Apa Itu Properti?

Kata properti berasal dari Bahasa Inggris yaitu property yang berarti sesuatu yang dapat dimiliki seseorang.

Properti adalah setiap fisik atau tidak yang berwujud fisik yang dimiliki seseorang atau bersama dengan sekelompok atau milik badan hukum.

Kata properti berasal dari Bahasa Inggris yaitu property yang berarti sesuatu yang dapat dimiliki seseorang.

Di Indonesia, istilah properti identik dengan real estate, rumah, tanah, ruko, gedung, atau gudang. Demikian seperti tercantum dalam buku Kepemilikan Properti di Indonesia.

Akan tetapi belakangan, istilah properti bergeser dari pengertian semula menjadi lebih spesifik pada pengertian harta benda tak bergerak (tanah/bangunan).

Hal itu pun sesuai dengan definisi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Oleh karenanya, bisa disimpulkan bahwa properti adalah hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada di atasnya.

Sehingga dalam hal ini yang dimaksud sebagai properti adalah bangunan berkonstruksi horizontal atau vertikal (bertingkat) yang digunakan untuk rumah bertempat tinggal (hunian), atau bangunan yang digunakan untuk tempat usaha dan lainnya (non-hunian).

Properti: Jenis, Bukti Kepemilikan, Keuntungan, Tips Investasi

Jenis-jenis Produk Properti

Berdasarkan sifat atau fungsi bangunannya, ada beberapa tipe atau jenis investasi properti.

Investasi properti sangat mudah untuk didiversifikasi dengan tipe investasi yang berbeda.

Berdasarkan sifat atau fungsi bangunannya, ada beberapa tipe atau jenis investasi properti yang bisa Anda pilih, yaitu sebagai residensial atau hunian, komersial atau bisnis, dan campuran (hunian dan bisnis).

Contoh properti sebagai hunian adalah rumah dan apartemen, sedangkan properti komersial misalnya seperti toko, kios, mal, hotel, kantor, restoran, dan properti campuran contohnya adalah ruko dan rukan. Dan berikut enam jenis properti yang ada di Indonesia.

1. Rumah

Rumah merupakan jenis properti paling popluer dan sering dijadikan intrumen investasi yang cukup menjanjikan.

BACA JUGA :  10+ Merk Filter Air Minum dan Harga Terbarunya!

Namun ingat, ada plus-minusnya jika Anda berinvestasi rumah.

Selain dapat disewakan atau dijual sebagai hunian tinggal para calon penyewa atau pembeli, bangunan rumah juga sangat potensial untuk mendatangkan untung yang cukup besar sebagai tempat kos atau penginapan low budget bagi para mahasiswa atau karyawan muda.

Terlebih jika lingkungan sekitar properti Anda relatif dekat dan terjangkau dengan lokasi kampus dan perkantoran.

2. Apartemen

Menjamurnya pembangunan hunian vertikal di lingkungan perkotaan justru menarik minat para masyarakat urban khususnya kaum milenial untuk memilih tinggal di apartemen.

Ada beberapa faktor yang menjadi acuan Anda berinvestasi apartemen.

Ketimbang tinggal di kompleks perumahan, membuat apartemen semakin diminati dan memiliki pasar yang cukup tinggi.

Alasannya selain lebih strategis dan terjangkau dari segi lokasi, apartemen juga dinilai lebih praktis dan cocok bagi para lajang dan keluarga kecil.

3. Tanah

Membeli sebidang lahan atau tanah kosong bisa menjadi pilihan investasi properti yang tepat bagi para pemula.

Pemanfaatannya pun juga sangat luas dan tidak terbatas, karena belum didirikan bangunan apapun di atasnya.

Mulai dari dijadikan lahan perkebunan atau lahan parkir berbayar hingga dibangun menjadi rumah atau jenis bangunan lainnya, semuanya bisa dilakukan menjadi prospek bisnis yang menarik.

Namun, pastikan tanah yang Anda beli itu terdaftar dan memiliki sertipikat asli.

4. Gudang

Gudang atau disebut juga warehouse adalah tempat penerimaan, penyimpanan sementara dan persediaan part, material dan barang yang akan dipakai untuk kebutuhan produksi atau support produksi.

Di kawasan industri, ritel, hingga komersial, gudang menjadi salah satu jenis properti yang layak dibidik sebagai investasi.

5. Ruko

Investasi properti di bidang ruko atau rukan ternyata juga dapat memberikan profit yang cukup fantastis untuk disewakan.

Apalagi jika lokasinya strategis, pasti akan jadi incaran para pelaku bisnis yang ingin membuka usaha sebagai toko, kafe, atau kantor.

6. Gedung

Gedung bisa disebut sebagai properti campuran. Menurut KBBI, gedung adalah bangunan tembok dan sebagainya yang berukuran besar sebagai tempat kegiatan, seperti perkantoran, pertemuan, perniagaan, pertunjukan, olahraga, dan sebagainya.

Memiliki properti seperti rumah bukan hanya memiliki tempat tinggal, di sisi lain juga bisa jadi investasi karena nilainya yang terus tinggi.

Bagi Anda yang cari rumah dengan bujet di bawah Rp1 M, cek pilihan rumahnya di kawasan BSD City di sini!

Apa Bukti Kepemilikan Properti?

Meski bukan sertifikat, AJB juga dianggap sebagai salah satu bukti kepemilikan properti.
Meski bukan sertifikat, AJB juga dianggap sebagai salah satu bukti kepemilikan properti.

Bukti kepemilikan properti yang paling umum dan sah di mata hukum adalah sertifikat.

Sertifikat sendiri terbagi dalam beberapa jenis, di mana yang paling tinggi tahtanya adalah Sertifikat Hak Milik (SHM).

Selain SHM, ada lagi jenis sertifikat yang menjadi bukti kepemilikan properti yakni Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS).

Akta Jual Beli (AJB) juga dianggap sebagai salah satu bukti kepemilikan properti.

BACA JUGA :  Contoh Surat Keterangan Ahli Waris untuk Bank

Namun harus diingat bahwa AJB bukan sertifikat, melainkan perjanjian jual-beli dan merupakan salah satu bukti pengalihan hak atas tanah sebagai akibat dari jual-beli.

AJB dapat terjadi dalam berbagai bentuk kepemilikan tanah, baik Hak Milik, maupun Hak Guna Bangunan.

Sehingga demi menghindari terjadinya penipuan AJB ganda, sebaiknya AJB asli segera dikonversi menjadi sertifikat.

Apa Keuntungan dan Manfaat Punya Properti?

Properti masih bisa jadi tumpuan investasi yang sangat menguntungkan degan pertumbuhan nilai di atas 4 persen per tahun.

Properti adalah salah satu instrumen investasi yang masih diburu banyak investor.

Bahkan di tahun 2024, rumah tapak merupakan salah satu properti yang masih bisa diandalkan dibandingkan emas, saham, deposito, ataupun lainnya.

Di lain sisi, properti masih bisa jadi tumpuan investasi yang sangat menguntungkan khususnya untuk jangka menengah dan panjang lantaran pertumbuhan nilai investasi di atas 4 persen per tahun. Lantas apa saja untungnya punya properti?

Pendapatan Potensial (Potential Income)

Pendapatan potensial properti didapat dari hasil menyewakan properti tersebut—bisa berupa rumah, ruko, atau kios—kepada pihak lain. Nilai sewa bergantung pada harga pasar dan kemampuan penghuni untuk membayar sewa pada waktu tertentu.

Potensi Kenaikan Investasi (Capital Appreciation Potential)

Lantaran memiliki sifat langka, harga tanah dan bangunan sudah pasti akan naik relatif terhadap harga-harga barang lain. Pasalnya, faktor kelangkaan menciptakan nilai ekonomi tersendiri.

Proteksi Terhadap Inflasi (Inflation Hedge)

Kenaikan harga tanah dan bangunan setiap tahunnya, sudah terbukti lebih tinggi dari laju inflasi.

Kenaikan harga tanah di lokasi yang berkembang minimal 15%, sementara tingkat inflasi berada di bawah angka 10%.

Di sisi lain, harga semen, baja, dan besi selalu naik di atas tingkat inflasi, yakni rata-rata 10%-12%.

Inilah yang menyebabkan tanah dan bangunan berupa rumah, ruko, dan apartemen merupakan aset yang paling tahan terhadap gerusan inflasi.

Peluang Mengendalikan (Opportunities for Control)

Di dalam berinvestasi properti, seorang investor memiliki peluang untuk mengendalikan properti miliknya dengan cara membeli, menahan, menjual, memperbaiki, dan menggunakan.

Properti memiliki daya ungkit yang tinggi.

Misalnya dengan modal awal Rp100 juta untuk uang muka (20%), Anda bisa membeli properti seharga Rp500 juta—sisanya Rp400 juta (80%) dibayar dengan bantuan kredit dari bank.

Di sektor properti, unsur spekulasi tidak terlalu banyak terjadi.

Hal ini disebabkan karena harga-harga properti dapat dipastikan akan naik.

Tips Lapakfjbku.com

Saat mengawali langkah Anda dalam investasi properti, mulailah dengan membeli properti di daerah yang sangat berkembang. Lokasi ini akan memastikan harga properti yang terus melambung dan berpotensi memberi keuntungan besar.

Tips Investasi Properti

Ada sejumlah aset informasi yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mulai investasi properti.

Tips investasi properti sejatinya bisa ditiru oleh pemula bahkan harus terus diupdate oleh investor ulung sekalipun.

Berikut Lapakfjbku.com jabarkan apa saja aset informasi yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mulai investasi properti.

Mengetahui Dinamika Pasar Properti di Indonesia

Sebelum memulai investasi properti, penting untuk memahami dinamika pasar properti di Indonesia.

BACA JUGA :  Contoh Surat Perjanjian Gadai Rumah yang Sah

Hal ini meliputi sentimen pasar dari sudut pandang pembeli, tren harga, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi pasar properti.

Dengan memahami kondisi pasar, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik dan mengurangi risiko.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui dinamika pasar properti:

1. Telusuri Listing Properti

Salah satu cara untuk memahami pasar properti adalah dengan mengamati listing properti yang tersedia.

Anda dapat menelusuri berbagai platform online yang menyediakan listing properti, seperti situs web agen properti, portal properti, atau aplikasi seluler.

Dengan mengamati listing properti, Anda dapat melihat tren harga, lokasi properti yang diminati oleh pembeli, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi permintaan dan penawaran.

2. Perhatikan Review Properti

Review properti dapat memberikan wawasan yang berharga tentang kondisi properti dan lingkungan sekitarnya.

Banyak situs web dan forum diskusi yang menyediakan ulasan properti dari pengguna yang telah mengalami langsung tinggal di properti tersebut.

Dengan membaca review properti, Anda dapat mengetahui spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, dan perbandingan harga dengan properti lain di daerah tersebut.

3. Manfaatkan Jasa Agen Properti Profesional

Jasa agen properti profesional dapat menjadi sumber informasi yang berharga bagi investor properti.

Mereka memiliki pengetahuan yang luas tentang pasar properti lokal dan dapat memberikan saran yang berharga tentang properti yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi Anda.

Anda dapat memilih agen properti dengan spesialisasi kawasan tertentu atau jenis properti tertentu, seperti apartemen atau rumah.

Menggali Informasi Properti secara Komprehensif

Selain memahami dinamika pasar properti, penting juga untuk menggali informasi properti secara komprehensif sebelum melakukan investasi.

Hal ini meliputi informasi tentang lokasi properti, harga hunian, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi nilai properti.

Berikut adalah beberapa cara untuk menggali informasi properti secara komprehensif:

1. Telusuri Lokasi Properti Favorit Konsumen

Lokasi properti merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi nilai properti.

Telusuri lokasi properti favorit konsumen, seperti daerah yang memiliki aksesibilitas yang baik, fasilitas umum yang lengkap, dan lingkungan yang aman dan nyaman.

Dengan memilih lokasi properti yang diminati oleh konsumen, Anda dapat meningkatkan nilai investasi Anda di masa depan.

2. Perhatikan Harga Hunian

Perhatikan harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia.

Bandingkan harga properti di berbagai lokasi dan tentukan apakah harga properti tersebut sesuai dengan nilai pasar.

Anda juga dapat memperhatikan tren harga properti dalam beberapa tahun terakhir untuk memprediksi potensi kenaikan atau penurunan harga di masa depan.

Penutup

Investasi properti adalah salah satu cara yang populer untuk menghasilkan pendapatan pasif dan membangun kekayaan jangka panjang.

Namun, sebelum memulai investasi properti, penting untuk memahami dinamika pasar properti, menggali informasi properti secara komprehensif, dan memanfaatkan sumber informasi yang tersedia.

Dengan melakukan riset yang cermat dan mendapatkan nasihat dari para ahli, Anda dapat membuat keputusan investasi yang cerdas dan menghasilkan hasil yang optimal dalam jangka panjang.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com