Bukit Waruwangi Wisata Kekinian Ramah Bujet Dekat Ibu Kota

Setiap mendengar tentang Kabupaten Serang, yang langsung terbayang adalah pantai Anyer. Memang, kabupaten yang berada di ujung Barat Laut Pulau Jawa ini memiliki pantai Anyer sebagai tempat wisata yang sudah lama menjadi favorit warga Jakarta. Namun Serang tak hanya memiliki pantai, secara topografi Serang juga memiliki dataran tinggi, hingga 1.778 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi ini juga memiliki potensi wisata yang tak kalah dengan pantai, salah satunya Bukit Waruwangi atau juga dikenal dengan Farm Bukit Waruwangi.

Awalnya, pada tahun 2015, Bukit Waruwangi adalah sebuah peternakan sapi dan kerbau dengan luas sekitar 120 hektare. Savana yang hijau dengan latar belakang perbukitan membuat tempat ini menarik banyak pelancong yang ingin sejenak melepas penat dengan melihat kehijauan dan keasrian alam.

Melihat banyaknya wisatawan yang datang, Bukit Waruwangi diubah sebagai obyek wisata agro pada 25 Agustus 2019. Dan resmi dibuka pada 7 Juli 2020. Wisatawan pun makin banyak yang berdatangan ketika tempat ini viral di media sosial. Bahkan saat akhir pekan jalan menuju tempat wisata ini kerap macet.

Bukan sebuah kejutan bila Bukit Waruwangi menjadi magnet bagi para wisatawan, terutama dari Jakarta. Karena memang letaknya tak jauh dari Jakarta namun memiliki pemandangan alam yang sangat menyegarkan mata. Simak info lengkap mengenai Bukit Waruwangi di artikel ini.

Wisata Masa Kini di Bukit Waruwangi

Wisata Masa Kini di Bukit Waruwangi

Menawarkan pemandangan padang savana yang indah dan ragam aktivitas seru.

New Zealand-nya Indonesia. Begitulah kira-kira julukan untuk Bukit Waruwangi. Savana, padang rumput yang luas, dengan berbagai hewan ternak, seperti sapi dan kerbau, yang bebas berkeliaran memamah rumput yang hijau, mengingatkan akan pemandangan alam di New Zealand atau Selandia Baru.

Namun di Bukit Waruwangi, pemandangan itu tampak lebih menakjubkan dengan adanya pepohonan yang berjejer di setiap sisi, bak pagar alam. Plus penampakan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang menjulang di kejauhan, seperti sebuah lukisan yang tak pernah bosan untuk dipandang.

BACA JUGA :  Tempat Romantis Di Bandung Wajib Kunjung Bareng Pasangan

Selain menawarkan bentang alam hijau, perbukitan yang luas ini juga menyediakan berbagai aktivitas untuk para wisatawan. Sehingga para wisatawan tak akan bosan berada di sini. Bahkan akan datang dan datang lagi. Berikut beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di Bukit Waruwangi:

Berinteraksi dengan hewan

Karena memang awalnya bukit ini ditujukan untuk peternakan, maka di sini wisatawan bisa melihat ratusan sapi dan kerbau berkeliaran di padang rumput. Ada berbagai jenis sapi diternakkan di sini. Selain itu juga ada beberapa rusa, yaitu jenis rusa tutul dan rusa timor.

Beberapa sapi dan rusa ada yang dikandangkan, sehingga Anda bisa memberi makan mereka. Anda bisa membeli seikat rumput seharga Rp3.000 untuk diberi kepada sapi dan rusa. Binatang-binatang lucu itu cukup jinak, sehingga Anda dan anak-anak tak perlu takut.

Trekking

Jika Anda ingin membakar kalori dan menyehatkan badan dengan berjalan kaki, berjalan-jalanlah di jalan setapak yang ada di hutan wisata. Hutan tropis ini sangat teduh berkat naungan dari dahan-dahan dan dedaunan pohon mahoni, tumbesi, dan kirantio.

Sambil berjalan di antara pepohonan, indra pendengaran dibuai oleh gemericik air dari Sungai Cunghuy yang mengalir di tengah hutan. Ada pula kicauan burung-burung liar yang mengiringi langkah-langkah Anda. Bak musik alam yang menemani saat Anda berolahraga.

Minum kopi

Buat Anda yang mager, alias malas bergerak, selain duduk-duduk di rerumputan sambil merasakan semilir angin, Anda bisa menyeruput kopi hangat di Pojok Kopi Rangkong. Tempat ini seperti sebuah cafe, dengan bangku-bangku kayu yang berjejer di luar ruangan.

Sambil menyeruput kopi dan menikmati berbagai camilan, Anda bisa puas memandang padang savana, Gunung Rangkong, Selat Sunda, Gunung Rajabasa di Lampung, dan Gunung Anak Krakatau. Di sini juga merupakan spot foto yang menarik.

Berenang

Bukit Waruwangi juga menyediakan kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Kolam renang di sini juga sudah dilengkapi dengan papan seluncur. Harga tiket untuk kolam renang adalah Rp15 ribu untuk anak-anak dan Rp20 untuk orang dewasa.

Berkemah

Pencinta kegiatan outdoor bisa merasakan sensasi menginap di padang savana dengan bermalam menggunakan tenda. Saat cuaca cerah, Anda bisa melihat bintang-bintang di langit. Kunang-kunang yang beterbangan juga menambah malam Anda tak terlupakan.

BACA JUGA :  20 Destinasi Liburan Terbaik di Yogyakarta Yang Wajib Dikunjungi!

Anda bisa membawa tenda sendiri dengan membayar Rp15 ribu. Bila tak punya tenda, Anda bisa menyewa tenda yang disediakan pengelola dengan harga sekitar Rp75 ribu per tenda. Tetapi bila Anda ingin menginap di vila, Anda bisa memesan penginapan yang ada di sekitar dengan biaya Rp350 ribu – Rp750 ribu.

Berkuda, flying fox

Ingin merasakan seperti koboi? Anda bisa berkuda mengelilingi Bukit Waruwangi. Cukup dengan membayar sekitar Rp25 ribu. Kalau Anda ingin sensasi permainan yang memicu adrenalin, pilihlah flying fox. Untuk menikmati wahana flying fox, Anda cukup membayar Rp25 ribu per orang.

Lokasi Bukit Waruwangi

Lokasi Bukit Waruwangi

Berada di perbatasan tiga desa.

Beberapa orang mengatakan bahwa Bukit Waruwangi terletak di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Namun ada pula yang mengatakan bahwa tempat wisata ini sebenarnya terletak di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Tidak ada yang salah dengan semua pernyataan tersebut. Lahan Bukit Waruwangi memang sangat luas, sekitar 100 hektare lebih. Lahan ini masuk ke dalam tiga desa, yaitu Bantarwangi, Bantarwaru yang berada di Kecamatan Cinangka, dan Desa Cibojong yang berada di Kecamatan Padarincang.

Tetapi secara administratif Bukit Waruwangi berlokasi di Desa Bantarwangi, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Jarak dari Jakarta ke Bukit Waruwangi sekitar 132 kilometer atau tiga jam dan bisa ditempuh menggunakan jalan tol Jakarta – Merak.

Cara Menuju Bukit Waruwangi

Cara Menuju Bukit Waruwangi

Ada tiga rute yang bisa dipilih untuk menuju Bukit Waruwangi.

Bukit Waruwangi berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Serang, Ibu Kota Provinsi Banten. Bila menggunakan kendaraan bermotor, diperkirakan akan memakan waktu satu jam untuk mencapai perbukitan ini dari Kota Serang. Ada beberapa rute yang bisa ditempuh. Namun sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi.

Dari Jakarta

Bagi Anda yang ingin berangkat dari Jakarta, Anda bisa menggunakan jalan Tol Jakarta – Merak dan keluar di Gerbang Tol Cilegon Barat. Kemudian ambil jalur yang menuju pantai Anyer. Ketika sampai pada pertigaan Ciparai, Cinangka, ambil jalan Palka Padarincang sampai pertigaan Pondok Pesantren Nurul Fikri.

Ikuti jalan tersebut, nanti Anda akan melihat gapura Farm Bukit Waruwangi. Rute ini banyak disarankan karena kondisi jalan cukup baik, berupa jalan beton dan cukup lebar.

BACA JUGA :  Pesona Wisata Dusun Bambu Bandung Asik Untuk Liburan Keluarga

Dari Kota Serang

Ambil jalan menuju Padarincang hingga menemukan Pasar Padarincang. Dari pasar masih lurus hingga bertemu persimpangan Desa Cibojong. Karena jalannya merupakan jalan perbukitan maka banyak jalan yang menanjak. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima.

Anda akan melewati jalan yang sempit dan diapit pepohonan. Ikuti jalan hingga sampai ke puncak, di mana ada beberapa kampung dan sekolah. Keberadaan Bukit Waruwangi ada di dekat pemukiman warga.

Lewat Pasauran

Anda juga bisa menuju Bukit Waruwangi dari Pasauran, Cinangka. Namun jalan ini tidak terlalu disarankan karena kondisi jalan yang masih rusak dan berbatu. Kecuali memang Anda memiliki kendaraan khusus untuk medan tersebut.

Bila Anda menggunakan kendaraan umum, Anda bisa mencari angkutan kota atau angkutan umum dengan jurusan Ciparai Cinangka. Berhentilah di pertigaan Ciparai Cinangka, lalu lanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek pangkalan.

Harga Tiket Masuk Bukit Waruwangi

Harga Tiket Masuk Bukit Waruwangi

Harga tiket masuk Bukit Waruwangi sangat terjangkau.

Untuk menikmati alam perbukitan nan hijau Anda tak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Harga tiket masuk sangat terjangkau, yaitu Rp5.000 per orang. Tak ada perbedaan untuk anak dan dewasa, serta hari biasa atau hari libur. Namun itu hanya tiket masuk. Untuk menggunakan aneka fasilitas Anda perlu membayar lagi.

Bila Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda juga perlu membayar parkir. Tenang, harga parkir sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp5.000 untuk roda dua dan Rp15.000 untuk mobil. Tidak ada patokan per jam.

Setiap hari Anda bisa mengunjungi Bukit Waruwangi, karena tempat wisata ini buka setiap hari mulai pk 08.00 hingga 17.00. Kecuali pada hari Selasa, Bukit Waruwangi baru buka pada pk 13.00. Sedangkan Pojok Kopi Rangkong buka hingga pk 21.00. Fasilitasnya cukup lengkap, ada toilet, masjid, dan restoran.

Nah, dengan seabrek kelebihan tadi, jangan ragu masukkan Bukit Waruwangi ke dalam daftar liburan Anda. Bahkan bila Anda hanya memiliki sedikit waktu libur, Anda tetap bisa menikmati tempat wisata ini.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com