27 Tanaman Obat yang Baik untuk Kesehatan Beserta Cara Tanam

Lahan terbatas bukanlah halangan untuk berkebun di rumah. Selain dapat dipergunakan menanam tanaman hias, lahan di rumah juga sebaiknya digunakan untuk menumbuhkan berbagai tanaman obat. Terutama menanam tanaman obat yang bermanfaat untuk tubuh.

Dengan mengeluarkan sedikit tenaga dan meluangkan sedikit waktu, Anda dapat menumbuhkan sendiri beragam tanaman obat. Daripada langsung meminum obat setiap kali perut terasa mual, atau gangguan kesehatan lainnya, cobalah mengusirnya dengan menggunakan obat herbal.

Hasil panen dari tanaman herbal di rumah akan cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda dan keluarga kapanpun Anda membutuhkannya. Sebelum membahas lebih lanjut, berikut ini merupakan poin-poin penting pembahasan dalam artikel ini.

Manfaat Tanaman Obat Bagi Kesehatan

4. Cara Menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Rumah

Memiliki tanaman obat di rumah akan mendatangkan banyak keuntungan bagi keluarga Anda. Selain untuk memberikan keasrian pada rumah, tanaman obat sebagian besar juga dapat dikonsumsi dengan khasiat yang baik bagi kesehatan.

Masing-masing jenis tanaman obat memiliki khasiat yang berbeda-beda dalam menyembuhkan penyakit. Maka daripada itu, semakin banyak Anda menanam tanaman obat di rumah, semakin banyak pula manfaat yang dapat dirasakan.

Anda bisa memulai dengan menanam tanaman herbal yang juga digunakan sebagai bumbu dapur. Contohnya seperti jahe, lengkuas, kencur, dan masih banyak lagi. Tanaman-tanaman tersebut terbilang mudah dalam proses penanamannya.

Selain itu, alternatif lainnya adalah Anda dapat menanam tanaman obat yang dapat memberikan estetika halaman. Beberapa tanaman obat tersebut seperti lavender, bunga kenop, dan masih banyak lagi.

Membuat Lahan Tanaman Obat di Pekarangan Rumah

Kenali masalah kesehatan yang sering dialami sebagai referensi jenis tanaman obat untuk ditanam di rumah. (Sumber: Pexels.com)

Lahan kosong di rumah Anda alangkah lebih baik jika dapat dimanfaatkan dengan menanam beragam tanaman obat. Tanaman obat yang dapat ditanam di halaman rumah jenisnya sangat beragam dengan khasiat yang berbeda-beda.

Jika Anda bingung untuk memulai, Anda bisa memilih tanaman yang sering dikonsumsi. Selain itu, Anda juga bisa menyesuaikan dengan riwayat gangguan kesehatan yang sering dialami.

Setelah mengetahui jenis tanaman obat apa yang akan ditanam, selanjutnya adalah menyiapkan lahan. Penyiapan lahan untuk menanam tanaman obat sebenarnya tidak terlalu susah. Anda cukup mencari lahan kosong yang memiliki sirkulasi udara dan paparan sinar matahari yang baik.

27 Tanaman Obat yang Baik untuk Kesehatan

Jeruk nipis merupakan salah satu tanaman obat yang dapat ditanam di lahan terbatas. (Sumber: Pexels.com)

Anda sudah tertarik untuk memulai menanam tanaman obat pada halaman rumah Anda? Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap rekomendasi tanaman obat yang bisa Anda pilih.

Tanaman obat di bawah ini, bisa menjadi tanaman obat namun juga dapat memberikan estetika halaman rumah Anda.

Berikut ini merupakan 27 tanaman obat yang baik untuk kesehatan yang dapat ditanam di rumah.

Simak secara seksama dan Anda bisa mulai memilih tanaman herbal mana yang cocok untuk Anda.

1) Seledri

Seledri merupakan contoh tanaman obat yang mengandung antioksidan, vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid. Antioksidan membantu melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari kerusakan. Seledri juga telah lama dikenal sebagai sayuran yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain banyak manfaatnya bagi kesehatan, seledri juga merupakan sayuran serbaguna. Anda bisa memakannya mentah ataupun dimasak karena seledri merupakan tambahan yang bagus untuk masakan yang ditumis, sup, dan jus. Berikut ini cara menanam seledri di rumah.

  • Rendam biji seledri di dalam air hangat selama kurang lebih 30 menit, lalu letakkan biji seledri di atas kain basah. Tutup kain tersebut dan diamkan selama 24 jam atau hingga biji seledri berubah menjadi kecambah.
  • Setelah biji seledri berubah menjadi kecambah, siapkan media tanam yang terdiri dari tanah, pupuk, dan sekam bakar.
  • Isi polybag atau pot dengan media tanam, kemudian masukkan kecambah seledri ke dalamnya. Siram secukupnya agar tanah menjadi lembab, tetapi tidak lembek.

Setelah ditanam selama tiga bulan, seledri bisa dipanen. Cukup potong batangnya saja agar seledri dapat tumbuh kembali.

2) Serai


Serai merupakan tanaman obat yang sering digunakan untuk campuran teh karena dapat menambah cita rasa. Menurut WebMD, serai mengandung zat yang bisa membantu meredakan nyeri dan bengkak, mengurangi demam, serta mengurangi sakit perut.

Memiliki tanaman serai di rumah akan mendatangkan banyak keuntungan bagi keluarga Anda. Selain untuk dikonsumsi, serai dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena serangga kecil ini tidak menyukai aromanya.

Tahukah Anda, serai dapat dikembangbiakkan di dalam toples yang berisi air? Caranya mudah, yaitu dengan memotong bagian bawah serai kemudian masukkan ke dalam toples yang telah diisi air hingga setengah bagian. Tunggu sampai tunas serai tumbuh kemudian pindahkan ke dalam pot.

BACA JUGA :  Kumpulan Cincin Original Anti Mainstream!

3) Tanaman Obat Daun Jarak

Kandungan tanaman obat daun jarak memiliki khasiat mengatasi rematik.(Sumber: Pexels.com)

Hanya sedikit masyarakat yang memanfaatkan daun jarak untuk diolah menjadi tanaman obat. Padahal, daun jarak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan dapat digunakan untuk terapi. Daun jarak kaya akan flavonoid, protein, kalsium, dan kalium yang membantu mengurangi rematik.

Ketika Anda jarang berolahraga, tubuh kehilangan kelenturan kemudian rematik menyerang. Rematik adalah kondisi di saat persedian kehilangan kelenturan karena pelumas berkurang dan rasanya benar-benar menyakitkan. Untuk membantu mengusir rematik, Anda bisa merebus daun jarak, kemudian meminumnya sebagai ramuan herbal.

Tips Lapakfjbku.com

Cara menanam daun jarak sangat mudah, yaitu dengan cara disetek. Pilihlah batang setek dari tanaman daun jarak yang berumur lebih dari 5 tahun.

4) Sirih

Tanaman obat daun sirih dapat mengatasi percepatan penyembuhan luka. (Sumber: Pexels.com)

Daun sirih penuh dengan vitamin seperti vitamin C, thiamine, niacin, riboflavin, dan karoten. Komponen yang ada dalam daun sirih dapat membantu mengurangi kadar gula dalam darah, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menjaga kesehatan gigi. Apabila daun sirih dioleskan di atas luka kemudian dibalut, daun sirih dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

Karena sirih adalah tanaman menjalar, Anda dapat dengan mudah menanamnya sebagai tanaman obat di rumah. Bibit sirih dapat ditanam di dalam pot ataupun polybag dengan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk organik.

5) Selasih

Selasih bermanfaat untuk mengatasi sembelit. (Sumber: Pexels.com)

Di musim kemarau, selasih sering digunakan sebagai pelengkap es buah karena bermanfaat sebagai pendingin alami yang membantu mengurangi panas tubuh. Namun, biji ini memiliki lebih banyak manfaat dari sekadar tambahan pada minuman dingin.

Selasih dapat bekerja secara menakjubkan untuk membantu menurunkan berat badan karena tingginya jumlah asam lemak Omega-3. Selasih juga membantu mengurangi rasa lapar dan membuat Anda kenyang untuk waktu yang lama. Minum biji selasih dengan air hangat bisa membantu meredakan masalah pencernaan, sembelit, dan kembung.

Penanaman selasih di rumah dapat dilakukan dengan menggunakan biji dan stek batang. Biji selasih dapat disemai terlebih dahulu di atas kapas basah hingga menjadi bibit ataupun langsung ditanam di media tanam. Jika ingin melakukan stek batang, pilihlah batang yang kuat dan cukup besar.

6) Keladi

3.6 Umbi Keladi

Daun dan umbi keladi dapat digunakan sebagai bahan makanan, tetapi umbinya harus dimasak. Selain dinikmati sebagai camilan, tahukah Anda kalau keladi memiliki banyak manfaat kesehatan dan bisa dijadikan tanaman herbal?

Kemampuan keladi sebagai tanaman obat antara lain adalah membantu menurunkan kadar gula darah, melindungi kulit, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan sirkulasi, dan membantu sistem kekebalan tubuh. Keladi juga merupakan makanan yang kaya serat sehingga bisa menjadi pilihan untuk mendukung program diet Anda.

Jika ingin menanam keladi, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan bibit keladi. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan khusus, tetapi pastikan saja tanahnya tidak kering dan keladi mendapatkan banyak sinar matahari.

7) Jahe

Kandungan jahe dapat membuat tubuh terasa hangat. (Sumber: Pexels.com)

Tidak mengherankan jika jahe digunakan dalam berbagai bentuk pengobatan herbal karena tanaman obat ini dipenuhi dengan nutrisi yang memiliki manfaat untuk tubuh. Jahe sering digunakan untuk membantu mengurangi mual, mengurangi nyeri otot akibat olahraga, dan melawan pilek. Gingerol, senyawa utama di dalam jahe, memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.

Untuk menanam jahe di rumah, pilih bibit jahe berkualitas dan terbebas dari hama. Siapkan pot berisi tanah yang gembur dan pupuk, kemudian tanam bibit jahe dengan bagian mata tunas yang menghadap ke atas. Tempatkan pot di area yang tidak terkena sinar matahari langsung dan siram dengan sedikit air saja.

8) Lidah Buaya

Lidah buaya dapat mencegah dehidrasi. (Sumber: Pexels.com)

Lidah buaya merupakan tanaman obat yang sejak lama dimanfaatkan oleh orang Indonesia sebagai tanaman hias dan juga sering diolah menjadi es lidah buaya. Khasiat lidah buaya beragam, seperti membantu meningkatkan kebersihan mulut, mencegah dehidrasi, mengatasi konstipasi, hingga mengurangi jerawat. Sifatnya yang menenangkan, melembabkan, dan mendinginkan membuat lidah buaya dalam bentuk gel sering digunakan untuk mengurangi luka akibat terbakar sinar matahari.

Untuk menanam sendiri lidah buaya di rumah, Anda membutuhkan bibit lidah buaya yang berukuran sekitar 10 cm. Tanamlah bibit lidah buaya dengan cara menancapkannya ke dalam media tanam berupa campuran tanah dan pupuk.

9) Lengkuas

Lengkuas bermanfaat meredakan asma. (Sumber: Pexels.com)

Lengkuas adalah salah satu tanaman obat yang mudah ditanam di pekarangan rumah. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu masak maupun bahan baku pembuatan jamu. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan jika mengkonsumsi lengkuas meliputi meredakan asma, menurunkan kadar kolesterol di tubuh, meringankan batuk, hingga menurunkan demam.

10) Kencur

Kencur dapat mengobati diare. (Sumber: Pexels.com)

Siapa yang tidak mengenali tanaman obat kencur. Kencur memiliki citarasa dan aroma yang cukup khas dibandingkan dengan tanaman obat lain. Dengan citarasa yang khas, kencur banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan tradisional.

Selain itu, kencur juga banyak disukai setelah diproses sebagai jamu beras kencur. Manfaat yang dapat diperoleh dari kencur adalah meredakan batuk dan tenggorokan yang gatal, menghangatkan tubuh, mengobati diare, hingga mencegah kanker.

BACA JUGA :  Slackline, Olahraga Pacu Adrenalin Untuk Yang Berpengalaman!

11) Temulawak

Temulawak bermanfaat sebagai anti bakteri (Sumber: Pexels.com)

Tanaman obat temulawak telah dikenal sebagai alternatif obat tradisional untuk meningkatkan nafsu makan pada anak. Selain khasiat tersebut, temulawak banyak dikonsumsi untuk memperlancar proses pencernaan, mengatasi peradangan, hingga berguna sebagai anti bakteri. Apabila rutin dikonsumsi, temulawak juga berkhasiat untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap bugar dan sehat.

12) Kayu Manis

Kayu manis bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. (Sumber: Pexels.com)

Terlepas dari bau harum yang khas, ternyata kayu manis memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Kayu manis yang biasanya digunakan sebagai bahan masakan hingga minuman ternyata mengandung antioksidan yang tinggi. Manfaat antioksidan bagi tubuh sendiri meliputi melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Selain itu, khasiat lain dari kayu manis adalah menurunkan kadar gula pada darah.

13) Jeruk Nipis

Jeruk nipis dapat menjaga sistem imun. (Sumber: Pexels.com)

Tanaman obat yang serbaguna ini mungkin sudah dikenal kegunaan dan manfaatnya. Bukan hanya menjaga kesehatan tubuh, jeruk nipis juga banyak digunakan sebagai bahan untuk menjaga kebersihan rumah. Jeruk nipis dapat digunakan sebagai bahan pengganti sabun cuci yang alami dan mengusir berbagai serangga. Sedangkan manfaat bagi tubuh, jeruk nipis dapat melancarkan pencernaan dan menjaga sistem imun.

14) Tanaman Obat Mengkudu

Tanaman mengkudu dapat menurunkan kolesterol. (Sumber: Pexels.com)

Walaupun dari segi rasa mengkudu tidak memiliki rasa yang cukup nikmat, namun khasiat tanaman obat ini sungguh luar biasa. Mengkonsumsi mengkudu dapat menghindari dari serangan penyakit stroke, meningkatkan kekebalan tubuh, hingga menurunkan kolesterol.

Cara mengkonsumsi mengkudu adalah dengan memilih buat yang setengah matang. Biasanya ditandai dengan warna yang menguning dan belum mengeluarkan bau yang tidak sedap. Kemudian kupas kupas kulit dan buang bijinya. Anda dapat mencampurkan sirup maupun bahan tambahan agar menyamarkan rasa mengkudu yang cenderung pahit.

15) Binahong

Tanaman binahong dapat mengatasi maag. (Sumber: Pexels.com)

Tanaman binahong memiliki daun yang dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional. Daun binahong telah dikenal memiliki khasiat untuk mengobati maupun meredakan berbagai masalah kesehatan. Salah satu contoh manfaat daun binahong adalah mengatasi maag, meredakan asam urat, mencegah penyakit kanker, hingga ginjal.

16) Lemon

Lemon dapat menjaga kesehatan kulit khususnya wajah. (Sumber: Pexels.com)

Sama seperti jenis jeruk lainnya, lemon juga merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki berbagai manfaat. Manfaat dari mengkonsumsi lemon adalah dapat meningkatkan kekebalan imun, mencegah stroke, hingga kanker.

Selain manfaat tersebut, lemon juga banyak dikonsumsi dengan tujuan menjaga kesehatan kulit khususnya wajah. Kandungan vitamin C pada lemon dapat mencerahkan wajah hingga meredakan bekas jerawat.

17) Belimbing

Belimbing dapat bermanfaat mencegah penyakit kardiovaskular. (Sumber: Pexels.com)

Mengkonsumsi buah belimbing saat telah matang tentunya sangat nikmat. Namun dibalik kesegaran dari rasa buah belimbing, ternyata terdapat beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang didapat adalah belimbing dapat mengendalikan kadar gula dalam darah.

Selain itu, bagi Anda yang sedang melakukan program diet, belimbing ternyata memiliki khasiat dalam menurunkan berat badan. Manfaat lain yang bisa didapat dari mengkonsumsi belimbing adalah dapat mencegah penyakit kardiovaskular yang menyerang jantung.

18) Srikaya

Srikaya dapat bermanfaat mengurangi ketombe. (Sumber: Pexels.com)

Buah yang cocok dikonsumsi dalam bentuk jus ini ternyata merupakan salah satu tanaman obat yang berkhasiat bagi kesehatan. Manfaat dari mengkonsumsi srikaya adalah dapat menjaga kelancaran sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan tingginya kandungan serat pada srikaya. Selain itu, srikaya juga dapat bermanfaat mengurangi ketombe dan kutu rambut dengan cara membalurkan buah pada kulit kepala dan rambut.

19) Jambu Biji

Jambu biji sebagai obat alami untuk demam berdarah. (Sumber: Pexels.com)
Jambu biji bisa dikatakan sebagai tanaman obat karena beberapa bagian tanamannya seperti daun dan buahnya dapat bermanfaat bagi kesehatan. Daun dari jambu biji sendiri telah dikenal sebagai obat alami untuk mengatasi diare.

Sedangkan buah jambu biji banyak digunakan sebagai obat alami demam berdarah. Hal ini dikarenakan jambu biji dapat menaikkan trombosit darah secara signifikan.

20) Tanaman Obat Jintan Hitam

Jintan hitam bermanfaat mencegah flu. (Sumber: Pexels.com)

Bukan hanya sebagai pelengkap cita rasa masakan, jintan hitam juga memiliki beragam khasiat sebagai tanaman obat. Diketahui jika mengkonsumsi jintan hitam secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol, menyembuhkan rematik, hingga mencegah penyakit pernafasan seperti flu dan hepatitis. Selain itu, manfaat lain yang didapat dengan mengkonsumsi jintan hitam adalah dapat mengatasi asma hingga mengatur kadar gula dalam darah.

Cara Menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Rumah

Menanam tanaman obat dapat menjaga kesehatan dengan bahan alami..(Sumber: Pexels.com)

Jika Anda sudah mengetahui bagaimana menyiapkan lahan untuk menanam tanaman obat di rumah, selanjutnya adalah memilih jenis tanaman Obat. Dibawah ini akan dijelaskan mengenai tata cara menanam berbagai tanaman obat yang memiliki banyak manfaat.

Tanaman obat di bawah dapat dipilih sesuai dengan preferensi atau riwayat masalah kesehatan yang Anda alami. Berikut ini merupakan penjelasan lengkapnya.

1) Kumis Kucing

Manfaat kumis kucing untuk menyembuhkan kencing manis. (Sumber: Pexels.com)

Selain keindahan, tanaman kumis kucing juga banyak ditanam karena kegunaannya sebagai obat alami. Tanaman obat kumis kucing dikenal luas memiliki khasiat mengobati penyakit kencing manis. Cara menanam tanaman kumis kucing juga terbilang cukup mudah.

Anda bisa menanam tanaman obat kumis kucing dengan sistem stek batang. Stek batang merupakan cara menanam dengan menggunakan potongan batang tanaman yang nantinya dapat tumbuh tunas baru. Gunakan potongan batang dengan ukuran 15-20 cm.

BACA JUGA :  Cerita Horror Misteri - 1000 Hari

Kemudian tanaman di media tanam hingga tumbuh tunas baru. Untuk penyiraman, usahakan tanaman disiram secara rutin dengan intensitas 1-2 kali sehari.

2) Bunga Kenop

Manfaat bunga kenop meredakan batuk. (Sumber: Pexels.com)

Bunga kenop dikenal di Indonesia dengan sebutan bunga kancing. Hal ini dikarenakan bentuk bunganya yang menyerupai kancing, yaitu bulat penuh. Karena keindahannya, bunga kenop biasanya ditanam di halaman sebagai tanaman hias.

Namun selain memperindah halaman, ternyata bunga kenop memiliki beragam khasiat yang baik bagi kesehatan. Tanaman obat ini dapat bermanfaat bagi obat asma, batuk, radang, hingga menambah nafsu makan.

Cara menanam tanaman obat ini juga terbilang cukup mudah. Pertama Anda perlu membeli bibit bunga kancing yang siap tanam. Kemudian, pindahkan bibit ke wadah atau nampan untuk proses penyemaian.

Pada proses penyemaian, media tanam yang digunakan adalah campuran tanah, pupuk kompos, sekam, dan pasir. Setelah bibit berkecambah, Anda bisa memindahkan ke media tanam yang lebih luas seperti pot atau halaman.

3) Bunga Matahari

Bunga matahari bermanfaat meredakan disentri. (Sumber: Pexels.com)

Siapa yang tidak terpesona dengan keindahan dari bunga matahari. Tanaman bunga matahari banyak ditanam sebagai tanaman hias namun juga dapat berguna sebagai tanaman obat. Beberapa bagian bunga matahari seperti bunga, biji, hingga akarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat alami. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan tanaman obat bunga matahari adalah penyakit saluran kencing, rematik, hingga disentri.

Cara menanam bunga matahari sebenarnya tidak bisa dibilang mudah seperti tanaman-tanaman sebelumnya. Hal ini dikarenakan dibutuhkan waktu yang cukup lama dengan beberapa langkah yang harus dilakukan untuk proses penanaman.

Proses pertama adalah menyemai benih biji bunga matahari. Letakkan benih biji bunga matahari pada nampan dengan menggunakan media tanam campuran tanah dengan pupuk kompos 1:1. Tempatkan benih biji bunga matahari di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Benih biji bunga matahari biasa membutuhkan waktu 10 hari untuk bisa berkecambah.

Setelah berkecambah, pindahkan benih pada media tanam campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 3:2:1. Setelah bibit bunga matahari menumbuhkan tunas kurang lebih 20 cm, selanjutnya memindahkan ke media tanam baru seperti pot atau halaman. Setelah dipindahkan ke media tanam baru, Anda bisa mulai pemeliharaan dengan rutin menyirami setiap pagi dan sore hari.

4) Bunga Lavender

Lavender bermanfaat mengusir serangga dan nyamuk. (Sumber: Pexels.com)

Bunga yang dikenal dengan warna yang indah dan mengeluarkan aroma yang harum ini ternyata dapat berfungsi sebagai tanaman obat. Bunga lavender memiliki khasiat mengobati luka bekas gigitan serangga, mengusir nyamuk, meredakan insomnia, dan mengatasi depresi atau stress.

Proses penanamannya sendiri terbilang cukup mudah. Anda bisa memulai dengan memilih bibit bunga lavender yang siap tanam. Kemudian menyiapkan media tanam bunga lavender dengan campuran tanah, pasir, pupuk kompos, dan kerikil.

Semua bahan tersebut dapat dicampurkan dan ditempatkan pada polybag atau pot. Salah satu hal yang perlu dilakukan dalam menanam bunga lavender adalah pada media tanam, tempatkan styrofoam dengan tebal sekitar 5 cm di bawah media tanam.

Tahap selanjutnya, setelah proses penyemaian selesai adalah memindahkan benih ke media tanam dan lahan yang lebih luas. Anda bisa memindahkan benih yang telah bertumbuh kurang lebih 15 cm.

5) Kemuning

Kemuning bermanfaat meredakan sakit gigi. (Sumber: Pexels.com)

Tanaman obat kemuning berkhasiat untuk meredakan sakit gigi, mengatasi penyakit rematik, hingga menurunkan kolesterol. Proses penanaman tanaman obat kemuning dimulai dengan proses pembibitan. Pertama menempatkan bibit pada media tanam campuran tanah dengan kompos 1:1.

Kemudian setelah kurang lebih dua minggu, bibit akan mulai berkecambah. Selanjutnya bibit dipindahkan ke lahan yang lebih luas seperti halaman rumah. Berilah pupuk dan penyiraman secara rutin agar tanaman obat ini bertumbuh dengan baik.

6) Kunyit

Kunyit sebagai salah satu bahan dasar jamu tradisional. (Sumber: Pexels.com)

Seperti yang telah diketahui, kunyit memiliki beragam manfaat sebagai tanaman obat. Khasiat kesehatan dari kunyit menjadikan tanaman obat ini banyak digunakan sebagai bahan dasar jamu tradisional dan makanan sehat. Manfaat kunyit bagi kesehatan adalah mengobati maag, perut kembung, dan pereda radang tenggorokan.

Cara menanam kunyit terbilang cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan media tanam yang cukup subur dan bibit kunyit yang sudah tua. Letakkan bibit kunyit pada kedalaman tanah sekitar 60 cm, dan berikan pupuk dan penyiraman secara rutin. Kunyit dapat ditanam pada media tanam pot, polybag, atau lahan terbuka.

7) Kemangi

Kemangi bermanfaat menjaga kesehatan jantung. (Sumber: Pexels.com)

Tanaman kemangi merupakan salah satu tanaman yang mungkin bisa Anda pilih untuk ditanam di halaman rumah Anda. Hal ini tidak dipungkiri karena banyaknya manfaat dari tanaman kemangi. Selain sedap dikonsumsi sebagai bahan makan tradisional, kemangi juga memiliki khasiat bagi kesehatan.

Kandungan daun kemangi mengandung magnesium dan beta-karoten yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Selain itu, daun kemangi juga bermanfaat melancarkan pencernaan dan menghilangkan bau mulut.

Cara menanam tanaman kemangi dimulai dengan mempersiapkan benih kemangi. Sebelum menempatkan benih di luar ruang, benih kemangi yang telah ditanam sebaiknya ditempatkan pada ruangan terlebih dahulu sekitar enam jam. Tahap selanjutnya adalah memindahkan benih kemangi yang telah berkecambah ke media tanam yang lebih besar. Pelihara dan sirami secara rutin agar tanaman tumbuh dengan baik.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com