Kota Tua Semarang dan Perkembangannya di Masa Sekarang

Tak ada yang meragukan keindahan Kota Tua Semarang yang terkenal dengan banyak peninggalan bersejarahnya. Sedari dulu daya tarik Kota Tua di Semarang ini tak pernah habis, bahkan sejak direvitalisasi semakin banyak destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi.

Sederet spot-spot foto instagramable pun bermunculan dan membuat para wisatawan berbondong-bondong berkunjung. Menariknya lagi, bangunan-bangunan tua di Kota Tua Semarang masih berdiri kokoh di tengah gempuran modernisasi.

Hal inilah yang membuat Kota Tua ini masih menjadi favorit destinasi wisata hingga saat ini. Keberadaannya tak lekang dimakan waktu dan masih menjadi salah satu warisan budaya dunia yang harus dilestarikan.

Nah, bagi Anda yang berdomisili atau sedang mencari hunian di Kota Semarang, Kota Tua Semarang bisa menjadi salah satu tujuan rekreasi untuk refreshing bersama keluarga atau teman. Mari kita simak ulasan mengenai perkembangan Kota Tua Semarang berikut ini.

Kota Tua Semarang dan Potongan Sejarah yang Tertinggal

Kota Tua Semarang dan Potongan Sejarah yang Tertinggal

Di kawasan Kota Tua Semarang ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Berbicara mengenai Kota Tua Semarang, ada banyak cerita bersejarah yang menarik untuk disimak. Dulu, Kota Tua ini merupakan pusat perdagangan pada abad 19 – 20. Di masa itu, untuk mengamankan warga dan wilayahnya di Kota Tua ini dibangun benteng yang dinamakan benteng Vijhoek.

Pada masa kolonial Belanda, Kota Tua Semarang sering disebut Outstadt. Dilihat dari kondisi geografis, terlihat Kota Tua ini terpisah dengan daerah di sekitarnya. Hal inilah yang membuat akhirnya Kota Tua Semarang dijuluki sebagai “Little Netherland”.

Kawasan Kota Tua ini menjadi saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda dan juga menjadi pusat ekonomi. Di kawasan Kota Tua ini ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri kokoh hingga kini.

BACA JUGA :  5 Spot Wisata Kekinian di Bali Utara Bikin Kamu Makin Keren di Instagram

Secara umum karakter bangunan di Kota Tua Semarang menjadi peninggalan potongan sejarah masa kolonial Belanda yang masih tertinggal. Bisa dilihat dari detail bangunan yang khas dan ornamen yang identik dengan gaya Eropa.

Kota Tua Semarang dan Sederet Destinasi Wisata Ikonik

Kota Tua Semarang dan Sederet Destinasi Wisata Ikonik

Sebelumnya gedung ini juga pernah dijadikan kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia.

Sejak dulu Kota Tua Semarang tak pernah hilang magisnya, mulai dari bangunan tua bergaya Eropa hingga nuansa klasiknya masih tersimpan hingga kini. Apalagi sejak Kota Tua Semarang direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Semarang, semakin banyak spot-spot menarik untuk dikunjungi.

Pertama, ada Lawang Sewu yang terletak di Jalan Pemuda, Kecamatan Semarang Tengah yang merupakan bekas kantor pusat Perusahaan Kereta Hindia Belanda. Sebelumnya gedung ini juga pernah dijadikan kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia.

Kedua, ada Saloka Park yang lokasinya tak jauh dari Danau Rawa Pening. Wisata yang satu ini adalah taman bermain raksasa di Semarang, bahkan paling besar di Jawa Tengah. Ada banyak variasi wahana yang tersedia, mulai dari yang aman untuk anak-anak hingga yang paling ekstrem.

Selanjutnya ada Museum Ranggawarsita yang paling terkenal di Jawa Tengah. Museum ini menyimpan berbagai koleksi benda-benda geologi dan budaya. Tempat ini cocok untuk mengedukasi anak-anak terkait dengan perkembangan bumi, manusia, budaya, hingga sejarah kemerdekaan.

Kota Tua Semarang Kini Menjadi Spot Wisata yang Instagramable

Kota Tua Semarang Kini Menjadi Spot Wisata yang Instagramable

Apabila Anda ingin mengelilingi Kota Tua Semarang, kini ada juga penyewaan sepeda ontel yang bisa digunakan.

Selain tempat-tempat wisata yang sudah ada sejak lama, di Kota Tua Semarang kini juga hadir banyak tempat-tempat baru yang menarik. Apabila Anda ingin mengelilinginya, kini ada juga penyewaan sepeda ontel yang bisa digunakan.

BACA JUGA :  Wisata Pantai Balangan Bali Selatan

Anda bisa mengelilingi Kota Tua Semarang untuk menikmati panorama peninggalan kolonial Belanda di setiap sudut Semarang. Rute dimulai dari Monod Diephuis, Gereja Blenduk, Jembatan Berok, Jalan Empu Tantular, Jalan Letjen Suprapto, dan kembali ke titik awal.

Selain itu, kini di Kota Tua Semarang juga bisa Anda temukan Museum 3D Trick Art yang memamerkan 100 koleksi foto 3D. Foto-foto tersebut terdiri dari tokoh nasional, tokoh dunia, bangunan dan budaya Kota Tua.

Terakhir, ada Semarang Contemporary Art Gallery yang menyediakan puluhan karya seniman lokal maupun luar negeri. Lokasinya juga mudah dijangkau dengan berjalan kaki, dan mudah dikenali dengan bentuk bangunan arsitektur Eropa tua.

Subscribe, follow Facebook Page Lapakfjbku dan ikuti terus lapakfjbku.com untuk mendapatkan informasi, juga inspirasi terbaru dan setiap hari Anda semakin seru!


Faisal

Faisal

Faisal Rahman adalah seorang blogger muda yang penuh semangat untuk berbagi ide, gagasan, dan pandangan melalui tulisannya. Ia memulai perjalanan blognya selama masa kuliah dan telah mengembangkan bakatnya dalam menulis konten menarik dan beragam.
https://lapakfjbku.com