Arti, Pengertian, Fungsi, Cara Mendapatkan EFIN Pajak Online Pribadi Atau Badan

Apa Itu Arti Pengertian EFIN? Kenap Harus Disiapkan Sebelum Lapor SPT Online? Lapakfjbku.com akan mengulasnya disini.

Sudah lapor SPT pajak tahunan? Ingat, pelaporan SPT untuk wajib pajak individu bisa dilakukan hingga 31 Maret 2022.

Salah satu mekanisme pelaporan SPT tahunan adalah secara online atasu daring melalui sistem Electronic Filing atau e-Filing Pajak.

Untuk bisa mengakses e-Filing, wajib pajak harus memiliki Electronic Filing Identification Number (E-FIN). Setelah itu, baru bisa melakukan pelaporan SPT secara online.

Apa itu EFIN? Dilansir dari laman pajak.go.id, EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kepada wajib pajak untuk melakukan transaksi elektronik dengan Ditjen Pajak.

EFIN (Electronic Filing Identification Number) adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) kepada Wajib Pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan Ditjen Pajak, seperti lapor SPT melalui e-Filing dan pembuatan kode billing pembayaran pajak.

E-FIN tersebut digunakan seperti untuk lapor SPT melalui e-Filing dan pembuatan kode billing pembayaran pajak.

Cara Memperoleh Dan Aktivasi EFIN

Apa Itu Arti Pengertian EFIN Kenap Harus Disiapkan Sebelum Lapor SPT Online Lapakfjbku.com akan mengulasnya disini.

Begini cara memperolehnya.

Wajib Pajak Orang Pribadi :

  1. Ajukan permohonan aktivasi EFIN dengan formulir yang sudah ditentukan. Pengajuan permohonan ini tidak bisa dikuasakan kepada orang lain. Datangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat, atau lokasi lain yang ditentukan kantor pajak.
  2. Tunjukkan asli serta menyerahkan fotokopi KTP buat orang Indonesia. Untuk orang asing adalah paspor dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  3. Tunjukkan asli serta menyerahkan fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dan menyampaikan alamat email aktif.

Baca Juga : Pengertian Definisi, Sistem, Pelaku, Jenis dan Bukti Transaksi Adalah?

Wajib Pajak Badan :

  1. Isi permohonan aktivasi EFIN oleh pengurus perusahaan.
  2. Pengurus datang ke KPP tempat terdaftar. Tidak bisa di kantor pajak mana saja.
  3. Pengurus menunjukkan asli dan menyerahkan fotokopi surat penunjukan pengurus yang bersangkutan untuk mewakili badan.
  4. Kalau pengurusnya adalah orang Indonesia, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi KTP dan kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus.
  5. Kalau pengurusnya orang asing, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi Paspor, KITAS atau KITAP, dan NPWP atau SKT-nya.
  6. Tunjukkan asli dan serahkan kartu NPWP atau SKT atas nama wajib pajak badan.
  7. Menyampaikan alamat email aktif badan tersebut.

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Accounting Software Akuntansi Terbaik

Wajib pajak badan yang merupakan kantor cabang:

  1. Yang mengajukan permohonan EFIN adalah pimpinan kantor cabang.
  2. Datang ke KPP tempat kantor cabang terdaftar sebagai wajib pajak.
  3. Surat pengangkatan pimpinan kantor cabang.
  4. Surat penunjukan pimpinan kantor cabang sebagai pengurus yang mewakili badan.
  5. Jika pengurusnya adalah orang Indonesia, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi KTP dan kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus. Kalau pengurusnya orang asing, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi Paspor, KITAS atau KITAP, dan NPWP atau SKT-nya.
  6. Tunjukkan asli dan serahkan kartu NPWP atau SKT atas nama kantor cabang.
  7. Menyampaikan alamat email aktif kantor cabang tersebut.
BACA JUGA :  Pengertian, Manfaat, Cara Buat NPWP Online Offline Bagaimana?

Formulir untuk permohonan aktivasi eFIN dapat diunduh pada link berikut ( Formulir Aktivasi Di Sini ).

Setelah E-FIN aktif, Anda dapat menggunakannya untuk registrasi di situs aplikasi DJP Online.

Untuk Anda yang telah terdaftar, E-FIN ini juga diperlukan jika akan melakukan reset password maupun email di situs aplikasi DJP Online.

Jadi, simpan E-FIN Anda dengan baik. Maka Anda cukup sekali saja datang ke KPP untuk aktivasi EFIN, karena E-FIN berlaku untuk seumur hidup.

Bagaimana Cara Buat, Mengajukan, Aktivasi Dan Mendapatkan EFIN Online Untuk Lapor SPT Tahunan?

Bagaimana Cara Buat, Mengajukan, Aktivasi Dan Mendapatkan EFIN Online Untuk Lapor SPT Tahunan?

EFIN diperlukan untuk melaporkan SPT online. Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sudah bisa dilakukan sejak 1 Januari hingga 31 Maret 2022 bagi wajib pajak pribadi. Sementara bagi wajib pajak badan, tenggat pelaporan SPT hingga 30 April 2022.

EFIN alias Electronic Filing Identification Number bisa didapatkan secara online.

EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak kepada wajib pajak yang melakukan transaksi elektronik perpajakan, seperti lapor SPT melalui e-Filing dan pembuatan kode billing pembayaran pajak.

E-FIN berlaku seumur hidup dan dapat digunakan oleh wajib pajak untuk registrasi di situs aplikasi DJP Online.

Bagi wajib pajak yang sudah terdaftar, EFIN juga diperlukan untuk melakukan reset password maupun e-mail di situs aplikasi DJP Online saat akan melaporkan SPT maupun layanan pajak lainnya.

Lantas, bagaimana cara untuk mendapatkan EFIN online?

Untuk mendapatkan EFIN secara online, wajib pajak bisa mengirimkan pengajuan melalui alamat e-mail masing-masing KPP sesuai domisili.

Alamat e-mail masing-masing KPP bisa diakses di sini.

Sementara untuk mengetahui di KPP mana Anda terdaftar, cek pada kartu NPWP Anda.

Dirangkum dari laman Direktorat Jenderal Pajak (DJP), berikut cara mendapatkan EFIN online bagi wajib pajak pribadi:

  • Unduh dan isi formulir pengajuan E-FIN. Formulir pengajuan EFIN dapat diunduh di sini.
  • Foto formulir yang sudah terisi dengan lengkap tersebut.
  • Kemudian, lakukan swafoto dengan memegang KTP asli dan NPWP asli. Saat swafoto, nomor NPWP dan NIK KTP harus terlihat karena akan diperiksa oleh petugas.
  • Lalu, kirimkan e-mail permohonan EFIN online dengan subjek e-mail: ‘PERMINTAAN NOMOR E-FIN’.
  • Untuk di kolom pesan, ketik nomor NPWP, Nama Lengkap, NIK, alamat tempat tinggal, alamat email wajib pajak, dan nomor handphone.
  • Lampirkan foto formulir permohonan EFIN serta swafoto wajib pajak yang memegang NPWP dan KTP.
  • Setelah semua proses dilakukan wajib pajak tinggal menunggu permohonan EFIN diproses DJP.
  • Wajib pajak juga bisa menghubungi KPP tempat Anda terdaftar untuk menanyakan kabar permohonan nomor EFIN.
  • Setelah mendapat E-FIN pajak, bisa langsung aktivasi EFIN pada situs DJP Online.
  • Setelah E-FIN Anda aktif, Anda dapat menggunakannya untuk registrasi di situs aplikasi DJP Online.
BACA JUGA :  Pengertian, Manfaat, Cara Buat NPWP Online Offline Bagaimana?

Baca Juga : Pengertian Fungsi, Peran SDM, MSDM, Manajemen Sumber Daya Manusia

Cara mendapatkan EFIN bagi wajib pajak badan

Dirangkum dari laman resmi DJP, berikut cara mendapatkan EFIN bagi wajib pajak badan:

  • Unduh dan isi formulir pengajuan E-FIN. Formulir pengajuan EFIN dapat diunduh di sini.
  • Isi permohonan aktivasi EFIN oleh pengurus perusahaan.
  • Pengurus datang ke KPP tempat terdaftar. Tidak bisa di kantor pajak mana saja.
  • Pengurus menunjukkan asli dan menyerahkan fotokopi surat penunjukan pengurus yang bersangkutan untuk mewakili badan.
  • Kalau pengurusnya adalah orang Indonesia, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi KTP dan kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus.
  • Kalau pengurusnya orang asing, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi Paspor, KITAS atau KITAP, dan NPWP atau SKT-nya.
  • Tunjukkan asli dan serahkan kartu NPWP atau SKT atas nama wajib pajak badan.
  • Menyampaikan alamat email aktif badan tersebut.

Cara mendapatkan EFIN untuk wajib pajak badan kantor cabang

Sementara itu, berikut cara mendapatkan EFIN untuk wajib pajak badan yang merupakan kantor cabang:

  • Yang mengajukan permohonan EFIN adalah pimpinan kantor cabang.
  • Datang ke KPP tempat kantor cabang terdaftar sebagai wajib pajak.
  • Surat pengangkatan pimpinan kantor cabang.
  • Surat penunjukan pimpinan kantor cabang sebagai pengurus yang mewakili badan.
  • Kalau pengurusnya adalah orang Indonesia, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi KTP dan kartu NPWP atau SKT atas nama pengurus. Kalau pengurusnya orang asing, tunjukkan asli dan serahkan fotokopi Paspor, KITAS atau KITAP, dan NPWP atau SKT-nya.
  • Tunjukkan asli dan serahkan kartu NPWP atau SKT atas nama kantor cabang.
  • Menyampaikan alamat email aktif kantor cabang tersebut.
  • Setelah berhasil mendapatkan E-FIN, maka bisa aktivasi EFIN melalui laman DPJ Online.

Nah, itulah cara mendapatkan EFIN secara online untuk wajib pajak pribadi atau badan.

Baca Juga : Contoh Soal Jurnal Penyesuaian Untuk Perusahaan Jasa Dan Dagang

Lupa EFIN Anda? Begini Solusinya!

Perlu dicatat, Setelah E-FIN Anda aktif, Anda dapat menggunakannya​ untuk registrasi di situs aplikasi DJP Online.

Untuk Anda yang telah terdaftar, E-FIN ini juga diperlukan jika akan melakukan reset password maupun email di situs aplikasi DJP Online.

BACA JUGA :  Pengertian, Manfaat, Cara Buat NPWP Online Offline Bagaimana?

Jadi, simpan E-FIN Anda dengan baik. Maka Anda cukup sekali saja datang ke KPP untuk aktivasi E-FIN, karena EFIN berlaku untuk seumur hidup.

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan menyediakan laman aplikasi yang bisa dimanfaatkan para wajib pajak untuk melakukan aktivasi electronic filing identification number (E-FIN).

Aplikasi ini menjadi jawaban para wajib pajak yang kerap kali bertanya bagaimana cara mendapatkan EFIN pada musim pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan periode Januari – April 2022.

Bagi para wajib pajak yang ingin melakukan aktivasi EFIN dapat mengakses laman efin.pajak.go.id. Melalui laman ini, wajib pajak bisa mengaktifkan EFIN melalui fitur pengenalan wajah atau face recognition.

“Masyarakat yang ingin aktivasi atau lupa EFIN dapat mengakses alamat laman tersebut melalui telepon genggam atau komputer. Aplikasi dalam laman ini akan menangkap wajah wajib pajak untuk pengujian kebenaran,” tulis keterangan resmi Ditjen Pajak, Rabu (24/3/2021).

Penyediaan kanal ini pastinya mengurangi beban layanan E-FIN di kantor pelayanan pajak atau melalui telepon Kring Pajak 1500200.

Sehingga, wajib pajak tidak perlu datang ke kantor pajak lagi.

Untuk dapat mengakses layanan tersebut maka wajib pajak harus menyiapkan dan memastikan:

  1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) valid;
  2. Nomor Induk Kependudukan valid sesuai data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil);
  3. Foto sudah ada di Dukcapil. Wajib pajak juga perlu menyesuaikan dengan kondisi foto di KTP apakah berkacamata atau tidak. Jika belum silakan menghubungi Dukcapil.

Setelah memastikan ketersediaan NPWP, NIK, dan foto maka wajib pajak mengakses laman efin.pajak.go.id, memberikan hak akses untuk menggunakan kamera yang ada di telepon genggam atau komputer, kemudian memasukkan NPWP, dan langsung proses mengambil foto melalui kamera telepon genggam atau komputer.

Jika berhasil, ada pemberitahuan E-FIN terkirim ke surat elektronik alias e-mail wajib pajak yang terdaftar di basis data Direktorat Jenderal pajak.

Untuk membuka pemberitahuan EFIN dalam format pdf ini wajib pajak membutuhkan kata sandi (password) sebanyak 6 karakter yang terdiri dari digit ke-3 sampai dengan digit ke-9 NPWP wajib pajak.

Layanan cek dan aktivasi EFIN sendiri ini masih dalam versi beta. Ini dikarenakan teknologi pengenalan wajah dalam aplikasi ini sangat bergantung pada ketersediaan data, jaringan, dan perangkat pendukung di institusi lain.

Sampai dengan saat ini, DJP menjadi bagian dari sedikit institusi yang menyediakan layanan dengan teknologi pengenalan wajah.

Nah, apa itu arti, pengertian, fungsi, juga cara mendapatkan EFIN pajak online pribadi atau badan telah diulas diatas.

Semoga bermanfaat, dan silahkan untuk membagikannya ke sosial media.

Comments

comments