Psst! Seperti Ini Ruang Rahasia di Pesawat Terbang yang Jarang Dilihat Penumpang!
Kalau kamu sering naik pesawat, mungkin kamu merasa sudah cukup hafal isi kabinnya. Ada kursi penumpang, toilet, galley tempat pramugari menyiapkan makanan, overhead bin untuk bagasi kabin, sampai cockpit yang tentu saja tidak boleh dimasuki sembarang orang.
Tapi, tahukah kamu kalau beberapa pesawat jarak jauh ternyata punya ruang tersembunyi yang tidak terlihat dari kursi penumpang? Ruangan ini bukan untuk penumpang VIP, bukan pula gudang rahasia, melainkan tempat istirahat khusus untuk pilot, pramugari, dan awak kabin lainnya.
Dalam dunia penerbangan, ruang ini lebih dikenal sebagai crew rest compartment. Kalau diterjemahkan sederhana, artinya adalah kompartemen atau ruang istirahat kru. Di sinilah kru pesawat bisa tidur sebentar, meregangkan badan, atau memulihkan tenaga saat bertugas di penerbangan jarak jauh.
Topik ini memang terdengar seperti rahasia kecil di dunia aviasi. Namun, fungsinya sangat serius. Crew rest dibuat agar kru tetap segar, fokus, dan siap menjalankan tugas selama penerbangan panjang. Kalau kamu suka membaca fakta unik seputar dunia penerbangan, artikel foto vintage kabin pesawat zaman dulu juga menarik untuk dibaca karena memperlihatkan bagaimana pengalaman terbang berubah dari masa ke masa.
Daftar Isi Tulisan
Apa Itu Ruang Rahasia di Pesawat Terbang?

Ruang rahasia di pesawat terbang adalah area khusus yang digunakan oleh awak pesawat untuk beristirahat selama penerbangan. Ruangan ini biasanya tidak terlihat oleh penumpang karena posisinya tersembunyi, aksesnya terbatas, dan hanya bisa digunakan oleh kru yang sedang bertugas.
Istilah “rahasia” sebenarnya lebih cocok dilihat dari sudut pandang penumpang. Bagi maskapai, pilot, pramugari, teknisi, dan regulator penerbangan, ruang ini bukan sesuatu yang misterius. Crew rest adalah bagian dari desain operasional pesawat jarak jauh.
Kalau penerbangan hanya berlangsung 1–2 jam, kru biasanya tidak membutuhkan ruang tidur khusus. Namun, untuk penerbangan jarak jauh lintas negara atau lintas benua yang bisa berlangsung 8, 12, bahkan lebih dari 15 jam, kru perlu jadwal istirahat bergantian.
Kenapa Disebut Ruang Rahasia?
Disebut ruang rahasia karena sebagian besar penumpang tidak tahu letaknya. Bahkan, kalau tidak diberi tahu, banyak orang mungkin tidak sadar bahwa di balik dinding kabin, di atas plafon, atau di dekat area galley terdapat tangga kecil menuju tempat tidur kru.
Aksesnya pun tidak dibuat mencolok. Ada yang berupa pintu kecil, panel yang terlihat seperti lemari, atau akses dari area galley yang memang hanya digunakan oleh awak kabin. Karena itulah, ruang ini sering membuat penumpang penasaran.
Bukan untuk Penumpang
Meski terdengar menarik, ruang ini bukan fasilitas tambahan untuk penumpang. Penumpang tidak boleh masuk karena area tersebut merupakan bagian dari operasional kru. Selain alasan keamanan, ruang ini juga berkaitan dengan prosedur kerja, akses darurat, komunikasi internal, dan keselamatan penerbangan.
Pesawat Apa Saja yang Biasanya Punya Crew Rest?

Tidak semua pesawat memiliki ruang istirahat tersembunyi. Pesawat rute pendek seperti Boeing 737, Airbus A320, atau pesawat regional biasanya tidak memerlukan kompartemen tidur khusus karena durasi penerbangannya relatif singkat.
Ruang istirahat kru biasanya ditemukan pada pesawat berbadan lebar atau wide-body aircraft yang digunakan untuk penerbangan jarak jauh. Contohnya Boeing 777, Boeing 787 Dreamliner, Airbus A350, Airbus A380, dan beberapa varian pesawat long-haul lainnya.
Salah satu pesawat yang sering dibahas dalam konteks ini adalah Airbus A350. Pesawat ini memang dirancang untuk penerbangan jarak jauh dan dikenal sebagai salah satu pesawat modern berbadan lebar. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang model pesawat ini, baca juga artikel atraksi akrobatik Airbus A350 XWB yang pernah dibahas di Lapakfjbku.com.
Kenapa Pesawat Jarak Jauh Membutuhkan Ruang Istirahat Kru?
Penerbangan jarak jauh menuntut kru untuk bekerja dalam durasi panjang. Pilot harus menjaga konsentrasi, memantau sistem pesawat, berkoordinasi dengan ATC, dan memastikan penerbangan tetap aman. Sementara itu, awak kabin harus melayani penumpang, menangani kebutuhan kabin, memantau keselamatan, dan siap merespons keadaan darurat.
Karena itulah, dalam penerbangan panjang biasanya ada pembagian jadwal kerja dan istirahat. Saat sebagian kru bertugas, sebagian lainnya bisa beristirahat di crew rest. Setelah itu, mereka bergantian.
Contoh Pesawat yang Umumnya Memiliki Area Crew Rest
- Boeing 777 untuk rute long-haul dan ultra long-haul.
- Boeing 787 Dreamliner untuk penerbangan jarak jauh yang efisien.
- Airbus A350, termasuk A350-900 dan A350-1000.
- Airbus A380 yang memiliki badan pesawat sangat besar.
- Beberapa pesawat wide-body lain tergantung konfigurasi maskapai.
Setiap maskapai bisa memiliki konfigurasi berbeda. Jadi, meskipun tipe pesawatnya sama, bentuk dan posisi ruang istirahat kru bisa saja tidak identik.
Di Mana Letak Ruang Rahasia Ini?

Letak crew rest tergantung jenis pesawat dan konfigurasi maskapai. Pada banyak pesawat berbadan lebar, ruang istirahat kru bisa berada di area atas kabin penumpang, dekat cockpit, dekat galley belakang, atau bahkan di area bawah kabin pada model tertentu.
Untuk flight crew atau pilot, ruang istirahat sering kali berada lebih dekat dengan cockpit. Hal ini memudahkan akses jika pilot yang sedang beristirahat perlu segera kembali bertugas. Sementara untuk cabin crew atau pramugari/pramugara, ruang istirahat bisa berada di bagian belakang, atas kabin, atau dekat galley.
Area Atas Kabin Penumpang
Ini adalah lokasi yang paling sering dibahas karena terdengar unik. Dari kursi penumpang, area atas kabin hanya terlihat seperti plafon biasa. Padahal, di baliknya bisa saja terdapat lorong kecil dan beberapa bunk bed untuk kru.
Untuk masuk ke area ini, kru biasanya menggunakan tangga kecil. Tangga tersebut bisa tersembunyi di balik panel, pintu khusus, atau area galley. Penumpang yang duduk di dekat area tersebut pun belum tentu menyadarinya.
Area Belakang Dekat Galley
Pada beberapa pesawat, akses ke crew rest berada di galley belakang. Galley adalah area kerja awak kabin untuk menyiapkan makanan, minuman, dan kebutuhan layanan selama penerbangan. Karena galley memang menjadi area kerja kru, akses menuju crew rest dari area ini menjadi lebih masuk akal.
Kalau kamu penasaran dengan hal-hal lain di dalam kabin, artikel makanan spesial di pesawat juga bisa memberi gambaran bahwa layanan penerbangan punya banyak detail yang jarang diperhatikan penumpang.
Area Dekat Cockpit
Untuk pilot, ruang istirahat biasanya dibuat lebih dekat dengan cockpit. Dalam beberapa konfigurasi pesawat, pilot memiliki ruang istirahat terpisah dari awak kabin. Tujuannya agar pilot bisa beristirahat dengan lebih tenang dan mudah kembali ke cockpit saat jadwal tugas berikutnya dimulai.
Apakah Penumpang Bisa Melihat Pintu Masuknya?
Kadang bisa, tetapi biasanya tidak akan terlihat jelas. Pintu masuk crew rest sering menyatu dengan desain kabin. Ada yang terlihat seperti lemari, panel dinding, atau pintu servis biasa. Karena aksesnya hanya untuk kru, penumpang tidak akan diarahkan ke area tersebut.
Seperti Apa Isi Ruang Istirahat Kru Pesawat?

Jangan bayangkan ruang rahasia ini seperti kamar hotel mewah. Crew rest di pesawat biasanya cukup sempit, rendah, dan fungsional. Tujuannya bukan untuk bersantai lama-lama, melainkan untuk tidur atau beristirahat dalam jadwal tertentu.
Meski begitu, ruang ini tetap dirancang agar kru bisa benar-benar memulihkan tenaga. Dalam penerbangan jarak jauh, tidur singkat di tempat yang relatif tenang tentu jauh lebih baik dibanding hanya duduk di kursi biasa.
Fasilitas yang Biasanya Ada di Crew Rest
- Tempat tidur bertingkat atau bunk bed.
- Sabuk pengaman untuk digunakan saat beristirahat.
- Lampu baca kecil.
- Ventilasi atau pengatur aliran udara.
- Panel komunikasi tertentu.
- Tirai atau pembatas privasi.
- Ruang penyimpanan kecil untuk barang kru.
- Peralatan keselamatan sesuai standar pesawat.
Dalam beberapa maskapai, fasilitasnya bisa lebih nyaman. Ada kasur tipis, bantal, selimut, bahkan hiburan kecil. Namun, pada konfigurasi lain, ruangnya bisa sangat minimalis. Yang jelas, fungsi utamanya tetap sama: menyediakan tempat istirahat yang aman dan layak untuk kru.
Kenapa Atapnya Rendah?
Karena ruang ini memanfaatkan area terbatas di dalam badan pesawat. Banyak crew rest berada di atas plafon kabin, sehingga tinggi ruangnya tidak seluas kabin penumpang. Kru biasanya masuk, merunduk, lalu langsung menuju bunk bed untuk rebahan.
Apakah Ruang Ini Nyaman?
Nyaman atau tidaknya tergantung ekspektasi. Kalau dibandingkan dengan kursi ekonomi, tempat tidur kru tentu jauh lebih nyaman untuk istirahat. Namun, kalau dibandingkan dengan kamar hotel atau kursi first class, ruang ini tetap terasa sempit.
Bayangkan lorong kecil dengan beberapa tempat tidur bertingkat, suasana redup, suara mesin pesawat yang masih terdengar samar, dan ruang gerak yang terbatas. Bagi kru, tempat ini sudah sangat membantu. Bagi penumpang yang penasaran, mungkin justru terasa seperti bunker kecil di udara.
Kenapa Kru Tetap Membutuhkan Tempat Ini?
Kelelahan adalah salah satu faktor penting dalam keselamatan penerbangan. Pekerjaan kru pesawat tidak hanya melayani makanan atau memberi pengumuman. Mereka juga bertanggung jawab terhadap keselamatan penumpang selama penerbangan.
Pramugari dan pramugara harus memahami prosedur evakuasi, pertolongan pertama, penanganan penumpang sakit, hingga tindakan saat terjadi turbulensi atau kondisi darurat. Jadi, istirahat bukan sekadar kebutuhan pribadi, melainkan bagian dari kesiapan kerja.
Itulah sebabnya beberapa aturan penerbangan internasional mengatur fasilitas istirahat untuk kru pada penerbangan tertentu. Hal ini juga menjelaskan kenapa area tersebut tidak bisa dimasuki penumpang sembarangan.
Bagaimana Sistem Istirahat Kru di Penerbangan Jarak Jauh?

Pada penerbangan jarak jauh, kru biasanya bekerja dengan sistem bergantian. Ada kru yang tetap bertugas di kabin atau cockpit, sementara kru lain beristirahat. Setelah beberapa waktu, mereka akan bertukar giliran.
Durasi istirahat bisa berbeda-beda tergantung jadwal penerbangan, jumlah kru, durasi rute, aturan maskapai, dan regulasi yang berlaku. Semakin panjang penerbangan, semakin penting manajemen istirahat yang baik.
Untuk Pilot
Pada penerbangan panjang, biasanya jumlah pilot bisa lebih dari dua orang. Ketika satu pilot beristirahat, pilot lain tetap berada di cockpit untuk mengoperasikan dan memantau pesawat. Sistem ini memastikan pesawat selalu berada dalam pengawasan awak yang fit.
Kalau kamu tertarik dengan dunia pilot dan keselamatan penerbangan, artikel kenapa pilot pesawat takut dengan burung atau bird strike juga menarik karena membahas salah satu risiko klasik dalam penerbangan.
Untuk Awak Kabin
Pramugari dan pramugara juga punya jadwal istirahat. Mereka tidak tidur sepanjang penerbangan, tetapi bergantian sesuai kebutuhan operasional. Ketika layanan makan selesai dan kabin lebih tenang, sebagian kru bisa masuk ke crew rest untuk beristirahat.
Profesi awak kabin memang sering terlihat glamor dari luar, tetapi pekerjaan ini sangat menuntut fisik dan mental. Bahkan seragam pramugari pun punya sejarah menarik, seperti yang pernah dibahas dalam artikel seragam pramugari jadul.
Apakah Kru Boleh Tidur Saat Pesawat Terbang?
Boleh, selama sesuai jadwal dan prosedur. Justru pada penerbangan jarak jauh, istirahat terjadwal membantu menjaga stamina kru. Yang tidak boleh adalah tidur sembarangan di luar prosedur atau meninggalkan tugas tanpa pengaturan.
Kenapa Penumpang Tidak Boleh Masuk ke Ruang Ini?
Ada beberapa alasan mengapa penumpang tidak boleh masuk ke crew rest. Pertama, ruang ini adalah area kerja dan istirahat khusus kru. Kedua, aksesnya sempit dan tidak dirancang untuk lalu lintas penumpang. Ketiga, ada faktor keselamatan, privasi, dan keamanan operasional.
Penumpang juga tidak selalu tahu prosedur darurat di area tersebut. Jika terjadi turbulensi atau situasi darurat, keberadaan penumpang di area sempit seperti itu justru bisa membahayakan diri sendiri dan mengganggu kru.
Alasan Keamanan
Pesawat memiliki banyak area yang tidak boleh dimasuki penumpang, termasuk cockpit, galley tertentu saat operasional, dan ruang istirahat kru. Pembatasan ini bukan untuk membuat penumpang penasaran, tetapi untuk menjaga keselamatan penerbangan.
Sama seperti aturan membuka penutup jendela saat mendarat, banyak prosedur di pesawat terlihat sederhana, tetapi punya alasan keselamatan yang jelas. Kalau kamu belum tahu alasannya, baca artikel kenapa jendela pesawat harus terbuka saat mendarat.
Alasan Privasi Kru
Kru pesawat juga manusia. Setelah berjam-jam melayani penumpang, mereka membutuhkan ruang pribadi untuk melepas lelah. Karena itu, crew rest dibuat terpisah dari kabin penumpang agar kru bisa tidur tanpa gangguan.
Alasan Operasional
Dalam kondisi tertentu, kru harus cepat kembali bertugas. Jika area crew rest dimasuki penumpang, akses dan alur kerja bisa terganggu. Apalagi pada penerbangan panjang, semua jadwal kerja kru biasanya sudah diatur dengan ketat.
Apakah Semua Crew Rest Sama?
Tidak. Desain crew rest bisa berbeda tergantung tipe pesawat, maskapai, kelas layanan, durasi rute, dan konfigurasi interior. Ada yang hanya memiliki beberapa bunk bed sederhana, ada juga yang lebih lengkap dengan lorong kecil dan fasilitas tambahan.
Perbedaan ini mirip dengan perbedaan kabin penumpang. Pesawat yang sama bisa punya susunan kursi berbeda antara satu maskapai dan maskapai lain. Karena itu, crew rest pada Boeing 777 milik maskapai A bisa berbeda dari Boeing 777 milik maskapai B.
Crew Rest untuk Pilot
Biasanya lebih kecil dan lebih dekat ke cockpit. Pada beberapa pesawat, ruang ini berisi satu atau dua tempat tidur serta kursi tambahan. Fokusnya adalah memberikan tempat istirahat yang tenang untuk flight crew.
Crew Rest untuk Cabin Crew
Biasanya bisa menampung lebih banyak orang karena jumlah awak kabin lebih banyak daripada pilot. Pada beberapa pesawat jarak jauh, area ini bisa memiliki beberapa bunk bed berderet seperti kapsul tidur kecil.
Apakah Ada Toilet di Dalamnya?
Umumnya tidak selalu ada. Crew rest biasanya fokus pada tempat tidur dan area istirahat. Untuk toilet, kru tetap menggunakan fasilitas yang tersedia di area operasional pesawat, tergantung konfigurasi maskapai.
Fakta Menarik tentang Ruang Rahasia di Pesawat
1. Letaknya Bisa Tepat di Atas Kepala Penumpang
Di beberapa pesawat, penumpang mungkin duduk tepat di bawah area crew rest tanpa menyadarinya. Dari kabin, plafon terlihat biasa saja. Padahal, di atasnya ada ruang kecil tempat kru beristirahat.
2. Aksesnya Kadang Mirip Lemari
Beberapa pintu menuju crew rest dibuat tidak mencolok. Ada yang terlihat seperti panel dinding, lemari, atau pintu servis biasa. Tidak heran jika penumpang jarang menyadari keberadaannya.
3. Ukurannya Tidak Seluas Bayangan Orang
Meski disebut ruang rahasia, ukurannya umumnya tetap terbatas. Sebagian besar hanya cukup untuk rebahan, tidur, membaca sebentar, atau sekadar menenangkan badan sebelum kembali bertugas.
4. Tidak Semua Kru Bisa Masuk Sembarangan
Penggunaan ruang ini tetap mengikuti prosedur. Hanya kru yang bertugas dan memiliki jadwal istirahat yang boleh menggunakannya. Area ini bukan tempat nongkrong bebas selama penerbangan.
5. Crew Rest Membantu Keselamatan Penerbangan
Ruang ini bukan fasilitas mewah semata. Tujuan utamanya adalah membantu kru tetap fit. Dalam penerbangan jarak jauh, kru yang cukup istirahat akan lebih siap menghadapi situasi normal maupun darurat.
Kalau terjadi masalah pada penerbangan, penumpang biasanya baru menyadari betapa pentingnya kesiapan kru. Misalnya saat ada bagasi bermasalah, prosedurnya pun harus diurus dengan benar seperti dalam artikel cara mengurus bagasi pesawat yang hilang atau rusak.
Ruang Rahasia Ini Bukan Satu-Satunya Hal Menarik di Pesawat
Pesawat komersial adalah mesin raksasa yang penuh detail. Banyak hal yang tidak terlihat oleh penumpang, tetapi sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan perjalanan. Mulai dari sistem tekanan udara, AC kabin, jalur komunikasi kru, prosedur keamanan, hingga area tersembunyi seperti crew rest.
Misalnya, sistem pendingin dan sirkulasi udara di pesawat juga punya cara kerja tersendiri. Jika kamu penasaran kenapa kabin bisa tetap sejuk di ketinggian ribuan meter, baca juga penjelasan sistem AC pesawat.
Selain itu, pesawat kepresidenan juga memiliki konfigurasi yang jauh berbeda dari pesawat komersial biasa. Untuk perbandingan yang lebih unik, kamu bisa membaca perbandingan pesawat kepresidenan RI-1 dengan Air Force One.
Apakah Penumpang Bisa Memilih Pesawat yang Punya Crew Rest?
Secara umum, penumpang tidak memilih penerbangan berdasarkan ada atau tidaknya crew rest. Ruang ini merupakan bagian dari konfigurasi operasional maskapai, bukan fasilitas yang ditawarkan ke penumpang.
Namun, jika kamu terbang rute jarak jauh dengan pesawat wide-body seperti Boeing 777, Boeing 787, Airbus A350, atau Airbus A380, kemungkinan besar pesawat tersebut memiliki area istirahat kru. Terutama jika penerbangannya berlangsung lama dan membutuhkan kru tambahan.
Cara Mengetahui Tipe Pesawat Sebelum Terbang
Biasanya tipe pesawat bisa dilihat saat membeli tiket, mengecek jadwal penerbangan, atau membuka detail penerbangan di aplikasi maskapai. Meski begitu, maskapai tetap bisa mengganti tipe pesawat sesuai kebutuhan operasional.
Untuk perjalanan dengan maskapai nasional, kamu juga bisa melihat panduan seputar jadwal dan proses keberangkatan seperti artikel jadwal penerbangan Garuda Indonesia dan cara check in Garuda Indonesia.
Apakah Pesawat Low-Cost Carrier Punya Ruang Ini?
Untuk rute pendek, biasanya tidak. Maskapai berbiaya rendah yang banyak memakai pesawat narrow-body seperti Airbus A320 atau Boeing 737 umumnya tidak membutuhkan crew rest compartment seperti pada pesawat long-haul. Namun, kembali lagi, semuanya tergantung tipe pesawat dan rute yang dioperasikan.
Pertanyaan Umum tentang Ruang Rahasia di Pesawat
Apakah Ruang Rahasia di Pesawat Benar-Benar Ada?
Ya, benar-benar ada. Ruang ini dikenal sebagai crew rest compartment dan digunakan oleh kru pesawat pada penerbangan tertentu, terutama rute jarak jauh.
Apakah Ruang Ini Ada di Semua Pesawat?
Tidak. Pesawat rute pendek biasanya tidak memiliki ruang tidur khusus untuk kru. Crew rest lebih umum ditemukan pada pesawat wide-body untuk penerbangan long-haul.
Apakah Penumpang Boleh Masuk?
Tidak boleh. Crew rest adalah area khusus kru dan aksesnya dibatasi demi alasan keselamatan, keamanan, privasi, dan operasional penerbangan.
Apakah Crew Rest Sama dengan Kamar Tidur Pilot?
Bisa dibilang mirip, tetapi istilahnya lebih luas. Ada ruang istirahat untuk flight crew atau pilot, dan ada juga ruang istirahat untuk cabin crew seperti pramugari dan pramugara.
Apakah Kru Benar-Benar Tidur Saat Penerbangan?
Ya, tetapi sesuai jadwal. Pada penerbangan panjang, kru biasanya bergantian antara bertugas dan beristirahat agar tetap fit sampai pesawat mendarat.
Apakah Bayi atau Penumpang Anak Bisa Masuk ke Ruang Ini?
Tidak. Penumpang, termasuk bayi dan anak-anak, tetap berada di area kabin penumpang. Jika kamu akan terbang bersama bayi, sebaiknya baca dulu aturan bawa bayi naik pesawat agar perjalanan lebih siap.
Apakah Crew Rest Lebih Nyaman dari Kursi Penumpang?
Untuk tidur, biasanya lebih nyaman dibanding kursi ekonomi karena kru bisa rebahan. Namun, ruangnya tetap sempit dan sederhana, bukan seperti kamar hotel.
Apakah Penumpang Bisa Melihat Crew Rest Saat Naik atau Turun Pesawat?
Kemungkinan kecil. Pintu dan aksesnya biasanya berada di area yang tidak mencolok atau hanya dilewati kru. Penumpang biasanya tidak akan melihat bagian dalamnya.
Kesimpulan
Ruang rahasia di pesawat terbang memang terdengar misterius, tetapi sebenarnya punya fungsi yang sangat penting. Area ini adalah tempat istirahat khusus kru, terutama pada penerbangan jarak jauh yang membutuhkan jadwal kerja bergantian.
Ruang ini biasanya berada di area tersembunyi, seperti di atas kabin penumpang, dekat cockpit, atau dekat galley. Isinya tidak mewah, tetapi cukup untuk membantu pilot, pramugari, dan awak kabin memulihkan tenaga selama penerbangan panjang.
Jadi, kalau suatu hari kamu naik pesawat wide-body jarak jauh dan melihat pramugari menghilang sebentar ke balik pintu kecil dekat galley, bisa jadi ia sedang menuju area crew rest. Bukan ruang rahasia untuk penumpang, tetapi ruang penting agar kru tetap segar, sigap, dan siap menjaga perjalanan sampai tujuan.
Untuk kamu yang sering transit lama sebelum terbang, baca juga informasi penting tentang Bandara Changi Airport Singapura. Siapa tahu perjalanan berikutnya bukan cuma bikin penasaran soal isi pesawat, tetapi juga soal fasilitas bandara yang bisa dinikmati sebelum masuk kabin.
Referensi Eksternal
- eCFR – 14 CFR Part 117 Flight and Duty Limitations and Rest Requirements
- FAA – Advisory Circular AC 117-1 Flightcrew Member Rest Facilities
- EASA – Proposed Special Condition on Crew Rest Compartments for Airbus A350 Family
- Simple Flying – Inside the Airbus A350 Secret Crew Rest Areas
- Condé Nast Traveler – Where Flight Attendants and Pilots Sleep on Planes
- Allplane – A350-1000 Crew Rest Area Pictures and Explanation