Pernah mendengar istilah suryakanta, dawat, atau perigi? Kosakata ini terdengar seperti muncul dari cerita klasik, padahal masih dapat ditemukan dalam kamus dan karya sastra. Artikel lama memasukkan sebelas kata yang semakin jarang terdengar. Kita akan mengenali arti dan pemakaiannya, tanpa menganggap semua kata benar-benar punah atau seluruhnya arkais menurut label kamus. Bahasa Indonesia mempunyai ragam daerah, sejarah, dan register; sebuah kata bisa masih hidup di lingkungan tertentu meski tidak umum dalam percakapan kota.
Pembaruan editorial 16 Oktober 2026. Informasi, konteks, dan batasan fakta pada naskah lama telah diperiksa kembali; perubahan jadwal, harga, akses dan operasional selalu perlu diverifikasi pada sumber resmi sebelum digunakan.
Daftar Isi Tulisan
Apa yang dimaksud kata benda lama dan kata arkais?
Kata benda atau nomina menamai orang, barang, konsep, maupun tempat. Sementara itu ‘arkais’ menunjukkan kata yang berkaitan dengan masa lampau atau tidak lazim dipakai lagi. Namun frekuensi tidak sama di setiap daerah dan generasi, jadi daftar ini bersifat edukatif, bukan hasil survei korpus nasional.
11 kata dari naskah lama, lengkap dengan contoh
1. Tapal gigi adalah sebutan untuk pasta gigi; contoh: ‘Ia mengambil tapal gigi sebelum berangkat sekolah.’ 2. Terompah adalah alas kaki, sering dibuat dari bahan kayu, kulit, atau sejenisnya. 3. Perigi ialah sumur atau lubang tempat mengambil air. Ketiganya masih mudah dimengerti bila dikenalkan bersama bendanya.
Biduk, ladam, dan periuk api
4. Biduk adalah perahu kecil; kata ini sering hidup dalam puisi. 5. Ladam merujuk pada tapal atau besi pelindung kuku kuda. 6. Periuk api dalam perkamusan menunjuk senjata peledak berupa ranjau darat atau laut, bukan periuk masak biasa. Contoh sastra: ‘Biduk itu merapat ketika senja.’
Buah pinggang, dawat, dan onak
7. Buah pinggang adalah ginjal dalam istilah yang masih dikenal di wilayah berbahasa Melayu. 8. Dawat berarti tinta. 9. Onak adalah duri atau sesuatu yang tajam; frasa ‘onak dan duri’ juga dapat dipakai secara kiasan. Contoh: ‘Dawat tumpah di atas meja penulis.’
Dangau dan suryakanta
10. Dangau adalah gubuk kecil atau tempat berlindung di sawah dan ladang. 11. Suryakanta merujuk pada kaca pembesar atau lensa pembakar dalam pemakaian leksikal tertentu. Hindari menggunakannya sembarangan tanpa melihat konteks. Contoh: ‘Petani berteduh di dangau setelah menyiangi padi.’
Untuk memperkaya konteks bahasan ini, kamu dapat membaca 5 Gaya Berpakaian Perempuan Jawa Yang Mulai Ditinggalkan, Potret Pakaian Tradisional Dari Berbagai Negara, Rumah Adat Jawa Barat dan Pakaian Adat Jawa Timur. Gunakan informasi pada masing-masing artikel sesuai topik dan tanggal pembaruannya.
Mengapa kata lama menjadi kurang dikenal?
Perubahan teknologi mengganti benda atau cara menyebutnya. Perubahan gaya hidup dan pergaulan juga berperan: anak yang tumbuh di kota mungkin lebih akrab dengan ‘sumur’ daripada ‘perigi’. Perubahan bukan selalu pertanda bahasa memburuk; banyak istilah lama hidup berdampingan dengan istilah modern.
Pengaruh budaya lokal dan karya sastra
Biduk, onak, dan dangau tetap berguna saat membaca puisi, peribahasa atau cerita rakyat. Memahami konteks membuat kita tidak sekadar menghafal sinonim.
Tidak semuanya sinonim persis
Perigi dan sumur sering setara, tetapi terompah dengan bakiak mempunyai rentang makna berdasarkan bentuk atau bahan. Suryakanta bisa lebih spesifik daripada semua jenis kaca pembesar. Periksa entri kamus saat diperlukan.
Untuk memperkaya konteks bahasan ini, kamu dapat membaca Rumah Adat Di Indonesia Paling Populer, Ketahui Isi Dan Makna Canang Sari Di Bali, Ciri Khas Rumah Adat Kalimantan Timur Dan Filosofinya dan Fakta Unik Nama Orang Bali Asli. Gunakan informasi pada masing-masing artikel sesuai topik dan tanggal pembaruannya.
Cara memakai kosakata lama tanpa terdengar memaksakan diri
Kata lama dapat memberi warna tulisan, terutama untuk dialog berlatar masa lampau, narasi sastra dan pengenalan sejarah benda. Agar pembaca tidak bingung, sebut padanannya saat pertama kali muncul.
Contoh penggunaan dalam narasi
‘Setelah melintasi pematang, ia berhenti di dangau. Di dalamnya terdapat dawat dan catatan lusuh, sementara sebuah biduk tertambat di tepi sungai.’ Kalimat seperti ini membantu pembaca menangkap suasana masa lampau.
Cara mengecek makna yang benar
Buka KBBI VI Daring Badan Bahasa dan periksa penanda kelas kata serta label penggunaan. Hindari mengandalkan daftar viral yang tidak membedakan arti khusus, kiasan, dan regional.
Untuk memperkaya konteks bahasan ini, kamu dapat membaca Rudat Kesenian Tradisional Suku Sasak Yang Hampir Punah, Mitos Bambu Petuk Dan Fakta Yang Sebenarnya, 7 Keunikan Menonton Layar Tancap Di Kampung dan Sejarah Klungkung Bali Yang Perlu Kamu Ketahui. Gunakan informasi pada masing-masing artikel sesuai topik dan tanggal pembaruannya.
FAQ kosakata bahasa Indonesia
Kosakata lama tetap dapat bermanfaat, asal dipakai sesuai konteks dan makna.
Apakah kata arkais berarti salah atau tidak baku?
Tidak. Arkais menjelaskan ragam pemakaian, bukan otomatis kesalahan. Sebuah kata boleh muncul dalam teks sastra dan tulisan sejarah.
Apakah semua sebelas kata sudah tidak pernah dipakai?
Tidak. Beberapa masih digunakan di wilayah dan komunitas tertentu. Judul ‘jarang dipakai’ adalah pengamatan umum, bukan persentase statistik.
Di mana mencari padanan kata yang paling tepat?
Cari di KBBI resmi, baca contoh kalimat, dan bandingkan konteks penggunaan di teks yang terpercaya.
Untuk memperkaya konteks bahasan ini, kamu dapat membaca Jajanan Anak Tahun 90 An, 10 Uang Unik Kuno Di Dunia, 7 Ponsel Legendaris Dalam Sejarah dan Uniknya Iklan Komputer Jaman Dulu. Gunakan informasi pada masing-masing artikel sesuai topik dan tanggal pembaruannya.
Catatan redaksi: Gambar ilustrasi lama yang tidak relevan dengan topik ini tidak ditampilkan ulang. Featured image dan riwayat WordPress tidak dihapus.
Cara membedakan kosakata lama dan kata daerah
Kata lama belum tentu benar-benar hilang. Jika sebuah istilah masih dipakai dalam bahasa daerah atau ragam Melayu, sebutkan konteksnya. Saat menulis artikel edukasi, sertakan padanan yang lazim dan jangan memaksakan kesimpulan bahwa seluruh istilah di daftar ini memiliki label arkais dalam setiap edisi kamus.